
Setelah memberikan putri kepada Jia, Rania langsung ke dapur untuk membantu bunda memasak " Bunda ini Daging nya mau di buat apa.?" Tanya Rania
" Bunda pengen bikin sop daging sayang " Rania pun membantu bunda untuk mengiris daging nya, sedangkan bunda sibuk dengan sayuran dan yang lain nya juga
Lusi datang menghampiri bunda dan juga Rania di dapur " wah bunda masak apa.?" Tanya Lusi
" Apa kamu buta, tidak bisa melihat apa yang kita buat "
" Rania " tegur bunda
" Tidak apa-apa bunda " Ucap Lusi sedikit menunduk " Maaf ya Bun, aku tidak bisa bantuin bunda soalnya tadi aku habis dari salon " Ucap Lusiana
" Hahah.. cita_cinta ingin jadi istri Kak Kevin tapi buat ikut nyiapin makam malam saja tidak mau, lagian kita juga tidak akan meminta bantuan kepada mu, nanti bukan nya masakan nya beres malah hancur oleh mu " Sindir Rania
" Sudah_sudah kalian ini ribut terus " Tegur bunda " Sudah tidak apa-apa Lusi, mending kamu Dudu saja di rumah tamu " Ucap Bunda
Lusi pun balik ke ruang tamu ia merasa kesal kepada rania yang selalu melawan nya " Awas saja jika aku sudah menikah dengan Kevin akana aku tendang kamu di rumah ini bersama anak haram mu " Gumam Lusiana
" Sebelum kamu menendang istri dan anak ku, sudah ku pastikan kau duluan yang aku tendang " Ucap Kenzo yang baru saja masuk kedalam rumah
" Kenzo " Lilih Lusiana
Dulu sebelum Lusiana menjebak Kevin, Lusiana mencoba mendekati Kenzo karena Kenzo bisa di bilang laki_laki yang bebas pasti akan lebih gampang di taklukan, namun nihil ternyata Kenzo lebih pintar dari pada Lusiana " Sedang apa kau di sini.?" tanya Kenzo ketus
" Aku di ajak makan malam sama bunda " ucap Lusi
__ADS_1
" Jangan pernah macam_macam sama keluarga ku kalo tidak akan ku hancurkan karir model mu itu, tidak akan susah untuk ku menghancurkan dirimu "Ucap Kenzo meninggalkan Lusi
Lusi meremas rok seksinya dengan wajah yang sudah merah padam " Awas saja kalian semua, kalo aku sudah menikah dengan kevin akan aku usir kalian semua" gumam Lusi
Jam Makan malam telah tiba, di meja makan sudah kumpul semau kecuali Kevin, Kevin lebih memilih makan malam bersama adik perempuan nya " Kevin kemana Bun.?" Tanya Lusi
" Loh kata nya tunangan nya tapi ko gak tau kak Kevin kemana " Sindir Rania
" Handphone ku mati jadi gak bisa menghubungi Kevin " elak Lusi
Ting..Ting..Ting ..
" handphone siapa itu.?" tanya Ayah
Lusi langsung memeriksa tasnya, ternyata bunyi dari handphone nya " Kata nya Baterai nya abis " sindir Kenzo
.
Mereka pun melanjutkan makan malam tanpa kehadiran Kevin dan juga Keysa
.~ Di restoran Thailand
Kevin membawa keysa ke restoran favorit Keysa " Wah ada angin apa nih, kakak ngajak aku makan di sini " tanya keysa
" Di rumah sedang ada setan betina jadi kakak malas untuk pulang "
__ADS_1
" Hahah.. kakak ini sama tunangan sendiri seperti itu "
" jangan di bahas, lagian kamu juga tau sendiri kalo kakak tidak pernah Suak dengan nya, kalo bukan karena ayah bunda yang percaya dengan tipu muslihat wanita setan itu,mungkin kakak sudah mengirimnya ke gurun pasir agar dia mati kelaparan "
Keysa, dan Kenzo sangat percaya kepada Kevin, bahkan Kevin tidak melakukan hal yang senonoh, mereka sangat tau bagai mana sifat Kevin.
" Lagian kenapa ular betina itu datang ke rumah "
" Tadi kakak mengusirnya key "
Keysa memesan beberapa makanan yang jasa ia pesan " Huh pantas cari muka sama bunda " ucap Keysa
" Makanya kakak saat ini masih berusaha mencari bukti-bukti kebusukan ular betina itu, dia sangat licik bahkan pelayan yang ia suruh saya entah pergi nya kemana "
Setelah makan datang Kevin dan Keysa mulai memakan makan yang sudah di hidangkan " Aku selalu berdoa agar kakak cepat terlepas dari wanita ular itu, aku juga kurang nyaman jika dia datang ke butik ku dan dengan seenak nya mengambil gaun milik pelanggan, kalo aku menegurnya dia pasti akan ngadu kepada bunda "
" itulah yang kakak tidak suka " Ucap Kevin jujur
~Di rumah
Jia sedang menidurkan Putri di kamar dengan penuh kasih sayang Jia mengelus kening putri, semua perilaku Jia telah di lihat oleh Rania dan juga Kenzo, Kenzo memang menaruh CCTV di kamar putri Tanpa sepengatahuan siapapun " Lihat lah jia semenjak aku tunjuk menjadi Pengasuh putri, Jia sangat menyayangi putri dengan tulus " Ucap Rania yang masih memerhatikan interaksi Jia dan juga putri yang sudah berbaring di dalam kamar
" Iyah, mudah_mudahan saja dia memang menyayangi anak kita " ucap Kenzo
" oh iya kenapa tadi Kak Kevin tidak pulang, tidak biasanya "
__ADS_1
" Tadi aku yang menelpon kak Kevin agar makan malam di luar saja Sama kak keysa " jawab Kenzo " Aku tau kalo kak Kenzo tidak nyaman dengan kehadiran Lusi, aku tau bagai mana belangnya Lusi "
" mudah_mudahan saja kak kevin segera menemukan bukti kebusukan Lusi, aku sudah geram sekali sekali sama dia, apa lagi kalo sudah menabwa_bawa anak kita, Uh pengen aku bejek dia