
Setelah lama tidak ada kabarnya, kini Novita sahabat dekatnya akan mengadakan lamaran di kediamannya di daerah Kalimantan.
Novita akan dilamar oleh Zidan mahasiswa seni rupa asal kota Kualalumpur negara Malaysia.
Novita berbicara kepada Putry melalui sambungan telepon kemarin malam.
Tentu sebagai sahabat, Putry pun merasa senang sekali mendengar kabar ini.Akhirnya sahabatnya mendapatkan jodoh.
Putry pun akhirnya berpikir untuk bisa serius dengan Anggara, soal restu orang tua mungkin sudah didapatkan karena kemarin Putry pun sudah bertemu dengan orang tuanya.Untuk sekedar lamaran mungkin Putry juga bisa cuti dulu beberapa hari sedangkan untuk nikahnya bisa nanti setelah Putry lulus berkuliah disini biar langsung tinggal di Tasikmalaya dan langsung bekerja di perusahaan papinya.
Hari ini pun Putry berencana bertemu dengan Anggara.Anggara yang akan berkunjung ke asramanya Putry.Putry pun lalu membereskan asramanya dan bersiap-siap membersihkan tubuhnya dengan air dan memakai sabun.
Setelah semuanya beres, Anggara pun datang ke tempatnya Putry.
Kebetulan pintu asramanya tidak ditutup jadi tidak harus diketuk dulu.
Terlihat ada Putry disana lalu Anggara pun menyapa.
"Asalamualaikum neng."
"Waalaikumsalam A,gimana kabarnya A sehat?"
"Alhamdulilah neng sehat, sendirian aja neng temannya mana?"
"Ya syukurlah kalau sehat, sampai lupa tidak ditawari masuk ke dalam, silahkan masuk A maaf kalau masih agak berantakan."
"Temannya masih pulang kampung A belum pulang." lanjut Putry lagi.
"Kasihan ya masih ditinggal temannya, oh iya neng nyuruh Aa datang kesini mau membahas apa ya? Atau neng kangen sama Aa?"
"Begini A, sepertinya keluarga kita saling merestui kita, bagaimana kalau kita tunangan dulu saja gitu A biar keikat dulu satu sama lain, soal nikahnya biar nanti saja kalau kita sama-sama beres disini."
"Hmm, ide yang bagus neng memangnya neng yakin mau sama Aa?"
"Putry mah sudah Yakin A, tinggal Aa nya saja yakin apa nggak."
"Tunggu ya, nanti Aa nyari waktu yang pas untuk bisa mewujudkannya.Soalnya harus izin cuti dari jauh-jauh hari untuk persiapannya sabar ya."
"Iya A siap."
"Sepertinya ada yang sudah tidak sabar ingin menjadi nyonya Anggara nih."
__ADS_1
"Ih Aa mah ya." sambil mencubit pelan lengan Anggara.
Setelah mengobrol dengan Anggara di asramanya, lalu Putry pun mau video call dengan sahabatnya itu.
Karena Putry tidak mungkin hadir di acara penting sahabatnya mengingat jarak yang sangat jauh diantara keduanya.
Sambungan telepon pun sudah tersambung, lalu Putry pun bersiap untuk melakukan video call dengan sahabatnya itu.Begitu panggilan video call itu diangkat oleh Novita, Novita nampak cantik sekali dan pangling dengan memakai baju kebaya.
Putry : Asalamualaikum Novita.
Novita : Waalaikumsalam Put,
Putry : Duh cantik banget sahabat aku ini pangling banget sampai aku tertegun melihatnya, acaranya sudah dimulai belum Nov?
Novita : Ah, kamu bisa aja, belum mulai nih Put pihak keluarga Zidan belum sampai ke rumah masih di hotel tempatnya menginap dengan keluarganya.
Putry : Oh iya, lancar-lancar aja ya acaranya sahabatku.
Novita : Iya terima kasih Put, tapi asli aku degdegan banget ini.
Putry : Tarik nafas perlahan,lalu buang tetap santai jangan grogi ya sayang ucap bismilah semoga dilancarkan.
Putry : Iya Nov semangat ya, Waalaikumsalam.
