Bos And Me

Bos And Me
Restoran


__ADS_3

Setelah makan usai Kevin mengantarkan kembali Mira dan juga jeni ke sekolah nya " Terimakasih kak. kakak hatu_hati di jalannya " Ucap jeni. lalu pergi ke kelas dengan Mira


Mira Dan jeni langsung pergi ke kelas karena jam istirahat juga sudah mau habis " Calon suami mu sangat keren" puji Mira


" Apaan sih. lagian jangan terlalu berisik nanti ada yang dengar " tegur Jeni


" heheh.. maaf "


Mira bisa menilai jika Kevin sudah mulai suka kepada Jeni, dari tatapan dan prilakunya bisa terlihat jika Kevin suka kepada Jeni, Walaupun yang di tatap Seperti nya tidak menyadari nya.


~ Kantor


Kevin baru Samapi di kantor dengan wajah yang sumringah. para karyawan baru yang melihat senyum_senyum sendiri merasa aneh, karena tidak biasanya atasan yang sedingin es balok bisa tersenyum.


Sesampainya di ruangan Kevin melihat ada Kenzo yang sudah menunggu nya " Habis dari mana kak.?" tanya Kenzo


" Habis dari luar " jawab Kevin


" Oh." ucap Kenzo


" Ada apa ke sini.?" Kevin duduk di depan kursi Kenzo


" Ini aku mau mengantarkan berkas ini " Kenzo memberikan berkas yang harus di tandatangani


" Kenapa jauh_jauh datang ke Kamri hanya untuk ini.?" Tanya Kevin curiga


Kenzo menggaruk kepala yang tidak gatal " Tidak ko hanya sedang ingin saja " Jawab Kenzo. padahal Kenzo sedang menghindari Klien ganjen yang suka mengganggu dirinya.


Kevin pun mempercayai nya saja padahal, ia sangat tau jika Kenzo paling malas keluar hanya untuk selembar kertas.


~ Butik


Siang ini Keysa sedang merayakan kemenangan dengan para pegawainya dengan makan_makan di salah satu restoran. Keysa sengaja menutup butik setengah hari " Selamat makan " Seru karyawan Keysa


" iya silahkan "


" Mbak bukan nya kita belum tentu menang ya, ko sudah makan_makan saja " tanya asisten Keysa


" Tidak apa-apa, Aku juga ingin berterimakasih kepada mereka, berkat mereka kita lanjut ke babak selanjutnya, biar mereka tambah semangat kerjanya " Jawab Keysa


" Oh.. "


Keysa sangat memanjakan karyawan nya, karena ia ingin karyawan nya tambah semangat dalam bekerja. Keysa mengunyah makanan nya dengan pelan, Sambil menjawab pertanyaan anak Buah nyam.


Di sudut meja sana, ada seorang laki-laki yang memperhatikan Keysa, menurut nya Keysa sangat cantik dan juga unik dan tidak membeda_bedakan orang.


" mbak nyanyi dong " ucap para pegawai nya. kebetulan di restoran ini menyediakan live music


" ayo mbak.." seru mereka


" ayo.. ayo..ayo.." seru mereka. akhirnya Keysa pun pasrah ia maju ke depan dan mengambil gitar


Kini aku mengerti, semua ini terjadi


Tak dipungkiri, hanya kamu yang kumiliki


Bumi di kala sunyi, kamu takkan sendiri


Aku di sini menantimu kembali


Andai saja ku bisa


Genggam tanganmu

__ADS_1


Takkan ada kata rindu


Di dalam hatiku


Tahukah dirimu betapa diriku


Merindukan hadirmu ada di sini?


Percayalah, Kasih


Jarak dan waktu tak mampu menghapus


Janji setia menjaga hati


Andai saja ku bisa


Genggam tanganmu


Takkan ada kata rindu


Di dalam hatiku, oh-oh


Tahukah dirimu betapa diriku


Merindukan hadirmu ada di sini?


Percayalah, Kasih


Jarak dan waktu tak mampu menghapus (janganlah kauhapus)


Janji setia menjaga hati


Hujan turun mewakili hati


Namun, kini pelangi (dan kini pelangi)


Datang menyinari kita


ho-oh


Merindukan hadirmu ada di sini?


