
Putry sekarang sudah sehat dan sudah memulai beraktifitas seperti biasa lagi.Phonapong pun merasa senang karena melihat Putry sudah kembali ceria lagi, tidak seperti kemarin-kemarin yang lemah, lesu tak berdaya.
Hari ini, di kampus akan diadakan turnamen sepak bola antar kelas. Setiap fakultas mengirimkan sedikitnya lima klub dari tiap jurusan.Phonapong pun ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dikarenakan postur tubuh Phonapong yang agak berisi,Phonapong pun hanya bisa menjadi penjaga gawang.Karena untuk menjadi penyerang maupun gelandang bertahan sepertinya sangat sulit bagi Phonapong yang berlarinya sedikit lamban dikarenakan susah dengan berat badan tubuhnya.
Putry sangat mendukung kekasihnya yang aktif di kampusnya itu.Meskipun tergolong orang yang terkenal seantero kampus.Namun, dengan sikap Phonapong yang cuek dan dingin itu membuat Putry agak sedikit tenang. Setidaknya, cuma dengan Putry Phonapong bisa sedikit hangat dan terbuka.
Pertandingan bola akan segera dimulai, Hari ini yang akan bertanding dilapangan adalah klub economic fc dari jurusan bisnis dan civil fc dari jurusan teknik sipil.
Sorak sorai di lapangan terdengar bergemuruh.Ada pendukung economic fc dan adapula pendukung civil fc termasuk Putry sendiri yang memang mendukung kekasihnya bermain hari ini.
Satu persatu rombongan klub sepak bola itu telah memasuki lapangan.Sebelum pertandingan dimulai, diadakan doa bersama dan melakukan sesi poto klub.Setelah semuanya beres, kemudian Phonapong pun berlari menuju gawang untuk menjaga gawang klub yang dibelanya itu.
Putry pun terlihat sedang duduk di bangku penonton paling depan.Dan terlihat sangat antusias menyaksikan pertandingan ini. Sembari sekali-kali teriak,"Ayo sayang,semangat ya..jaga gawangnya jangan kebobolan!"
Mendengar teriakan kekasihnya itu,Phonapong semakin semangat dan semakin konsentrasi menjaga gawangnya.Karena tidak mau nanti mengecewakan kekasihnya yang sudah rela meluangkan waktu berada di bangku penonton untuk mendukung dirinya.
Pertandingan itu, berlangsung selama dua kali empat puluh lima menit.Dengan masing-masing menambah waktu lima menit disertai waterbreak.Dan diakhir babak pertama yaitu dimenangkan oleh klubnya Civil fc dengan skor satu dan nol untuk klubnya economic fc.
Lalu dilanjutkan babak kedua, Suasana dilapangan semakin riuh dan panas.Karena penasaran sang pemenangnya siapa? Klub Civil fc kah? atau economic fc?
Setelah kurang lebih empat puluh lima menit berlalu, Dengan ditambah tambahan waktu lima menit,klub Civil fc kembali memasukan gol ke gawang klub economic fc.
Skor berakhir dua untuk Civil fc dan nol untuk economic fc.
Senang sekali melihat kerja keras kekasihnya itu, kemudian Putry pun turun dari bangku penonton menuju dekat gawang dimana kekasihnya Phonapong itu berada.
Terlihat keringat bercucuran dari atas kening Phonapong hingga membasahi seluruh wajahnya, lalu, dengan sigap nya Putry mengambil tissue dari dalam tas nya. Kemudian diusapkannya tissue tersebut ke wajah Phonapong,hingga keringat itu berkurang sedikit demi sedikit dari wajahnya Phonapong.
__ADS_1
Phonapong pun merasa terharu atas apa yang dilakukan kekasihnya Putry tersebut.
"Terimakasih sayang,sudah mau mengelap keringatku." Ucap Phonapong sambil memegang pergelangan tangannya Putry.
"Iya sayang, itu keringatmu banyak sekali, takutnya kamu gak nyaman jadi aku usap deh." Ucap Putry yang tersipu malu ditatap terus Phonapong.
Tidak berselang lama, Phonapong pun menyuruh Putry untuk kembali duduk ke bangku penonton.Karena Phonapong akan menuju ke ruang ganti pemain untuk mandi dan berganti baju.
