
***
Harry tersenyum lebar saat otak cerdasnya berhasil menemukan jalan keluarnya. Kalau saja ini di dalam komik, mungkin sudah ada gambar lampu nya sangat terang diatas kepala Harry. Rencana satu gagal? Tenang, ada rencana dua.
"Kenapa ga kepikiran dari tadi ya" gumamnya semangat.
"Gue panas-panasin aja Nabila kalau Adam tuh gay! Pasti Nabila jijik sama tuh cowo" dengan cepat Harry mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana. Mencari kontak line Nabila disana. Lalu memaksa Nabila untuk menemui nya besok pagi di alun-alun kota.
Harry Akbar Syaputra:
Udah lah Bil, dateng aja besok. Gue punya rahasia besar suami lo. Adam.
__ADS_1
Nabila_bilbil7 :
Hmm, jam 10. Oke. Tapi ini terakhir kalinya kita ketemu kalo lo jelek-jelekin atau fitnah Adam!
Harry Akbar Syaputra:
Haha. Oke Nabila sayangg. Galak banget sih.
Di lain tempat Nabila memutarkan matanya malas. Ia menyimpan ponselnya kembali di atas kursi, kembali fokus pada laptopnya. Nabila membuka beberapa artikel tentang islam dan hadist sambil sesekali meminum teh hangat yang ia simpan di atas meja. Lusa sudah memasuki bukan Ramadhan dan ini juga adalah puasa pertamanya berstatus seorang istri. Ah, sepertinya Nabila harus belajar memasak untuk buka bersama suaminya nanti. Nabila melihat-lihat resep makanan untuk membuat Kolak pisan, Sop buah, opor ayam, sayur sop, dan lain-lain. Tidak mungkin kan Adam terus membantu nya di dapur, yang istri di sini adalah Nabila bukan Adam!.
"Assalamualaikum" Adam masuk kedalam kamar dan langsung berbaring di atas kasur sambil menutup matanya lelah.
__ADS_1
"Waalaikumsalam, 7 menit lagi kan Magrib Dam. Kenapa ga solat di masjid? Biasanya kan pulang abis solat isya di masjid buat rapat?" tanya Nabila beruntun karena penasaran. Adam hanya menggelengkan kepalanya. Hatinya masih tak tenang mengingat kejadian tadi. Bagaimana jika ia tergoda dan melalukan perbuatan Zina? Pasti ia akan menyesal seumur hidup. Hampir saja Adam mencium wanita tadi dan dengan sangat menyesalnya Adam meletakkan kedua tangannya di pinggang wanita itu, bahkan istrinya saja belum ia sentuh. Sungguh celaka aku ini, ya Allah ampunilah dosa ku. kenapa Harry bisa menjebaknya? Apa Harry menyimpan rasa benci pada dirinya? Apa karena Adam menikah dengan Nabila?.
Nabila duduk di pinggir Adam yang masih memejamkan matanya sambil berbaring. Nabila langsung berinisiatif memijat tangan Adam, mungkin Adam lelah.
Saat tangan Nabila mulai memijat tangan berotot Adam, tubuh Adam menegang dan langsung menepis tangan Nabila sambil membuka matanya. Bukan hanya Adam yang terkejut Nabilapun sama hal nya terkejut karna tangannya di tepis.
"Maaf Nabila. Saya kaget" ucap Adam bersalah, bayangannya masih di dalam kamar bersama wanita tadi.
"Iya, maaf aku mijit tangan kamu. Aku pikir kamu cape banget" Ada sedikit rasa kecewa kepada Adam. Namun Nabila mencoba mengerti, mungkin Adam sangat lelah hari ini.
Mereka berdua terdiam di tempat. Adam merasa bersalah sudah menepis tangan istrinya sendiri, sungguh Adam sangat terkejut merasakan tangan nya ada yang memijit.
__ADS_1
"Nabila" panggil Adam ragu sambil mendudukan tubuhnya yang awalnya berbaring menjadi duduk bersandar di sandaran ranjang.
"Iya" Nabila menoleh dengan cepat pada Adam.