Bos And Me

Bos And Me
Satu bulan kemudian


__ADS_3

Satu bulan telah berlalu kini kini jeni tinggal di rumah ayah dan bunda. bahkan jeni di sekolahkan di sekolah yang elit oleh ayah dan bunda. Bunda ingin memberikan yang terbaik untuk jeni apa lagi mengingat Pengorbanan Jia kepada keluarga ayah, semua ini tidak seberapa.


Saat ini jeni sedang berada di dapur untuk menyiapkan Sarapan, padahal bunda sudah melarang nya untuk melakukan pekerjaan rumah karena sudah ada tugas nya, namun jeni merasa tidak enak jika hanya ungkang_ungkang kaki


" selamat pagi sayang " Sapa bunda


" Pagi bunda " Jawab jeni


" Ini sudah jam enam pagi mending kamu bersiap untuk pergi ke sekolah " Ucap bunda " sisa nya biar bunda yang selesaikan "


" Baiklah bunda, jeni bersiap dulu maaf merepotkan bunda "


" Tidaka apa_apa sayang " Jeni langsung masuk ke kamar yang dulu Kakak nya tempati. Awalnya bunda menyuruh jeni untuk tidur di kamar yang sudah bunda siapkan namun jeni memilih Kamar bekas kakak nya dengan alasan agar selalu dekat dengan sang kakak, bunda pun tidak bisa memaksa jika itu keinginan nya sendiri


Di meja makan sudah kumpul bahkan Kevin dan Keysa juga sekarang mereka suka pulang ke rumah dan sarapan di rumah " Selamat pagi semua nya " Sapa jeni dengan penampilan yang sudah menggunakan pakaian sekolah nya


" pagi sayang "


" Pagi dek, sini duduk " Ucap Keysa. Keysa menyayangi jeni seperti Keysa menyayangi Jia dulu


" Iyah kak " Jeni duduk di samping Keysa ia berhadapan dengan Kevin


" Wah adik kecil ku sudah cantik saja " puji Kenzo yang duduk di dekat sang istri, Riana sudah terbiasa mendengar ucapan Kenzo bukan nya cemburu tapi Rania tau kalo Kenzo menyayangi jeni Seperti adik nya sendiri


" Ayo di makan sarpan nya " Ucap bunda


Mereka pun melakukan sarapan tanpa bersuara hanya ada dentingan sendok dan garpu


Setelah usai sarapan jeni langsung pamit untuk pergi ke sekolah. jeni sudah terbiasa naik bus namun kali ini bunda menyuruh Kevin mengantar kan jeni ke sekolah, dengan pasrah jeni menurut karena ia ingat dengan ucapan sang kakak yang harus nurut kepada ayah dan bunda


Dulu mungkin jeni sangat membenci kevin namun dengan seiring waktu jeni sudah bisa berdamai dengan perasaannya untuk mengikhlaskan dan memaafkan kevin " Sudah kak sampai di sini saja " ucap jeni

__ADS_1


" Kenapa.? "


" Di depan gerbang sudah ada teman ku " Jawab jeni sambil menunjukan beberapa teman wanita dan pria nya yang sedang menunggu ke datangan Jeni


" Oh baik lah " Ucap Kevin


" terimakasih kak " Jeni mencium punggung tangan Kevin lalu ia keluar dari dalam mobil dan menghampiri teman_teman nya


Kevin tidak langsung pergi ia malah melihat jeni yang masuk dengan senyuman di pipi nya " Cih dengan teman_temannya saja ia bisa bersiap manis dan tertawa seperti itu, sedangkan sedari tadi di dalam mobil Mana ada Ucapan nya yang keluar dari bibir nya " Kesal Kevin yang melihat jeni tersenyum riang


Kevin langsung menghidupkan mobil nya lalu pergi ke kantor, Sesampai nya di kantor Ayah sudah duduk di sopa kantor Kevin " ayah di sini ?" tanya Kevin yang baru datang


