Bos And Me

Bos And Me
Di sekolah


__ADS_3

KEESOKAN harinya


jeni seperti biasa Setiap pagi akan Membantu bunda di dapur sebelum ia pergi ke sekolah " Sayang semalam pulang jam berapa.?" Tanya bunda


" Semalam Jeni dan Kak Kevin pulang sekitar jam satuan Bun, soalnya semalam Gea laper jadi minta di belikan sate dulu sama kak Kevin " Jawab Jeni jujur


" oh. Bunda pikir kalian pergi kemana, soalnya bunda khawatir dengan mu sayang apa lagi semalam.. "


" aku tidak apa-apa bunda, pipi aku aku pun sudah di beri salep oleh kak Kevin jadi tidak sakit lagi "


" Maafkan atas keteledoran kami ya sayang, bunda tidak tau jika model itu telah menampar mu " ucap bunda merasa bersalah


Jeni Tersenyum " Sudah jangan terlalu di pikirkan ya bunda, lagian semua nya kan sudah baik_baik saja " Balas jeni


Setelah siap membawa makanan ke atas meja makan. Jeni langsung ke kamar nya untuk bersiap berangkat ke sekolah, Tidak butuh waktu lama untuk jeni bersiap karena jeni wanita yang simpel tidak ribet Seperti gadis yang lain nya. bagi jeni Parfum saja sudah cukup " Pagi semua nya " sapa jeni lalu duduk di kursinya


" Pagi dek " Ucap Keysa


" pagi juga kak " Jawab Jeni


Seperti biasa mereka akan makan dengan tenang, hanya ada dentingan sendok yang terdengar.


~~


Jeni berangkat seperti biasa, jeni akan pergi bersama kevin ke sekolah, yang biasanya Kevin banyak diam, kali ini Kevin banyak omong apa lagi Kevin memberikan peraturan baru untuk jeni " Pokonya gak boleh berteman dengan laki_kaki, cukup teman wanita mu saja yang berteman dekat dengan mu "


" Iyah kak " Jawab jeni biar cepat karena jam sudah menunjukan sebentar lagi jam masuk sekolah " Sudahkan kak.? Aku mau masuk sekolah duku keburu bel nya berbunyi " Pamit Jeni yang langsung keluar dari mobil Kevin dan berlari ke arah kelasnya


Namun langkah Jeni terhenti ketika Miko mencegatnya " heh! Wanita mur_n "panggil Miko kepada Jeni dengan wajah sinis nya


Jeni tidak menghiraukan karena jeni tidak merasa menjadi wanita mur_n, namun kaki jeni sengaja di cegal oleh kaki Miko sehingga jeni Terjatuh ke lantai " Berapa harga mu.? Biar aku beli. Dari pada kamu bersama om_om mending dengan ku yang masih muda dan banyak uang " ucap Miko meledek


Jeni memancing mata nya, lalu ia berdiri tanpa aba-aba jeni melayangkan tangan nya dan mendarat di pipi mulus Miko

__ADS_1


Plak..


" Kurang ajar kau! " Tunjuk Miko


" Itu balasan untuk laki_laki sepertimu " Ucap jeni, lalu melangkah ke kelasnya


Kevin sedari tadi menonton Miko dan juga jeni di sudut tembok. Awalnya Kevin ingin mengantarkan dompet jeni yang tertinggal di mobil namun ia malah mendapatkan tontonan gratis " Apa ini sikap anak kepala sekolah kepada murid biasa.?" Tanya Kevin


Miko yang masih memegang pipi yang kebas langsung menoleh kearah suara " Siapa kau .?!" Tanya Miko


Kevin tersenyum sinis lalu berjalan ke arah Miko sehingga miko menyenderkan tubuhnya di tembok " Kalau kau laki_laki jangan pernah kau melecehkan wanita. Atau kau sebenarnya wanita yang berwujud laki_laki.?" Ucap Kevin mengejek.


" Lepaskan aku " Ucap Miko yang sudah tergencet oleh badan Kevin


" Kau anak kepala sekolah kan, dan nama mu adalah Miko " Tanya Kevin. Namun Miko tidak bergeming, jujur saja ia takut melihat sorot mata Kevin


Kevin tidak jadi memberikan dompet milik jeni karena ia harus segera ke kantor karena ada rapat penting.


