Bos And Me

Bos And Me
Miko


__ADS_3

Jeni pulang bersama Keysa karena tadi Keysa sengaja menjemput jeni di sekolah nya karena Keysa ingin mengajak jeni untuk nonton bioskop


" aku pulang" teriak Keysa


" Kak Jeni ke kamar dulu ya " pamit jeni


" Ok. sekalian bawa ini untuk mu " Ucap Keysa


" Terimakasih kak " Jeni langsung pamit dan masuk kedalam kamar nya untuk membersihkan dirinya sekalian ia mau menyelesaikan tugas sekolah yang belum ia kerjakan ketika di sekolah karena keburu Keysa menjemput nya


Jam makan malam jeni belum keluar dari kamar nya " key, ko bunda belum melihat jeni .? "


" Iyah Keysa juga belum melihat nya, bukan nya jeni suka masak bareng bunda .?"


" Gak ada malam ini jeni tidak bantu bunda " Bunda melihat Kevin Yang akan duduk di kursi nya " Kak tolong panggilkan jeni di kamar nya " Ucap bunda


Kevin pun langsung melangkah ke kamar Jeni namun dari tadi di ketik tidak ada jawaban akhirnya Kevin membuka pintu kamar Jeni, Kevin melihat jeni yang tertidur di meja belajar nya dengan beralaskan buku " Bagai mana mau dengar kalo penghuni nya saja tidur " Gumam Kevin " lagian tidur malah di meja bukan nya di atas tempat tidur "


Kevin mencoba membangunkan jeni " Jen.. jeni "


" Eum.." Jeni terbangun dari tidur nya ia menyenderkan Tubuhnya di kursi sambil mengumpulkan nyawa, jeni belum sadar jika ada Kevin " Astaga " Kaget Jeni melihat kevin sedang berdiri dengan kedua tangan masuk kedalam saku celananya


" sudah bangun.?" Tanya Kevin


" Kakak ngapain di sini.?" tanya jeni kaget


" Aku di suruh bunda untuk mengajak mu makan malam tapi kamu malah tidur " ucap Kevin


Jia langsung melihat jam di handphone nya " Astaga sudah jam tujuh, aku harus bantu bunda masak " panik jeni yang langsung masuk ke kamar mandi


Sedangkan Kevin ia malah menonton jeni yang sedang panik, Kevin melihat jeni keluar dari kamar mandi " Kenapa kakak masih di sini"


" aku menunggu mu "


" Yaudah ayo keluar " Ajak jeni. jeni dan kevin langsung keluar

__ADS_1


Jia melihat di meja makan sudah mulai makan malam " Bunda maafkan Jia, tidak membantu bunda tadi Jia ke tiduran " ucap Jia sedangkan Kevin sudah duduk di kursinya


" Iyah tidak apa-apa, ayo duduk " ucap bunda,Jia pun langsung duduk di kursinya


" Lain kali kalo mau tidur jangn di meja seperti tadi itu tidak bagus " ucap kevin sambil memakan makanan nya


" Iyah kak "


" Loh ko tidur di meja.?" Tanya ayah


" Tadi jeni sedang mengerjakan tugas sekolah terus ke tiduran " Jawab Jeni jujur


" kalo ngantuk jangan di paksakan untuk belajar sayang " Bunda menasehati jia


" Iyah bunda tidak akan lagi "


" kamu seperti Kevin jika sudah belajar pasti lupa akan segala nya, jangan di tiru itu tidak bagus " Ucap ayah


" Iyan bahkan sekarang pun aku pernah melihat kak Kevin masih sama seperti dulu tidur dengan buku_bukunya " Balas Kenzo


Kevin yang merasa di pojokan langsung bungkam tidak ingin menjawab karena malas Jika di jawab pasti Kenzo semakin menjadi


" di sekolah lancar seperti biasanya ayah, namun jeni mulai risih sama laki_laki yang bernama Miko karena di selalu gangguin jeni terus " keluh jeni dengan polosnya


Ayah melirik Kevin yang sedang memainkan handphone nya " siapa Miko.?"


