
Beberapa minggu kemudian
Pagi ini seperti biasa bintang sudah menyiapkan keperluan anak dan juga suami nya, bahkan bintang juga menyempatkan untuk membuat sarapan, Setelah memandikan keysa bintang turun ke bawah sambil menggendong keysa, ia melihat kevin dan sang suami yang sudah duduk di kursi meja makan " Selamat pagi " sapa bintang
"Pagi bunda " jawab kevin
"Bi, tolong bawa keysa untuk berjemur ya " pinta bintang kepada bibi yang sedang menyiapkan sarapan untuk kevin
"Baik non " balas bibi sambil menggendong keysa
"Maafkan bunda ya, bunda tadi hanya bisa menyiapkan pakaian kakak saja " ucap bintang sambil mengelus sang anak
"Iyah bunda tidak apa_apa kakak kan sudah besar " jawab kevin
"Bunda bangga sama kakak " ucap bintang
"Sudah jangan ngobrol saja, ayo makan " ajak devan
Mereka pun sarapan dengan tenang, Setelah selesai sarapan bintang mengantarkan kevin dan sang suami ke depan rumah untuk berangkat " Hati_hati ya sayang, maaf bunda belum bisa nganterin kakak, nanti pulang sekolah bunda jemput kakak ok " ucap bintang sambil mencium kening kevin
"Iyah bunda " jawab kevin tersenyum "Kan ada ayah, ya kan yah " ucap kevin sambil melihat ke arah ayah nya
"Iyah dong " jawab devan
"Hati_hati ya sayang " ucap bintang kepada sang suami
"Iyah Honey, kamu juga hati_hati di rumah ya " ucap devan sambil mencium kening sang istri, bintang tersenyum sambil menggunakan kepala nya
Setelah kepergian anak dan suami nya, bintang berjalan ke arah taman belakang untuk menemui putrinya " putri bunda " ucap bintang sambil mengambil keysa dari gendongan bibi
__ADS_1
"Masih ya bi sudah mau membantu saya "kata bintang ramah
" Iyah tidak apa_apa non " jawab bibi
"Oh iya bi, gimana kabar nya meli.? kapan kata nya mau balik kerja lagi.? " tanya bintang kepada bibi
"Bibi kurang tau non " ucap bibi
"Gak ada cerita sama bibi ya, kemarin pas aku mau hubungi meli tapi no nya sudah tidak aktiv " ucap bintang
"Setau bibi kemarin adalah hari pernikahan meli non, jadi bisa jadi meli sedang sibuk "
"Oh meli ijin pulang mau menikah, ko gak cerita, coba kalo cerita mungkin aku akan memberikan kado untuk nya " jawab bintang
"Iyah non, mungkin malu untuk cerita on "
" Oh iya bi nanti aku titip keysa ya, soalnya tadi aku sudah janji kepada kevin mau menjemput kevin di sekolah nya "
"Iyah non baik" jawab bibi
Selama bintang di rumah, bibi yang selalu menemani bintang setiap hari jika bintang sedang butuh teman cerita
DI TEMPAT LAIN
Juli sedang berada di sebuah stasiun kreta, ia ingin memperbaiki hubungan nya dengan sisi " Itu dia " Juli langsung berjalan ke arah sisi yang sedang duduk di kursi tunggu
"Sisi " ucap nya
Sisi melihat ke arah suara, ia menyempitkan kedua alis nya " Ngapain lo kesini.? " tanya sisi
__ADS_1
"Gue sengaja ke sini untuk mencari mu " jawab jujur Juli
"Ngapain lo cari gue" jawab ketus sisi
" Bisa biasa saja gak ngomong nya gak usah kaya gitu, gue sini berniat baik ingin meminta maaf kepada lo tentang waktu itu " ucap Juli tulus
"Setelah sekian lama, lo baru meminta maaf sekarang setelah lo di campakkan oleh beby sitter kevin.? " Sisi tersenyum sinis
Sisi sudah mengetahui tentang Juli dan meli, ia tidak sengaja mendengarkan perdebatan Juli dan meli waktu itu, bukan sisi cemburu sama meli namun sisi sakit hati ketika Juli membentak nya gara_gara Juli sedang memikirkan meli
" Tau dari mana lo tentang gue dan meli.? " tanya Juli curiga
"Gak penting gue tau dari mana, yang jelas jika lo sedang ada maslah sama orang tidak usah lo lampiaskan kepada orang lain apa lagi orang itu tidak punya masalah sama lo " ucap sisi langsung meninggalkan Juli yang masih duduk di kursi tunggu
Juli mengejar sisi lalu ia menci*** bi** sisi dengan paksa " Ah.. " sisi mendorong Juli
"Lo gila ya " bentak sisi
"Yah gue gila karena lo " ucap Juli
Sisi terdiam ia tidak ingin menanggapi Juli, sisi menatap tajam Juli " Gue suka sama lo sisi " ucap Juli
"Tapi gue enggak " ucap sisi tegas
"Gue akan membuat lo suka sama gue si, walaupun lo tidak suka sama gue tapi gue akan terus mengejar lo "
"Bodo amat, lepasin gue mau pergi " ucap sisi kesal
"Gak akan " Juli masih memegang tangan sisi, ia tidak ingin kehilangan sisi lagi
__ADS_1