Bos And Me

Bos And Me
IJIN JULI


__ADS_3

Setelah kejadian tadi juli membawa sisi kedalam kamar nya untuk menenangkan sisi, sedangkan meli di usir mentah-mentah oleh Juli sendiri bahkan Juli menyuruh anak buah nya untuk membasmi hama seperti meli "Sudah sayang jangan marah lagi, ingat ada anak kita " ucap lembut Juli sambil mengelus perut sisi


"Aku hanya kesal saja sama wanita itu, kenapa dia sangat terobsesi sekali kepadamu " ucap sisi sambil melirik ke arah Juli


"Dia hanya sedang mencari mangsa sayang, karena hidup dia sudah hancur bahkan saat ini keuda orang tua nya jadi pelayan di rumah mantan suami nya" jelas Juli


"Bukan nya kamu dulu sangat mencintai nya.? "


"Itu dulu, sebelum aku tau bagai mana belangnya dia dan kedua orang tua nya, sudah jangan di bahas lagi, lagian itu semua hanya masa lalu, mungkin dulu aku sedang kelilipan makanya pernah jatuh hati padanya " Ujar Juli " Sekarang aku sudah mempunyai masa depan " Ucap kuli sambil mencubit pipi sisi " kamu dan calon anak kita adalah masa depan aku sayang"


Sisi menundukkan kepala nya wajah nya sudah merah merona mendengar ucapan Juli " Aku harap itu bukan sebuah kebohongan " batin sisi


"Sudah istirahat lah, aku ke ruangan kerja dulu karena devan dan David akan pergi ke luar kota beberapa hari " Ucap Juli


ketika Juli mau melangkah, sisi memegang tangan Juli " ada apa.? " tanya Juli

__ADS_1


"Apa aku boleh ketemu dengan kedua sahabat ku, aku merindukan nya " lirih sisi


Juli menatap wajah sisi dengan lekat, ia memegang tangan sisi " Aku ijin kan kamu bertemu dengan kedua sahabat mu " balas Juli lembut


Wajah sisi tiba-tiba sumringah " Benar kah. ? "


"Iyah, besok aku antar kamu ke rumah bintang "


"Terimakasih " Ucap sisi, Juli langsung mengecup kening sisi, dan meninggalkan sisi di kamar nya


DI RUMAH DEVAN


Bintang yang sedang menonton TV dengan kedua anak nya, di kaget kan oleh devan yang tangan nya membawa kantung kresek yang lumayan banyak" Apa itu sayang. ? " tanya bintang


Devan duduk di sebuah sopa dekat bintang " Honey, tadi pas aku mau jalan pulang aku lihat ada banyak jajan kaki lima, karena terlihat enak aku pun membeli nya " devan pun menyuruh pelayan untuk mengambilkan piring

__ADS_1


"Ayah sekarang sudah kakak, suka jajan pinggir jalan heheh.. " ucap kevin sambil terkekeh


Devan mengelus kepala sang anak, lalu mencium pipi keysa yang sedang asik mengganggu kakak nya " apa kakak mau bantu ayah untuk menghabiskan nya. ? " tanya devan


"Tentu " balas kevin


"Apa ini termasuk ngidam sayang.? " tanya bintang, di kehamilan ke dua ini malah devan yang sering ngidam, sedangkan bintang tidak merasakan apa_apa bahkan tidak mual_mual


"Bisa jadi honey " balas devan " Sehat_sehat ya anak bungsu ayah " devan mengelus perut bintang dengan lembut


" Baik ayah " jawab bintang dengan nada anak kecil


Mereka pun menikmati makan yang di bawa devan, Ada kuetiaw goreng, mie tek tek, cilor, cilok, telur gulung, siomay, seblak, dan satu lagi...


"Tahu bulat di goreng dadakan lima ratusan enakkkkk " ucap kevin yang sedang memakan tahu bulat, devan dan bintang tersenyum mendengar nyanyian kevin

__ADS_1


__ADS_2