" itu ayah. Anak dari kelapa sekolah, dia selalu ganggu Jeni padahal jeni sudah mengusirnya namun dia malah bilang, Tidak akan pergi sebelum Jeni membalas cinta nya "


Wajah Kevin sudah memerah mendengarkan Ucapan polos Jeni " Wah adik kakak sudah besar ya " Puji Rania


" Iyah, apa si Miko Miko itu tampan.? coba kenalkan kepada kakak biar kakak yang menilai nya " Seru Keysa mengimprovisasi


" Tidak bisa. laki_laki itu harus melewati aku dulu sebelum kak Keysa, apa dia sepintar aku atau tidak " Ucap Kenzo


" Sudah kalian ini berisik " Ucap Kevin mendengus kesal

__ADS_1


" Loh ko kakak yang marah " ucap bunda " Sayang, memang nya si Miko itu orang seperti apa.?" tanya bunda ikut mengompori


." Dia itu laki_laki yang paling populer di sekolah dan dia juga kapten basket bunda "


" wah Adikku memang pintar bisa menaklukkan hati seorang Miko " Kenzo merasa bangga


" Tapi aku tidak suka, karena dia hanya jago main basket dan juga tampan tapi soal pelajaran dia minum "


" Wahahahah..." Rania tertawa ternyata adiknya tidak mencari yang tampan dan populer tapi mencari yang pintar " kenapa cari yang pintar ?" Tanya Rania, semua orang pun ingin mendengarkan jawaban jeni termasuk Kevin


" biar pintar cari uang, kata kak Jia jika mau cari pacar itu harus yang pintar cari uang agar suatu saat nanti jika menikah tidak perlu membebani orang lain dan juga orang tua nya, dan terutama agar bisa hidup bahagia tanpa menyusahkan orang lain "


Seketika semua nya terdiam, terutama Kenzo ia langsung melirik ke arah sang istri yang merasa Kenzo belom bisa membahagiakan sang istri " Maafkan aku yang belum bisa membahagiakan kamu sayang " ucap Kenzo kepada sang istri


" bunda maafkan Kenzo karena Kenzo belum bisa hidup mandiri dan masih diam di ketiak ayah dan bunda" Kenzo memeluk sang bunda.


" kakak mu benar sayang. cari lah orang yang pintar mencari uang agar suatu saat nanti hidup kalian bahagia di atas kaki sendiri " ucap bunda. bunda seketika ingat kepada jia


Kenzo terdiam " aku ke kamar dulu " Pamit Kenzo tanpa menunggu jawab dari yang lain


~ Di kamar Jeni


Setelah ngobrol di ruang tv Jeni langsung pamit untuk ke kamar nya karena masih ada tugas sekolah. Jam sepuluh malam jeni baru selesai mengerjakan tugas sekolah nya. Jeni keluar kamar karena ia merasa haus, ketika Jeni keluar kamar Jeni melihat Kevin yang sedang minum alkohol " Kakak ngapain di sini .?" Tanya jeni


Kevin yang sedang duduk ia langsung berdiri dan menghampiri jeni, Kevin mengambil kedua tangan jeni " Maafkan aku, maafkan aku yang telah memisahkan mu dari kakak mu hiks "


Baru kali ini jeni melihat Kevin menangis di hadapan nya " aku sangat berdosa kepada kakak mu maafkan aku " Kevin memohon dan bersimpuh di kaki Jeni


" Kakak jangan seperti ini, Jeni sudah memaafkan kakak jadi jeni mohon jangan seperti ini " Ucap Jeni yang merasa tidak enak


" ada Jen.?" Tanya Kenzo yang baru saja turun dari tangga


" ini kak, Kak Kevin " Tunjuk jeni


Kenzo melihat kakak sulungnya yang sedang bersimpuh di Kaki jeni " pasti dia minum lagi " ucap Kenzo

__ADS_1


" Biar aku yang angkat, kamu masuk ke kamar mu saja " Ucap kenzo


" Baik kak "


__ADS_2