
Sisi dan juga dela sudah sampai di villa mereka sangat antusias ketika mendapatkan pesan dari bintang, "Bin asli suami lo itu ganteng banget " puji sisi
"Iyah benar si, ah andai saja waktu itu ia melirik ku bukan sahabat ku, uh udah pasti aku kerem dia didalam rumah "
Bintang melotot kepada kedua teman nya ini " Terus sana kalian puji suami ku, kalian pikir aku tidak panas hah " canda bintang
"Ha ha ha... akhir nya kita bisa melihat kemarahan bintang " ledek dela
"Non di depan ada tuan David dan juga tuan july " ucap encus kepada bintang
"Suruh masuk saja cus, suami aku nya lagi ngajak kevin beli eskrim " jawab Bintang
"Baik Non " encus pun pergi
Dela dan sisi benar-benar tidak berkedip ketika melihat David dan juga Juli " Halo semua nya " sapa Juli
"Hai juga " ucap sisi
Bintang yang melihat kedua teman nya itu hanya tersenyum " Ya Tuhan ada pangeran dari mana ini " ceplos dela
__ADS_1
David yang tau sedang di perhatikan oleh dela ia pun mengedipkan mata satu nya ke arah dela " Ya Tuhan dia berkedip " seru dela
"Is kalian ini, baru saja kalian memuji suami ku, sekarang malah menatap kedua sahabat suami ku " Ucap bintang " Duduk lah, suami aku sedang pergi dulu bersama kevin " kata bintang
"Oh iya tidak apa_apa" balas Juli, ia hanya cuek saja ketika di tatap oleh sisi
Bintang pun bangkit dari duduk nya " Kalian mau minum apa? biar aku ambilkan " tanya bintang
"Apa saja yang penting dingin " balas Juli tersenyum
"Temen gak ada ahlak, kita yang nyampe duluan saja tidak di tawari minum tapi ketika mereka datang langsung di tawari minum " sebal sisi
"Sama kan saja sama si ganteng " balas dela
Binatang menggelengkan kepala nya melihat kedua sayanya nya itu, lalu ia pergi ke dapur untuk membuatkan minum
"Hai ganteng, siapa nama nya.? " tanya dela kepada David sambil mengulurkan tangan
David yang memang penakluk wanita tentu saja senang ketika ada wanita " Saya David dan ini teman saya Juli " balas David sambil membalas uluran tangan dela
__ADS_1
"Halo Juli " sapa dela dan sisi
" Hmm.. " jawab Juli dingin
"Is ternyata dia kaya es balok, tapi aku suka " ucap sisi " Biar deh es balok juga yang penting gagah dan tampan " puji sisi
Bukannya menjawab Juli malah pamit keluar untuk mencari angin, ia sangat tidak suka dengan wanita yang seperti sisi dan juga sisi terlalu gampang mengenal laki-laki
Juli berjalan_jalan di pinggir pantai dengan celana sedikit ia lipatkan agar tidak basah, lalu ia melihat seorang gadis yang selama ini dia incar, lalu Juli pun menghampiri wanita itu " Hai sedang apa kamu di sini.? " tanya Juli
"Eh tu_tuan " jawab gadis itu malu
"Kenapa kamu di sini sendiri.? " tanya Juli
" Aku lagi mencari udara segar karena den kevin sedang pergi " jawab gadis itu
"Oh, mau aku temani? " tanya Juli sambil melirik ke arah gadis itu
"Tidak perlu tuan, silahkan anda lanjut saja " ucap gadis itu merasa tidak enak, karena mau bagian mana pun ia sadar diri dengan posisi nya yang hanya sebagi pengasuh majikan nya
__ADS_1
Wanita itu adalah encus, yang selama ini selalu jadi incaran Juli, dengan paras nya yang manis dan memiliki kulit sawo matang dan mata bulat, membuat Juli tertarik kepada nya