" kenapa, Tidak boleh.?" tanya ayah


" Buka begitu " Kevin duduk di sopa dekat ayah nya


" Ayah lihat Jeni sudah lebih baik dari sebelum nya, ayah harap kamu tidak membuat kesalahan yang kedua kali nya " Ucap ayah " jika terulang kembali maka kamu harus berhadapan dengan satu rumah, kamu tau kan bahwa di rumah sangat menyayangi jeni "


" Iyan ayah " Ucap Kevin


Dulu Ayah dan bunda menyuruh Kevin untuk membiayai jeni Samapi lulus kuliah itu atas hukuman Kevin yang membuat Jia tiada. Bukan ayah dan bunda tidak mampu untuk membiayai jeni namun ayah ingin anak nya punya rasa tanggung jawab kepada orang lain apa lagi semua kekacauan di awali dari anak nya.


" Iyah yah, nanti Kevin ngobrol dengan jeni" Jawab Kevin pasrah


" Baik lah.Ayah pergi dulu " Pamit ayah


" Iyah hati_hati "


Setelah kepergian ayah, Kevin merenungi semua nya. Jujur saja jika Kevin samapi saat ini masih merasa bersalah kepada Jia, menilai Jia sama seperti wanita yang lain nya " Maafkan aku Jia. semoga dengan semua ini kamu bisa memaafkan semua kesalahan aku " Gumam Kevin


~ Di rumah

__ADS_1


Bunda dan Riana sedang duduk sambil mengawasi bayi putri " aku ko mencium bau_bau perjodohan ya Bun.?" tanya Riana sambil melirik ke arah bunda


Bunda yang tersindir langsung menoleh " Bukan perjodohan namun dengan seiiring nya waktu bunda yakin jika mereka akan saling mencintai apa lagi jika mereka sering berinteraksi " Jawab bunda


" Oh begitu "


" Jadi tadi bunda menyuruh kak Kevin mengantarkan jeni, itu rencana bunda agar mereka sering bersama.?"


" Tentu. kita sudah tau bagai mana jeni, dia gadis yang baik lemah lembut bahkan dia bisa memaafkan kevin yang notabene nya Kevin sudah membuat jeni kehilangan kakak nya "


" Iyah juga sih Bun, aku jadi ingat ketika kita masih memusuhi kak Kevin, jeni lah yang membela kak Kevin dan meminta kepada kita agar kita bisa memaafkan kak Kevin "


" Bunda tidak ingin salah dapat mantu, jika di depan mata ada yang yang baik kenapa tidak " Jawab Bunda


" Wah bunda memang TOP banget " puji Riana sambil mengacungkan jempol nya


Bunda sudah yakin jika jeni akan menjadi calon istri yang baik untuk Kevin apa lagi bunda sudah tau bagai mana sifat jeni


~ Di sekolah


Saat ini sedang jam istirahat Jeni dan kawan_kawan nya sedang ngumpul di kantin " Jen tadi gue liat Lo di anterin pakai mobil.?"


" Iyah gue juga liat "


" Itu mobil majikan Ku " jawab jeni jujur.


" Oh majikan, baik sekali ya majikan mu mau mengantarkan mu ke sekolah "


" Ya begitu lah, mereka memang sangat baik bahkan aku di anggap anak mereka " Jawab jeni


" Wah. kamu hebat Jen bisa mendapatkan Majikan plus keluarga " puji teman jeni

__ADS_1


* Iyah sih, tapi aku merasa tidak enak jika Terus di perlakukan seperti itu. aku takut aku menjadi orang tamak yang memanfaatkan keadaan " Jujur saja jika jeni merasa tidak enak kepada ayah dan bunda apa lagi mereka memperlakukan jeni seperti anak nya sendiri, bahkan bunda dan kak Keysa selalu membelikan barang_barang mahal untuk jeni membuat jeni takut, takut menjadi orang tamak.


" yah kamu ini bagai mana sih, kan Mereka yang ngasih bukan kamu yang meminta "


__ADS_2