Percayalah, Kasih


Jarak dan waktu tak mampu menghapus


Janji setia menjaga hati


Merindukan hadirmu ada di sini?


Percayalah, oh, Kasihku


Jarak dan waktu tak mampu menghapus


Janji setia menjaga hati


oh~ho~ho~oh


Semua orang sangat menikmati suara Keysa termasuk lelaki yang ada di ujung sana.


Prok..prok..prok..


" Wah suara mbak sangat bagus " puji salah satu pengunjung. Keysa pun tersenyum dan membungkuk lalu berjalan ke arah meja teman_teman nya

__ADS_1


" Mbak hebat " Seru karyawan nya


" Aku malu tau " Wajah Keysa sudah memerah menahan malu, ini pertama kalinya ia bernyanyi di depan banyak orang setelah dulu ia pernah ikut kontes namun gagal masuk.


~ Di rumah


Bunda yang sedang Asik membuat brownies coklat " Siang bunda " Jeni menghampiri bunda dan mengalaminya


" Sudah pulang sayang ?"


" Iyah bunda " Jeni mengambil air putih yang ada didalam lemari es


" Pasti di luar panas.?"


" sangat bunda " Jeni meminum air dingin yang sudah ia tuang ke dalam gelas " Bunda sedang membuat apa.?" Tanya jeni


" Bunda sedang membuat brownies. bunda ingin membuatkan ayah browser coklat lumer " Balas bunda


" Wah bunda hebat. ajarin jeni dong "


" Ganti dulu pakaian nya nanti bunda ajarin "


" ok bunda " Jeni langsung pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian nya. tidak perlu membuang lama Jeni langsung ke dapur setelah sudah siap mengganti pakaian.


Bunda langsung mengajari jeni setelah jeni sudah berada di dapur. jeni sangat suka membuat kue namun, jeni harus menguburnya karena tidak ada yang mengajarkan


" wah bunda hasilnya lumayan " seru jeni setelah melihat hasil brownies buatan nya


Bunda tersenyum " Ayo kita meminta nilai kepada Ayah dan Kevin " ajak bunda


" Loh kak Kevin sudah pulang.?"


" sudah " Bunda dan jeni membawa brownies hasil Jeni untuk meminta penilaian kepada para lelaki


Ayah dan Kevin pun mencoba browser yang di buat oleh jeni " Wah ini sih sudah dapat nilai sempurna. brownies nya sangat enak " Puji ayah " bagai mana menurut mu .?" tanya ayah kepada Kevin


Kevin masih mengunyah " Masih ada yang kurang " Jawab Kevin


" apa.?" seru ke tiga nya


" Kurang banyak dan kurang bumbu cinta "


Plak..


Ayah memukul lengan Kevin. Sedangkan Kevin malah terkekeh beda hal nya dengan jeni yang wajah nya sudah berubah menjadi merah tomat karena malu


" Lihat lah. calon mantu bunda sangat malu_malu" ucap Bunda


" bunda.. " Jeni langsung menunduk malu


" Aku jadi tidak sabar untuk menikahinya. apa lagi dengan wajah malu_malu nya " Ceplos Kevin membuat ayah dan bunda heran, apa benar anak yang ada di hadapan nya ini adalah anak mereka? anak yang irit bicara tiba_tiba banyak bicara


Bunda tersenyum pasti Kevin berubah karena jeni. jeni Yang sudah membuat Kevin banyak bicara Seperti saat ini. Mereka mengobrol ringan di taman sambil bunda menyiram tanaman sedangkan Jeni sedang memotong bunga yang sudah mulai layu.


Suasana sore di rumah bunda dan ayah merasa hangat dengan perubahan Kevin yang menjadi banyak bicara " Bun apa bunda tidak lelah setiap hari merawat bunga.? " Tanya Kevin


" Tidak. karena bunda sangat suka dengan bunga " jawab bunda


" Uang ayah kan banyak, kenapa tidak membeli bunga sudah jadi saja, apa uang ayah sudah habis .? secara ayah kan sekarang pengangguran "


plak


" Anak kurang asem, beraninya bilang begitu kepada ayah mu sendiri?! tanpa ayah bekerja pun uang ayah masih mengalir seperti air " Ucap sombong ayah..

__ADS_1


__ADS_2