Putry pun akhirnya kembali menuju ke bangku penonton.Tiga puluh menit berlalu,Phonapong pun sudah beres membersihkan badannya dan sudah rapi,wangi,sudah berganti baju juga.Phonapong pun segera keluar dari ruang ganti pemain dan berjalan menuju bangku penonton untuk menghampiri Putry yang sedari tadi menunggu.
"Sayang,maaf ya kalau menunggunya lama." Ucap Phonapong yang tiba-tiba ada dibelakang Putry.
Putry pun sontak kaget,lalu segera menoleh ke sumber suara itu berasal.
"Eh sayang,sudah beres? Iya,tidak apa-apa kok sayang."
"Sudah kok sayang,sudah rapi dan wangi begini."
"Mau kamu kemana sayang?Eh, kamu sudah makan belum sayang?"
"Belum makan sayang,cuma habis makan cemilan saja tadi diatas bangku penonton."
"Kalau belum,bagaimana kalau temanin aku makan?aku lapar dan capek nih habis sepakbola,yuk?"
Ajakan Phonapong pun akhirnya disetujui oleh anggukan kepala Putry.
"Terserah sayang deh mau dimana,kan sayang yang tahu tempatnya,aku ngikut aja sayang."
Setelah obrolan di dalam bangku penonton itu berakhir.Lalu, Phonapong pun menarik tangan Putry dan mengajaknya menuju keluar dan menuju parkiran dimana si kuda besi Phonapong itu berada.
__ADS_1
Si kuda besi tersebut lalu dikeluarkan dari tempat parkiran lalu dipanaskan terlebih dahulu mesinnya.Lima menit kemudian, setelah mesinnya panas, barulah sikuda besi itu pun melaju jalanan kota Bangkok untuk mencari restoran.
Mereka berdua akan makan siang sekaligus merayakan klub sepakbolanya yang telah memenangkan pertandingan.
Tak berapa lama, mereka pun akhirnya telah sampai ke restoran yang dituju.Phonapong pun mengambil meja diujung agar sedikit lebih tenang dan tidak bising oleh lalu lalang kendaraan diluar.
Muncul lah pelayan restoran itu sambil membawa buku menu dan mereka berdua pun memesan makanan. Lalu,pelayan restoran itu segera mencatat menu yang mereka pesan.
Dibutuhkan sekitar lima belas menit, makanan pun akhirnya matang dan segera diantar oleh pelayan restoran memakai stloler dorong agar memudahkan sampai menuju tamu restoran itu.
Begitu makanan datang, karena keadaan Phonapong yang terlalu lelah juga dalam keadaan lapar.Maka, dia langsung melahapnya tidak banyak bicara.
Putry yang berada di hadapan meja nya pun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kelakuan kekasihnya itu.
"Pelan-pelan sayang makannya,nanti tersedak loh." Ucap Putry.
"Eh iya,sayang ayo makanannya dihabiskan ya, maaf kalau aku makan nya agak lahap, aku lapar banget,energi ku habis dipakai pertandingan sepak bola tadi,menjaga agar gawangku tidak kebobolan."
"Iya sayangku,ini aku lagi makan kok,aku turut senang dengarnya ya,akhirnya klub sepakbola kelas kamu menang juga yang."
"Teruslah berusaha,jangan merasa puas dulu." lanjut Putry seraya memberikan semangat kepada kekasihnya itu.
"Terimakasih ya sayang,kamu adalah perempuan penyemangatku."
"Iya sayang,sama-sama kita saling dukung satu sama lain."
"Setelah selesai makan,kita kemana nih yang?sekalian merayakan kemenangan klub bolanya aku." Ujar Phonapong dengan penuh rasa semangat.
"Sayang,memangnya tidak capek?seharian loh dilapangan.Biar ngerayainnya besok lagi aja."
__ADS_1
"Agak pegal sih ini sedikit,ya sudah kalau maunya besok,besok saja ya main nya.Sekarang kita pulang saja."
Setelah semua hidangan di meja habis,dan sudah membayar ke kasir lalu mereka pun bergegas pulang menuju asramanya Putry.