
sementara itu... Fira telah sampai di depan apartemennya, dia pun keluar dari dalam mobil, lalu memberikan 3 lembar uang 100 rb kepada supir taksi itu
"ini pak" Fira menjulurkan tangannya memberi uang kepada pak supir itu
"nona, ini terlalu banyak, bahkan harga sewanya saja hanya 100 rb" ucap pak supir itu menolak
"tidak apa-apa pak, anggap saja ini adalah rezeki dari Tuhan melalui tangan saya," ujar Fira dengan yakin
pak supir itu tidak berkata-kata lagi, dia hanya menerima pemberian Fira, lalu dia keluar untuk mengambil koper Fira yang ada di bagasinya
"ini non" pak supir itu lalu memberikan koper Fira
"terima kasih pak, semoga selalu lancar rezekinya" ujar Fira sambil tersenyum
"saya yang seharusnya berterima kasih kepada nona" ujar pak supir itu lagi
Fira hanya tersenyum lalu masuk ke dalam apartemennya.
saat Fira masuk kedalam kamar apartemen, dia langsung membongkar kopernya, lalu menyimpannya ke dalam almari pakaian miliknya, lalu dia membuka tasnya. namun saat fira membuka tas miliknya, Fira melihat foto dirinya dengan ayah dan ibunya,
dalam foto itu Fira tertawa sangat gembira, Fira pun berbaring di kasur sambil terus memandang foto itu, dia kembali mengingat perkataan ayahnya tadi, Fira pun kembali menangis tersedu-sedu hingga dia tertidur.
keesokan harinya...
Fira bangun setengah 5, Fira pun mandi lalu Shalat subuh,
setelah shalat dan mengaji, Fira langsung mengenakan celana training hitam miliknya dipadukan dengan baju Hoodie berwarna abu-abu dan jilbab berwarna hitam
Fira lalu keluar apartemen, lalu pergi lari pagi di taman dekat apartemennya itu
ditempat lain....
Devan telah bangun dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor, Devan menuruni tangga satu persatu
diatas tangga Devan melihat Kelvin sedang duduk di ruang tamu sambil mengotak-atik laptop yang dipegangnya.
Devan pun pergi menghampiri Kelvin lalu berkata
"apakah kamu sudah mendapatkan data-data gadis yang saya minta tadi malam?" Devan lalu duduk di samping Kelvin
"sudah bos, bos tenang aja" jawab Kelvin penuh percaya diri membuat Devan tersenyum sinis lalu berkata
"awas aja kalau yang kamu dapat itu informasi abal-abal," ancam Devan kepada Kelvin
__ADS_1
Kelvin lalu membuka file dalam laptopnya lalu berkata
"namanya alsyafira, sekarang dia tinggal di kompleks angel resindence.. alsyafira adalah lulusan terbaik di kampus paling terkenal kota ini, dia juga lulus dengan beasiswa penuh." Kelvin menjelaskan kepada Devan dengan teliti
"marga dia apa?" tanya Devan tiba tiba-tiba
"di sini namanya hanya alsyafira, dia tidak punya marga apapun, dan kedua orang tuanya tertulis sudah meninggal" ujar Kelvin yakin. Kelvin telah menghabiskan semalam untuk mencari data-data tentang Fira, jadi dia tidak mau perjuangannya sia-sia
"komplek angel resindence? bukankah itu kompleks perumahan elit? bagaimana bisa dia bisa tinggal disana?" tanya Devan heran
"iya juga ya bos," jawab Kelvin sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"tapi disini tertulis, dia membeli apartemen itu saat masih kuliah, mungkin saja dia membelinya dengan uang beasiswanya
"apakah uang beasiswa yang dia dapatkan sebanyak itu? sampai bisa membeli apartemen dengan harga 500 juta?" tanya Devan kepada Kelvin
Kelvin yang ditanya hanya diam saja, dia juga tidak tau harus menjawab apa,
"sudahlah, nanti kamu cari tau lagi... dia kuliah jurusan apa?" sambungnya kembali bertanya
"dia kuliah jurusan desainer" jawab Kelvin hati-hati
"desainer? apakah dia sudah magang?" Devan berbicara lalu mengambil laptop yang di pegang oleh Kelvin
"dia belum magang bos, mungkin dia sekarang lagi mencari tempat untuk magang" Kelvin menjelaskan kepada bosnya itu
gumam Devan lirih
"sebentar lo kirim email kepada Syafira agar dia masuk ke kantor kita!!!" perintah Devan
"ayo jalan" Devan lalu berdiri dan pergi mendahului Kelvin
Kelvin lalu berlari ke mobil dan membukakan pintu depan untuk Devan
Devan duduk di kursi depan, karna Devan dan Kelvin telah dekat seperti saudara.
