Bidadari Surgaku (Perempuan Halalku)

Bidadari Surgaku (Perempuan Halalku)
32


__ADS_3

Apa sekarang Monik harus melepaskan Adam? Tidak, akan semudah itu. Adam juga harus merasa kan penderitaan nya waktu dulu.


ย 


Dimas dan Harry masih saja berdebat di depan pintu kamar itu. Ada Seorang pria bertubuh tinggi, besar dan gagah yang menunggu di luar kamar Apartment Dimas. Pria itu menekan beberapa angka password kamar Apartment.


"Dim? Bisa berangkat sekarang ga? Gue belum jemput sepupu gue di Gym" Dimas dan Harry menatap kearah nya.


"Tunggu Ki. Topi gue masih di dalem, pintunya ke kunci"


"Ck, pake kunci cadangan kan ada" Rizki berjalan kearah sofa dan dengan santai nya duduk sambil memakan sneak yang ada di atas meja itu.


"Eh iya ya gue punya kunci cadangan"


"Udah lah cuma topi doang" cegah Harry.


Tanpa mendengar ucapan Harry, Dimas berjalan ke arah kulkas putihnya. Tangannya mulai mencari-cari sesuatu di atas kain biru terang yang berada di atas kulkas.


"Nah ini dia" gumam nya saat menemukan 5 kunci yang di satukan dalam satu gantungan bergambar lambang bola. Wajah Harry seketika pucat. 'Monik berhasil ga sih? Mereka udah foto belum ya? Aduhh ngapain sih si Dimas pake pulang segala'


"Minggir" Dimas mulai memasukan kunci pintu kamarnya pada lubang kunci.


"Dim, cuma topi"


"Ya terus? Bukan masalah topi nya, tapi gue curiga sama sikap lo"


Cklek, kunci itu sudah berhasil di buka. Dimas langsung segera masuk, di susul oleh Harry.


Harry mengerutkan keningnya bingung saat melihat pakaian keduanya masih utuh. Bahkan tubuh Monik terlihat sedang menegang dan syok. Sedangkan Adam menatap kearah Dimas dan Harry.

__ADS_1


"Terima kasih sudah membukakan pintu ini untuk saya. Lain kali berbuat lah sesuatu yang berguna, tidak merugi kan orang lain! Apalagi menjerumuskan orang lain dalam kemaksiatan!" sindir Adam lebih tepatnya pada Harry. Dimas membuka mulut nya tak percaya dan bingung. Tiba-tiba ada seorang pria memakai pakaian muslim berduaan di kamarnya dan dengan datarnya orang itu memaki nya walaupun hanya dengan ucapan yang lembut.


"Jelasin ini semua!" ucap Dimas dengan tatapan tajam nya.


"Tenang Bro. Bukannya lo lagi buru-buru kan? Lo ambil topi lo dulu aja. Gue janji nanti subuh, pulang lo kerja gue jelasin" jawab Harry santai. Dimas mendengus kesal lalu berjalan kearah lemarinya nya.


"Kenapa lo bisa gagal!?" tanya Harry geram melihat rencana nya gagal, apalagi Monik hanya diam saja. Mana sisi liar dari wanita ini??


"Gue ga bisa! Lo harus tau, dia GAY!" pekik Monik tertahan sambil menunjuk wajah Harry kesal agar Dimas yang masih sibuk di depan lemari terbukanya tidak mendengar. Harry terkejut, bahkan sangat terkejut.


"What? Gay!"


***.


Bersambung....


Next?


Baca dulu deh kawan๐Ÿ‘‡


Rezeki, maut dan jodoh adalah hal yg pasti


Tak bisa dipungkiri apalagi dihindari


Walau sudah pasti, kalau perihal jodoh selalu saja dinanti


Bikin gelisah hati


Apalagi melihat teman dekat sudah bersama suami

__ADS_1


Yang seharusnya memperbaiki diri


Yang seharusnya mendekatkan diri pada sang Illahi


Justru mendekati lelaki dengan alasan perkenalan dari masing-masing pribadi


Setelahnya akan jatuh hati hingga lupa diri


Jangan suka iri melihat orang lain berpasangan


Jangan suka sedih melihat orang lain bergandengan tangan


Dan jangan baper melihat orang lain dalam sebuah pernikahan


Sebab akan ada masanya, nama kita disebut secara tegas dan lantang dengan binti dibelakangnya


Dan diakhiri dengan kata "SAH" oleh orang-orang yang berada di sekelilingnya ๐Ÿ˜Š


InshaaAllah semua akan indah pada waktunya ๐Ÿ˜Š


Jangan suka caper


Jangan suka baper


Teruslah be better


Hingga saatnya Allah datangkan pria untuk menjadi best partner ๐Ÿ˜‰


Line: Yuk Hijrah

__ADS_1


__ADS_2