Sambungan telepon melalui video call pun terputus, lalu handphone Putry pun disimpan kembali di tempat semula.
Anggara masih terlihat disana sedang bersama segelas kopi hitam dan sebatang rokoknya.Sepertinya saat Putry melakukan Video call dengan sahabatnya tadi, Anggara memainkan game online supaya tidak jenuh dan ketika Putry telah selesai video call, permainan game online pun dimatikan.
Dan Anggara kembali mengajaknya untuk mengobrol.
"Neng."
"Iya A, ada apa?"
"Soal yang kemarin, kebetulan sekarang Aa kesini ini mau bayar jadi kemarin Aa habis berapa?"
"Ih gak usah A kayak kesiapa aja, malahan neng senang kalau Aa kemarin nafsu makannya nambah soalnya waktu di rumah sakit kan agak susah masuk makanan."
"Ini lah pokoknya ya buat sehari-hari mohon diterima."
"Ya sudah deh neng terima ya uangnya, terima kasih A."
__ADS_1
"Iya neng sama-sama."
"Neng, kalau gitu Aa pamit dulu ya, lupa Aa ada keperluan sama teman ini Aa mau menuju ke rumahnya."
"Oh ya sudah kalau gitu, hati-hati ya A bawa motornya jangan ngebut pelan-pelan saja asal selamat."
"Iya neng siap."
Anggara pun terlihat kembali mengendarai motornya, namun kali ini Anggara mengendarai motornya dengan sangat pelan karena Anggara masih agak traumatic dengan kejadian kecelakaan yang menimpa Anggara kemarin.
Motor Anggara pun dihidupkan, lalu Anggara pun bergegas menuju rumah temannya untuk mengadakan pertemuan.Dan kini motor Anggara sudah berada dijalanan.
Setelah Anggara sudah pulang, lalu Putry pun membereskan toples makanan dan gelas bekas kopinya tadi.Gelasnya langsung segera dicuci kembali karena takut dikerubuti semut.
Tidak ada aktifitas lagi yang Putry kerjakan dihari ini, karena hari ini sedang tidak ada tugas juga dari kampusnya.
Hingga akhirnya Putry pun kembali menyalakan televisi saja sambil memakan cemilan yang tersisa.
Karena bulan ini Putry belum sempat belanja bulanan lagi.
Setelah puas makan cemilan, Putry pun lalu ketiduran juga disofa depan Televisi dengan televisi masih menyala.
Ada setengah jam lamanya Putry ketiduran, lalu Putry pun akhirnya bangun dari tidurnya karena matahari sudah mulai meninggi dan cuaca semakin panas saja juga sudah waktunya untuk sholat dzuhur.
Lalu Putry pun segera mengambil air wudhu dan bersiap mengerjakan kewajiban sebagai seorang muslimnya itu.
Setelah beres mengerjakan semuanya, lalu Putry pun keluar dari asrama menuju ke sebuah kedai untuk mencari makanan karena sudah masuk waktunya makan siang juga.
Putry membeli sekalian dengan untuk makan sorenya supaya tidak lelah bolak balik menuju kedai.
Setelah mendapatkan apa yang Putry perlukan, lalu Putry pun kembali menuju ke asrama lagi.
Putry berjalan sendiri melewati jalanan yang biasa dilewati oleh Putry dan Novita sahabatnya.Ada perasaan kangen dengan sahabatnya itu karena hampir satu minggu ini sahabatnya pulang kampung dan masih didaerahnya belum pulang dan hari ini pun sahabatnya sedang melakukan sebuah acara.
Putry hanya berdoa dari kejauhan semoga acaranya lancar dan tidak mendapat halangan apapun.
Beberapa menit kemudian, Putry pun kini telah sampai menuju asrama kembali.Lalu makanan yang telah tadi dia beli Putry simpan dulu diatas meja karena Putry menunggu nasinya matang.
Sepertinya Putry lupa, begitu Putry keluar asrama tadi magic comnya lupa belum Putry nyalakan.
Memang disaat tertentu penyakit lupanya ini suka mendadak kumat lagi.
__ADS_1