Bidadari Surgaku (Perempuan Halalku)

Bidadari Surgaku (Perempuan Halalku)
43


__ADS_3

Selamat membaca semua😻 besok libur up yaa, selasa up lagi.


°°°


Setelah solat tarawin Nabila duluan pulang kerumah karena Adam harus kumpul dulu sebentar dengan anggota IRM lainnya.


Nabila bergerak gelisah diatas kasur, ia merubah posisinya menjadi duduk dan mengambil bantal untuk dipeluknya. Pikirannya masih tidak tenang mendengar cerita Adam. Nabila tidak tau berapa banyak diluaran sana yang tertarik dengan Adam, ia sudah cukup nyaman berada disini dan tidak ingin Adam direbut oleh siapapun. Ia harus memikirkan cara agar Adam tidak mudah tergoda dengan wanita diluaran sana.


"Apa sekarang gue bilang aja kalo gue udah siapa jadi istri beneran dia?" gumam Nabila. Nabila menggelengkan kepalanya. 'Masa gue yang inisiatif sih' Nabila kembali menyimpan bantal ditempat sebelumnya dan membaringkan tubuhnya menatap jam dinding. 'Tapi kalo gak inisiatif nanti Adam di ambil sama orang lain' Nabila kembali menggelengkan kepalanya. 'Kalo Adam yang minta hak dia sebagai suami sih bakal lebih gampang, gak ada salahnya juga kan?' pikir Nabila.


"Assalamualaikum" Adam masuk kedalam kamar membuat Nabila membalikkan tubuhnya, membenamkan wajahnya ke bantal.


"Nabila kenapa? sakit?" tanya Adam terkejut dengan tingkah Nabila. Adam duduk disamping Nabila.


"Demam?" tanya Adam kembali, Nabila menggelengkan kepalanya masih dalam posisi yang sama, membenamkan wajahnya dibantal.


"Pusing?" Nabila menoleh ke arah Adam lalu mengangguk. 'Iya, pusing mikiran kamu Dam' batinnya.


"Ya udah saya beliin dulu obat ya" dengan cepat Adam keluar dari kamar. Nabila kembali duduk dan mengambil ponselnya.


"Bodo amat ah, emang harus gue yang inisiatif duluan" kata Nabila pada dirinya sendiri. Ia mencari beberapa artikel tentang urusan suami istri.

__ADS_1


'Apaan nih' pikir Nabila. 7 cara bikin suami lengket, Nabila membaca artikel tersebut.


1. Terlihat menawan sepanjang waktu.


Nabila sedikit percaya diri dengan cara ini, tidak sulit untuknya.


2. Jangan terlalu cerewet atau memicu perdebatan.


'Gue gak cerewet kan ya?' tanya Nabila ragu.


3. Beri kejutan untuk suami.


'Kalo Adam ulangtahun gue kasih kejutan deh' gumam Nabila.


'nah yang ginian caranya gimana?' Nabila menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


5. Sambut suami dengan senyuman.


'Oke, kalo Adam masuk kamar gue senyum'


6. Tidak tergoda dengan lelaki lain.

__ADS_1


'Mana mungkin sih gue tergoda sama cowo lain, suami sendiri aja gantengnya maksimal'


7. Jangan ragu-ragu untuk sedikit nakal didepan suami. (Ini membantu suami agar tidak mudah bosan diranjang).


Pipi Nabila seketika memerah 'Nakal gimana nih maksudnya?'


"Tau ah!" Nabila mematikan ponsel dan menyimpannya disebelah bantal. 'Makin pusing gue' gerutunya.


Terdengar suara pintu luar terbuka, Nabila yakin Adam sudah pulang dari warung. Nabila bersiap-siap menyambut Adam dengan senyuman.


"Bil, dimakan dulu rotinya" Tangan Adam membawa gelas berisikan air putih dan sebelah lagi keresek. Nabila mencoba tersenyum namun terasa kaku, ia merasa akan menampilkan senyuman yang aneh.


"Minum dulu" Nabila memerima gelas yang Adam bawa dan meminumnya sedikit.


"Makan dulu ya rotinya, nanti minum obat"


"Kan tadi sore udah makan Dam. Lagian aku gak sakit kok"


"Tadi katanya pusing" tanya Adam sambil mengeluarkan obat.


"Pusing dikit sih, tapi sekarang udah engga, lagi banyak pikiran aja" Adam menatap ada yang aneh dengan sikap Nabila.

__ADS_1


"Kamu kenapa? cerita sama saya, siapa tau saya bisa bantu" ucap Adam lembut. Nabila menggelengkan kepalanya.


"Ya udah sekarang kamu tidur, besok ceritanya ya. Obat sama roti saya simpen dimeja ya kalo kamu mau" Nabila mengangguk dan menatap kepergian Adam yang siap mengganti baju didalam kamar mandi.


__ADS_2