
Pagi ini bintang bangun lebih awal, bintang membersihkan dirinya lalu keluar dari kamar, Bintang berjalan ke dapur untuk masak ia ingin membuatkan sarapan untuk anak dan juga suami nya tapi tiba-tiba ada tangan yang melingkar di pinggang nya " Sayang "
Devan mencium pundak bintang "Kenapa ada di sini? "
"Aku ingin membuatkan sarapan untuk mu dan juga kevin " Balas bintang yang masih memasak
"Kamu memang istri idaman honey " ucap devan sambil mengecup sang istri, Bibi yang ada di Sana jadi salah tingkah walaupun ini bukan yang pertama kali nya namun tetap saja
"Oh iya sayang, kata nya hari ini encus meli ijin untuk pulang ke kampung nya "
"Loh ko gitu, lalu bagai mana dengan kevin.? " Tanya devan yang sudah duduk di kursi meja makan
"Kevin ada aku, lagian aku sekarang sudah tidak kerja " balas bintang
Semalam setelah makan malam meli menghampiri bintang untuk meminta ijin untuk pulang ke kampung, Bintang pun sudah mengijinkan nya Bahkan bintang ngasih bonus kepada meli
"Emang nanti tidak akan merepotkan honey? "
Bintang langsung melotot ke arah sang suami," kevin itu anak aku jadi aku tidak akan merasa di repot kan " balas bintang
Setelah selesai memasak bintang membangunkan kevin dan memandikan nya " Wah anak bunda sudah tampan " puji bintang, lalu mengajak kevin ke meja makan, Bintang menyuruh bibi untuk menemani kevin karena ia harus membantu sang suami
__ADS_1
Bintang masuk kedalam kamar ia menyiapkan pakaian untuk sang suami, sambil menunggu devan beres mandi bintang membereskan tempat tidur, Devan pun keluar dari kamar mandi " Sayang baju nya sudah aku siap kan " ucap bintang
"Terimakasih honey "
Bintang membantu devan untuk bersiap " Tampan nya suami aku " puji bintang
"Suami siapa dulu dong "
Bintang tersenyum lalu mengajak devan untuk turun " Good morning anak ayah " sapa devan sambil mencium kening sang anak
"Morning ayah " balas kevin,
Bintang mulai mengisi piring sang suami lalu ke piring sang anak
Bintang memberhentikan aktivitas nya " Siapa bi.? " tanya bintang
"Itu, ibu nya den kevin " ucap bibi
"Terimakasih ya bi " Bintang berjalan ke arah ruang tamu, Entah apa yang akan di lakukan oleh melin
Melin masih berdiri sambil melihat_lihat rumah " Rumah nya masih sama seperti yang saya desain " ucap melin yang tau kalo bintang sedang berjalan ke arah nya " Segitu cinta nya kah devan kepadaku? "
__ADS_1
"Mungkin rumah nya masih sama tapi, Hati pemilik nya yang sudah tidak sama " balas bintang santai
Melin pun melirik bintang " Kita lihat saja nanti "
"Gak usah banyak basa basi, ada apa kamu datang kemari.? " tanya bintang
"Aku akan membawa kevin untuk berlibur " ucap nya
"Aku akan bicarakan dulu kepada suami ku "
"Dan aku juga akan mengajukan hak asuh anak " ucap melin
Bintang tersenyum " Tapi sayang nya hak asuh anak sudah jatuh ke tangan suami ku "
"Mana mungkin bisa seperti itu? "
"Apa kamu lupa, ketika kamu meninggalkan anak mu itu ketika masih merah, itu menjadi senjata paling kuat untuk hak asuh jatuh ke tangan ayah nya, karena kamu sudah menelantarkan seorang anak " jawab tegas bintang
" Aku tau kenapa kamu datang lagi ke kehidupan suami ku, yang kamu butuhkan itu harta dan kemewahan bukan suamiku dan juga bukan anak ku, kalo kamu memang peduli kepada kevin mungkin kamu tidak akan meninggalkan nya " ucapan bintang membuat melin terdiam, melin pikir kalo bintang adalah wanita lemah dan gampang di tindas tapi nyata nya ia salah
"Aku tidak akan pernah melarang mu untuk bertemu dengan kevin kalo memang niat mu untuk memperbaiki hubungan seorang ibu kepada anak nya, tapi aku akan sangat marah ketika kamu memanfaatkan kevin untuk kesenangan mu sendiri " ucap tegas bintang
__ADS_1
"Kevin sedang sekolah, dan suami ku sedang bekerja, jika kamu ingin membawa kevin berlibur, akan saya obrolan dulu kepada suami ku, dan aku juga harus ngomong dulu kepada kevin, jika dia mau saya tidak akan melarang tapi jika kevin tidak mau saya tidak bisa memaksa "
Tanpa menjawab melin keluar dari rumah dengan dongkol