
Sesuai janji nya bintang hari ini menjemput kevin di sekolah nya, ketika bintang turun dari mobil ia begitu kaget ketika melihat kevin yang menangis bersama wanita " loh ko kevin menangis " bintang dengan cepat berjalan ke arah kevin
. "Akun ini ibu mu, ibu kandung kamu " bentak melin yang sedang memaksa kevin untuk ikut dengan nya
"Melin " teriak bintang
"Bunda " kevin langsung berlari ke arah bintang dan memeluk bintang
"Apa urusan mu, dia anak ku jangan ikut campur " Bentak melin kepada bintang
Plak...
"Kau " tunjuk melin ke arah bintang
Bintang menampar melin dengan keras " Saya tidak akan menampar anda jika anda tidak memaksa anak saya, jika memang anda seorang ibu, seharusnya anda tau bagai mana memperlakukan seorang anak kecil " ucap bintang tegas
"Terserah gue, dia kan anak gue " melin tidak ingin kalah
"Ngomong sama anda sama saja ngomong sama tembok " ucap bintang kesal " jangan pernah temui anak saya lagi " Bintang langsung membawa kevin ke dalam mobil
"Awas saja ja*** aku tidak Terima di ginikan " teriak melin seperti orang gila
__ADS_1
Di dalam mobil kevin masih menangis " maafkan bunda ya, gara-gara bunda telat jemput " ucap bintang sambil memeluk kevin
"Bunda apa benar wanita itu ibunya kakak ? hiks... " kevin menatap wajah bintang
Bintang bingung harus menjawab apa, karena di usia kevin sekarang belum waktu nya ia mengetahui kebenaran nya, bintang tidak ingin membuat kevin banyak berpikir " Sayang kamu anak bunda, walaupun kakak tidak di lahir kan di rahim bunda tapi kakak tetap anak bunda" ucap bintang mengelus kevin
Kevin memeluk bintang dengan erat " Iyah bunda "
* Sepertinya aku harus bicara dengan devan soal ini * Batin bintang
"Pak kita ke kantor suami saya ya " pinta bintang kepada supir
"Baik non " jawab supir
Sesampai nya di loby kantor bintang bertemu dengan David " bintang ngapain di sini.? " tanya David " sini biar aku yang gendong kevin " pinta david, bintang membiarkan david untuk menggendong kevin
"Aku kesini ingin bicara penting kepada suami ku " jawab bintang mengekor di belakang david
"Seperti nya ada hal serius sampai kamu menemui suami mu di kantor "
"Iyah ini tentang melin " jawab jujur bintang
__ADS_1
David menggelengkan kepala nya " yang sabar ya " ucap David
Mereka pun sampai di depan ruangan devan, Merek pun masuk kedalam ruangan devan
Devan yang melihat istri nya dan David yang sedang menggendong kevin merasa heran " loh honey tumben kesini.? " tanya devan " taruh saja kevin di ruang pribadi aku " pinta devan kepada David
Bintang duduk di sopa dengan di ikuti devan " ada apa honey " tanya devan yang melihat wajah sang istri yang sedang kesal
David ikut duduk di sopa setelah menidurkan kevin di ruang pribadi devan " tadi pas aku jemput kevin ke sekolah aku melihat kevin sedang menangis "
"Loh ko bisa.? " tanya devan dan David
"Melin memaksa kevin untuk ikut dengan nya " ucap bintang
Devan mengepalkan tangan nya " kenapa dia tidak ada kapok_kapok nya " ucap devan " padahal kemarin aku sudah memberikan sejumlah uang, agar ia tidak mengganggu keluarga kita lagi " ucap geram devan
"Lo kasih dia uang.? " tanya David
"Iyah"
"Kenapa kamu tidak cerita padaku. ? " tanya bintang
__ADS_1
"Kemarin kamu habis lahiran honey, aku tidak ingin membebani mu dengan urusan wanita itu " ucap jujur devan sambil menatap sang istri