Bos And Me

Bos And Me
HAMIL LAGI


__ADS_3

Devan yang mendengar teriakan bintang ia langsung berlari mencari keberadaan bintang, devan langsung masuk kedalam kamar mandi ia melihat sang istri sudah duduk di lantai " ada apa honey.? apa kamu terpeleset.? " tanya devan sambil duduk di depan bintang


Bintang menatap sang suami dengan mata yang sudah berkaca_kaca " Sayang.... "


"Iyah ada apa.? " tanya devan khawatir


Bintang memberikan dua bungkus pembalut kepada sang devan " Apa ini? "


"Dua bulan ini aku tidak menghabiskan pembalut ini " lirih Bintang dengan wajah yang sudah basah dengan air mata


Devan sejenak berpikir " Apa ini artinya... " devan sangat bahagia " kita ke dokter honey " ajak devan, dengan pasrah bintang pun mengikuti keinginan sang suami, sedang kan anak_anak sudah di titipkan kepada pengasuh dan pelayan


Disni lah sekarang di sebuah ruangan dokter kandungan " Bagai mana dok.? " tanya devan


Dokter itu tersenyum " Selamat ya tuan, istri anda hamil" ucap dokter itu

__ADS_1


"Benarkah dok" devan sangat antusias dengan kehamilan sang istri, beda hal nya dengan bintang ia merasa terlalu cepat untuk mempunyai anak lagi


"Apa tidak apa_apa dok saya hamil? soalnya saya sadang menyusui " tanya Bintang


"Tidak apa_apa nona "


Setelah konsultasi kepada dokter devan pun tidak lupa untuk membeli susu ibu hamil untuk bintang " Honey kenapa.? " tanya devan yang sedari tadi melihat bintang hanya diam saja


Bintang menoleh ke arah devan " Aku tidak apa_apa, aku hanya memikirkan bagai mana nasib anak kita nanti, kesya masih kecil kevin juga, dan sekarang aku hamil lagi "


"Jangan terlalu di pikirkan, kan ada aku honey, aku yakin kita bisa mengurus anak_anak kita " ucap devan lembut


Sedangkan di tempat lain, sisi sedang jalan_jalan di taman belakang ia sangat jenuh diam di dalam kamar terus, Untung Juli sudah memperoleh kan dirinya untuk keluar kamar asalkan tidak keluar rumah " Bi, sepertinya mangga itu enak jika di bikin rujak " tunjuk sisi


"Non mau.? kalo mau bibi bisa nyuruh mamang untuk memetiknya "

__ADS_1


Sisi sudah menelan ludah nya " Apa boleh.? " tanya sisi


"Boleh non, sebentar ya bibi panggil mamang dulu agar memetik mangga nya " bibi pun segera mencari mamang untuk mentok mangga, setelah mamang memetik mangga, bibi langsung membuatkan bumbu rujak "Silahkan non " ucap bibi


"Aku ingin memainkan nya sambil duduk di teras dekat kolam renang bi " pinta sisi


"Boleh non" Bibi pun membawa kan rujak itu ke dekat kolam renang, bahkan sisi pun mengajak bibi dan pelayan yang lain untuk memakan rujak bersama


"Aku punya sahabat bi, pas dia hamil, dia suka sekali mengambil makanan orang lain, padahal dia istri orang kaya raya tapi ngidam nya aneh " ucap sisi tertawa


"Ibu hamil memang begitu non,mungkin bawaan dede bayi " jawab bibi


"Iyah mungkin bi, oh iya bibi asal nya dari mana.? " tanya sisi sambil menikmati rujak nya


"Bibi mah dari kampung non, tapi bibi kerja di sini itu pas pertama kali tuan Juli menempati rumah ini " jawab bibi

__ADS_1


"Berarti bibi tau dong dia itu orang nya seperti apa.? apa dia suka bunga ganti cewek bi.? " tanya sisi pelan


Bibi tersenyum " Tidak pernah non, non wanita yang pertama tuan bawa ke rumah ini


__ADS_2