
Setelah sarapan juli pun pamit kepada sisi untuk berangkat kerja, ia tadinya ingin membawa sisi untuk honeymoon namun kata dokter tidak di anjurkan untuk sisi bisa berpergian jauh karena kondisi kehamilan nya yang lemah " Aku pergi dulu, kamu baik_baik di rumah jangan coba_coba untuk kabur lagi dari ku " ucap juli ia mengecup kening sisi lalu berlalu dengan mobil nya
Setelah perbincangan tadi pagi, Sisi ingin mencoba membuka hati nya untuk juli, mau bagai mana pun ia juga tidak ingin mempermainkan pernikahan ini apa lagi keberadaan anak yang mengharuskan dirinya untuk membuka hati " Mudah_mudahan aku tidak akan kecewa lagi " batin sisi, ia pun masuk kedalam rumah, ia sangat ingin menghubungi kedua sahabat nya namun juli masih tidak membiarkan dirinya untuk memegang handphone
DI KANTOR
Juli baru masuk ke kantor ia melihat handphone nya yang banyak sekali pesan dan juga panggilan " Untuk apa dia menghubungi aku lagi " Juli menaruh kembali handphone nya kedalam saku celananya
"Hai pengantin baru " sapa David kepada juli yang baru masuk ke ruangan devan
Juli tersenyum lalu menjatuhkan tubuhnya di sopa " Selamat ya untuk mu, maaf kami tidak bisa datang " ucap devan yang sudah duduk di sopa
"Terimakasih ya, aku juga minta maaf karena kondisi pernikahan kami yang di sembunyikan dari kedua istri kalian, Aku sangat bersalah " ucap Juli
__ADS_1
"Sudah kami tidak apa_apa, yang penting kebahagiaan kalian " ucap devan
Mereka pun melanjutkan dengan kerjaan mereka Masing-masing sedang kan Juli ia harus menemui klien di sebuah restoran, kali ini ia harus pergi sendiri karena David harus pergi ke luar kota " Selamat siang maaf menunggu lama " ucap Juli kepada lelaki paruh baya
Setelah satu jam, akhirnya selesai juga Juli tidak langsung pergi ia memesan makan untuk di kirim ke rumah nya "Sisi pasti menyukai makan ini "
✉️ ISTRIKU ❤
Juli tersenyum ia tidak menyangka akan menikahi sisi dan sebentar lagi akan mempunyai anak, Juli melanjutkan makan nya tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri dirinya
Wanita itu langsung duduk di samping Juli " apa kabar.? "
Juli masih asik dengan makanan nya " Kelihatan nya "
__ADS_1
"Aku merindukan mu, aku minta maaf karena waktu itu aku memutuskan untuk menikah dengan nya dari pada dengan mu, tapi asal kamu tau di hati ku hanya ada kamu " ucap wanita itu tiba-tiba
"Tapi sayang nya, kamu hanya masa lalu, dan aku sudah mempunyai masa depan, tidak perlu kamu pikirkan atau merasa bersalah aku sudah memaafkan kan mu, dan Terimakasih atas kepergian mu aku mendapatkan penggantinya yang berlipat-lipat lebih dari mu " ucap Juli sinis
"Tidak, kamu pasti bohong" wanita itu tidak Terima dengan ucapan Juli
"Alasan apa aku harus berbohong kepada mu? " tanya Juli
"Aku mohon kembali lah kepada ku, aku tau kamu masih mencintai aku " ucap nya tanpa malu " Aku tau wanita itu hanya pelampiasan kamu saja,dia pasti jala*** "
brak..
Juli menggebrak meja dengan keras " Meli!!! Dengar ya istriku wanita baik_baik bahkan dia lebih baik dari pada dirimu, kamu bukan tandingan istriku bahkan kamu tidak pantas di bandingkan dengan dirinya, jangan jala** teriak jala*** meli " Ucap Juli tegas
__ADS_1