Jeni baru keluar dari kelasnya ia tidak bisa ke kantin karena dompet nya ketinggalan " Kamu kenapa masih di sini.?" Tanya Mira


" Lalu.? Kamu tinggal keluarkan saja kartu pelajar nya, gampang kan "


" masalah nya dompet aku tertinggal, makanya aku tidak bisa ke kantin " jawab Jeni lesu


Di sekolah jeni sudah di sediakan makan siang khusus bagi yang mempunyai kartu pelajar, Kalo yang tidak memiliki kartu pelajar berarti mereka bisa menggantinya dengan uang kes.


" Aku makan nya nanti saja di rumah, sekarang kamu pergi lah ke kantin nanti jam makan siang keburu habis " Ucap Jeni kepada Mira


" mana mungkin aku meninggalkan mu sendirian" jawab Mira " Kamu tidak makan berarti aku pun tidak akan " kekeh Mira


" Jangan seperti orang susah ayo makan " ucap Kevin tiba-tiba. Kevin berjalan ke arah jeni sambil tersenyum " Ayo makan siang, jangan menunda-nunda makan " ajak Kevin lalu melihat ke arah Mira " Kamu juga boleh ikut "


" Wah opah_opah Korea ini mah " Seru Mira. Kevin tersenyum mendengar ucapan Mira lalu beralih kepada Jeni yang masih mematung

__ADS_1


Kevin langsung menarik tangan jeni, mereka berjalan kearah restoran yang ada di samping sekolah " Ayo duduk. kalian pesan lah, aku ke toilet dulu " Pamit Kevin


Mira langsung menepuk_nepuk lengan jeni " Siapa opah_opah Korea itu .?" seru Mira " Kenalin dong "


Jeni langsung melihat teman nya yang sangat antusias kepada kevin " Dia adalah anak bunda yang akan menjadi suamiku " Jawab Jeni. Mira sampai menjatuhkan tangan nya yang sedang menopang dagunya.


" Serius kamu.?" tanya Mira. jeni menganggukkan kepala nya


" Wah pantas saja kamu diam_diam Bae, ketika aku bertanya siapa calon suami mu, Aku pikir calon suamimu sudah tua makanya kamu tidak memberitahu aku " ucap Mira


" Kan aku bilang waktu itu. nanti kamu juga akan tau siapa calon suamiku, hanya saja waktunya yang belum tepat "


Kevin duduk di kursi dekat Jeni " Apa kalian sudah memesan .?"


" Belum " Jeni dan Mira menggeleng


" Yasudah ayo pesan nanti jam makan siang kalian telat " ujar Kevin. mereka pun langsung memesan makanan yang sesuai dengan lidah mereka, namun jeni rasanya kesedak sebelum makan


" Mir harga nya mehong " bisik jeni kepada Mira


" Bagi orang kaya mah ini masih harga rendah, ayo pesan " balas Mira. akhirnya jeni memilih menu yang paling murah yaitu nasi paket ayam


Tak berselang lama makanan mereka sampai. Kevin memesan stik dan Mira spaghetti " Kenapa hanya pesan itu.?" tanya Kevin


" Hanya ingin. lagian ini yang paling murah " Ceplos jeni membuat Kevin tersedak dengan makanan nya sendiri


plak..


Mira memukul lengan Jeni sambil terkekeh " Temen ku memang ajaib, punya calon suami kaya raya tapi masih memikirkan harga " Ledek Mira


Kevin yang awal nya ingin menegur mira karena telah memukul lengan jeni namun ia urungkan ketika Kevin mendengar calon suami " berarti dia sudah menceritakan kepada sahabat nya itu " batin Kevin. tersenyum


" Aaaa.. Buka mulut mu " Kevin memberikan suapan stik nya kepada Jeni

__ADS_1


Jeni pun replesk membuka mulut nya dan menerima suapan dari Kevin. Jeni menatap Kevin yang aneh hari ini


__ADS_2