
Setelah makan siang bintang mengajak kevin keruangan nya di ikuti oleh encus kevin, bintang berjalan dengan memegang tangan kecil kevin
"Bintang " sapa laki-laki itu
Bintang menoleh "Hadi " ucap bintang
Hadi melihat perut buncit bintang lalu melihat ke arah anak laki-laki "Kamu sudah menikah.? " tanya hadi
"Iyah sekarang aku sudah menikah dan ini anak pertama ku " balas bintang
"Apa aku boleh bicara dengan mu.? " tanya hadi
__ADS_1
"Maaf aku tidak bisa, karena aku sedang bersama anak aku " jawab bintang masih ramah
Hadi tersenyum sinis " Dia hanya anak tiri mu, kenapa kamu sangat mengutamakan nya dari pada aku yang mencintaimu " balas hadi
"Encus bawa lah kevin terlebih dahulu ke ruangan ku " pinta bintang kepada encus " sayang kamu sama encus dulu ya " ucap bintang lembut kepada kevin, dan di balas anggukan oleh kevin
Bintang tidak ingin jika anaknya mendengar ucapan orang dewasa karena itu akan mempengaruhi pikiran anak
"Aku tau bintang kamu menikah dengan nya untuk menjadi pelarian saja, aku tau kamu masih cinta dan sayang sama aku " ucap hadi dengan yakin
Bintang tersenyum sinis " Punya keyakinan dari mana kamu ngomong seperti itu? Asal kau tau, aku justru bersyukur lepas dari mu, Dengan begitu aku bisa bertemu dengan suami ku sekarang "
__ADS_1
"Jangan bohongin diri kamu sendiri bintang aku tau kamu tersiksa hidup dengan nya, dan aku yakin kamu menikah dengan nya karena ingin jabatan kamu semakin naik kan " ucap hadi, ia tau siapa suami bintang, karena ia mencari tau siapa yang menjadi rumah tangga bintang " Aku tau itu bintang, karena aku juga menikah dengan istri ku karena aku ingin cepat naik jabatan, kita sama_sama gila jabatan"
Plak..
Bintang menampar keras wajah hadi " Jangan pernah kamu samakan aku dengan mu... " ucapan bintang terhenti ketika ada seorang laki-laki
"Jika istri ku hanya memanfaatkan harta saya, saya tidak jadi masalah karena wanita butuh uang dan butuh harta bukan butuh janji, jika kamu menilai istriku matre gila harta dan jabatan kamu salah karena saya menilainya hal yang wajar di lakukan oleh seorang perempuan, hanya laki-laki yang tidak mampu yang akan menilai istriku sepeti itu " balas devan dengan tegas lalu mencium kening sang istri
Hadi sudah mengepalkan kedua tangan nya ia benar-benar kesal dengan ucapan devan, ingin rasanya ia meninju devan namun ia tahan karena ia tidak ingin terlihat arogan
"Jangan ikut campur dengan urusan rumah tangga saya dan istri saya, Kamu hanya masa lalu pahit istri saya, dan masa depan nya adalah saya, Jika saya tau kamu menganggu istri ku lagi jangan salahkan saya jika saya melakukan hal yang tidak akan kamu pikirkan " ucap tegas devan, Devan merangkul mesra sang istri alu meninggal kan hadi yang masih mematung
__ADS_1
Orang-orang yang melihat keributan itu membuat semakin takjub kepada sosok devan yang sangat menyayangi sang istri