
PAGI HARI
Di pagi hari bintang terbangun ia melihat sang suami sudah tidak ada di samping nya " Apa dia sudah pergi.? hmm pergi pun tidak ijin kepadaku " bintang pun tidur dari tempat tidur setelah membersihkan tubuh nya bintang pun turun ke bawah...
"Good morning honey " sapa devan yang melihat sang istri sedang berjalan ke dapur
Bintang melihat sang suami yang sedang sibuk di dapur dengan menggunakan Celemek " Morning " jawab bintang
Devan menghampiri bintang, dan menuntun bintang untuk duduk di meja makan " Duduk lah, aku sedang membuatkan sarapan untuk istriku tercinta "
Bintang duduk dan memperhatikan sang suami yang masih sibuk di dapur " Morning bunda " sapa kevin mencium pipi sang bunda lalu duduk di dekat sang bunda
"Morning juga sayang "
Kevin melihat sang ayah yang sibuk di dapur " Apa benar itu ayah? sejak kapan ayah mau ikut campur tentang dapur.? " tanta kevin polos " Apa sekarang ayah miskin jadi tidak bisa membayar koki lagi.? "
"Entah lah sayang " jawab bintang
Devan membawakan masakan nya ke meja makan dan mengisi piring sang istri lalu piring kevin " Morning anak ayah "
Bukan nya menjawab kevin malah menatap horor makana nya " Apa ini layak untuk di makan.? " tanya kevin ragu
Devan menatap sang anak " Itu sangat layak, jadi makan lah " kata devan sebal
__ADS_1
"Apa ayah bangkrut.? makanya ayah memecat koki kita, karena tidak bisa membayar nya lagi.? "
"Jaga ucapan mu kak, kekayaan ayah tidak akan habis tujuh turunan " Sombong devan
"Lalu? kenapa ayah masak sendiri "
"Sudah_sudah ayo sayang, kita coba masakan buatan ayah" Ajak bintang
"Tapi Kakak ragu bun " bisik kevin
Bintang mulai mencoba makan yang di masak oleh sang suami walau ragu karena bentuk nya yang tidak jelas " eum.. ini enak tidak seburuk yang kita pikirkan " kata bintang sambil memakan makanan nya
"Benar kah bun.? " tanya kevin, ia pun ikut memakan makanan buatan sang ayah " benar bun "
"Maaf ayah "
"Maaf sayang " ucap kompak anak dan itu itu
Mereka pun melanjutkan sarapan nya, setelah selesai devan mengantarkan kevin ke sekolah nya " Apa barang aku sudah di siapkan honey.? " tanya devan yang baru masuk dalam rumah
"Sudah aku siapkan, hanya dua hari kan ? " kata bintang yang sedang menonton tv sambil mengawasi kesya yang sedang memakan cemilan nya di ruang keluarga, tadi pas devan mengantarkan kevin, ia langsung mempersiapkan keperluan sang suami
"Terimakasih Honey " ucap devan sambil mengecup kepala bintang
__ADS_1
"Heum... tapi janji ya jangan lama_lama "
"Iyah honey janji hanya dua hari "
Setelah menitipkan keysa kepada pelayan, Devan pun mengajak bintang ke dalam kamar, ia ingin mengisi amunisi dulu sebelum berangkat ke luar kota
"Oh... honey... "
"Yes.. sayang.. "
Plak...
"Aaahhhh... uuhhhh.... "
Devan terus berlaku di atas sana mencangkul dengan semangat, Bintang juga tidak ingin kalah ia mengambil alih, bintang bergoyang-goyang sehingga cangkul milik sang suami menekan dalam hutan rimba itu, "Ohhh... sayang.... " racau bintang tidak karuan.
"Ini sangat nikmat honey " puji devan yang menikmati goyangan erotis bintang yang membuat nya melayang-layang ke awang-awang
"Bersama sayang... "
Mereka pun melakukan nya bersama-sama "Kamu tambah hot honey " puji Devan
Bintang tersipu malu, ia langsung beranjak pergi ke kamar mandi, sedangkan devan tersenyum melihat tingkah sang istri " Sudah mau punya anak dua tapi masi malu, Tapi aku suka " kata devan yang melihat kepergian sang istri
__ADS_1