Kelvin pun melajukan mobilnya menuju ke kantor Andara group, ditengah perjalanan Kelvin kembali bertanya
"kamu udah jatuh cinta sama alsyafira itu?" Kelvin memakai bahasa santai mereka
"mungkin ini namanya cinta pandangan pertama, saat aku melihat wajah cantiknya dan mata indahnya itu,, namun sepertinya tadi malam itu dia habis nangis, karna matanya merah dan bengkak" Devan berkata dengan semangat
sepertinya Devan memang telah jatuh cinta pandangan pertama 😂😂
setelah itu tidak ada lagi percakapan di antara Kelvin dan Devan.
__ADS_1
Devan lalu melihat lihat keluar jendela, namun saat Devan melihat ke taman, Devan sekilas seperti melihat Fira sedang berjalan dipinggir jalan, diarah yang berlawanan dengan devan
"berhenti!!!" ucap Devan tiba-tiba membuat Kelvin bingung
"ada apa bos?" tanya Kelvin dengan kebingungannya kepada Devan
Devan tidak menghiraukan pertanyaan Kelvin, dia langsung menurunkan kaca mobilnya lalu melihat keluar, namun pada saat yang sama ada mobil yang lewat di samping tempat Fira berjalan tadi..
setelah mobil itu lewat, Devan juga sudah tidak melihat Fira.
apa aku salah lihat? sepertinya tidak deh, aku yakin dia gadis yang semalam!! pikir Devan bertanya-tanya dalam hatinya
Kelvin melihat Devan seperti sedang mencari seseorang di luar, dia pun menoleh ke luar mobil, namun dia tidak melihat seorang pun yang dikenalnya, ataupun yang di kenal Devan,
"boss!" Kelvin ingin berbicara namun ditahan dengan ucapan Devan
"jalan!!!" perintah Devan
sepanjang perjalanan itu Devan murung dan terus diam,
setibanya mereka di kantor Devan langsung menuju ke ruangannya di lantai 30, bahkan di tidak menghiraukan satpam dan para resepsionis yang menyapanya...
Kelvin memang seringkali begitu, dia tidak pernah menggubris, para karyawan yang menyapanya..
sedangkan Kelvin juga pergi ke ruangannya.
ruangan Kelvin bersampingan dengan ruangan Devan,
saat tiba didalam ruangan dia langsung membuka laptop dan langsung mengirim email penawaran magang di email fira
"oke selesai" ucap Kelvin tersenyum sambil merenggangkan kedua tangannya
sementara itu....
Fira sekarang belum kembali ke apartemennya, Fira sedang berjalan-jalan dipinggir jalan, Fira berjalan dengan santai, memasang headset bluetooth di telinganya dan mendengarkan shalawat agar hati dan pikirannya tenang...
Fira melihat pergelangan tangannya, sekarang sudah menunjukan pukul 09.00. Fira sudah sedikit lapar, dia pun segera pulang agar bisa memasak dan sarapan,
Fira telah lulus kuliah, dia sekarang tidak taw harus melakukan kegiatan apa, dia berencana akan mencari tempat magang setelah Fira sampai di apartemennya...
Fira pun sampai di apartemennya, dia pun membuka pintu apartemennya itu laku masuk kedalam,
karna lelah dan berkeringat, jadi Fira beristirahat sedikit baru setelah itu dia akan mandi....
__ADS_1
*jangan lupa like, komen, dan vote ya bagi para pembaca 🙏🙏