Bos And Me

Bos And Me
SISI MARAH


__ADS_3

Sisi yang sedang bersantai di dekat kolam renang dengan segelas jus, ia di kaget kan dengan ke dagangan wanita yang seksi " Heh... jala** " bentak nya


"Maaf non di menerobos masuk " ucap pelayan yang berada di belakang meli


" Kamu.. " sisi kaget ternyata wanita seksi itu adalah wanita yang sela ini juli kejar_kejar


"Kamu tega ya merebut juli dari ku, kita itu sama_sama perempuan tapi kenapa kamu malah tega merebutnya dari ku " bentak nya


"Apa maksud mu? merebut? merebut apa.? " Sisi tidak mengerti


"Gak udah so polos deh, kamu sudah mengambil juli dari ku, asal kamu tau aku itu sedang hamil anak nya juli, jadi pergi lah dari rumah ini, dan enyah lah " Tunjuk meli


Ya wanita itu adalah meli, ia sudah bertekad akan menghancurkan rumah tangga juli, Karena menurut nya wanita yang pantas dengan nya hanya dirinya seorang


Deg...


Sisi sangat kaget dengan pengakuan meli, ia tidak menyangka ternyata juli telah menghamili meli" Apa benar itu anak nya juli.? " tanya sisi


"Iyah, apa perlu bukti.? " tanya meli dengan angkuh

__ADS_1


"Tidak perlu " sisi pergi meninggalkan meli, ia berjalan ke luar rumah, sedih sudah pasti tapi sisi juga tidak ingin mengambil kebahagian wanita lain


"Non jangan pergi " cegah pelayan itu


"Untuk apa aku di sini ? aku tidak ingin hidup menjadi orang ke tiga"


Sisi belum tau kalo meli yang sekarang sudah menjadi meli si ular dan suka mengganggu orang lain" Kamu tega juli, sudah merusak wanita sebaik meli " batin sisi


"Non mending non tunggu tuan datang dulu, di bicarakan dengan kepala dingin, non jangan kalah sama si kulit siang malam itu, jangan lari dari masalah non, nanti bukan nya kelar malah semakin rumit" Sisi pun menunggu kedatangan juli, ada benar nya juga yang di bilang pelayan


Sedangkan di jalan juli sudah meradang, ia mendapatkan telpon dari salah satu pelayan kalo si ular itu datang ke rumah " Ah sial, mau ngapain di datang ke rumah, awas saja jika dia berani ngomong macam_macam kepada istriku " kesel juli sambil memukul stir mobil


" Kenapa kamu mendorong nya " ucap sisi yang baru saja turun dari tangga dan mencoba membantu meli


"Wanita ular sepeti dia tidak pantas di kasihani "


"Dia sedang hamil anak mu, kamu tidak pantas memperlakukan meli seperti itu " ucap sisi membela meli, meli yang merasa di bela dia hanya tersenyum menang


"Hamil!!! Ha ha ha Hamil anak siapa.? anak aku. ? " tanya juli " Untuk melihat wajah nya saja aku sudah jiji bagai mana aku bisa menyentuh nya " Juli memberi kan berkas kepada sisi untuk di baca " Baca lah, itu adalah bukti kalo dia alah ular

__ADS_1


Sisi yang masih kesal ia pun membuka amplop itu, dan membaca satu persatu, sisi sangat terkejut


Plak...


"Itu untuk kamu yang sudah membohongi ku"


"Kau!!! " tunjuk meli sambil memegang pipi yang perih karena di tampar oleh sisi


Plak...


"Dan ini untuk membalas tuduhan mu yang bilang aku jala*** "


"Beraninya kau " ketika meli mau menampar balik, Tiba-tiba tangan nya di cegal oleh Juli


"Jangan pernah sentuh istriku " bentak juli dengan sorot mata yang tajam


Plak... Plak....


"Ini yang terakhir, untuk ucapan mu yang sudah memfitnah suami ku, untung saja aku tidak langsung pergi dan mendengarkan saran dari pelayan untuk mendengarkan penjelasan dari suami ku, kalo tidak mungkin anak ku tidak akan mengenal siapa ayah nya " geram sisi

__ADS_1


"Asal kamu tau syang, dia itu sudah di usir dari rumah devan karena mencoba untuk merusak rumah tangga devan, karena gagal maka dari itu dia datang kemari dan membuat drama di istana kita "


__ADS_2