
Setelah bersedih_sedih di kamar anak sulung nya,Bintang meninggalkan anak sulung nya itu, ia langsung menghampiri keberadaan sang suami dan kedua anak nya, ketika bintang menghampiri sang suami ia melihat kedua anak nya dan juga suami nya yang sedang tidur di karpet depan TV " Apa aku terlalu lama di kamar kakak, sehingga mereka sudah tidur pulas " Bintang langsung duduk di samping sang suami
"Walaupun sudah punyak anak tiga, kamu tetap tampan sayang " puji bintang sambil mengelus pipi sang suami
" honey " lirih devan dengan mata yang masih terpejam
"Apa aku sudah mengganggu mu.? " tanya bintang
"Tidak, aku memang menunggu mu " Balas devan, ia pun mencoba untuk bangkit dari tidur nya, kedua anak nya yang terlelap tidur merasa tidak terusik ketika devan bangun dari tengah-tengah mereka
"Ayo kita pindahkan kedua anak kita ke kamar " ajak bintang, devan pun menggendong anak nya satu persatu ke dalam kamar anak_anak, setelah beres mereka pun langsung masuk kedalam kamar nya
"Sayang, sikat gigi dulu " kata bintang mengelus dagu sang suami, devan pun menurut saja perintah tuan putri ia langsung melesat ke dalam kamar mandi
Sedangkan bintang ia sudah merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur dengan gaun malam nya, devan yang baru keluar dari kamar mandi ia langsung naik ke atas tempat tidur dan masuk kedalam selimut tebal " Honey.... " devan mencium pundak sang istri
"Eum.... " dengan suara paruh nya, bintang langsung membalikan tubuh nya "Kenapa.? "
__ADS_1
"Aku merindukan mu honey " bisik devan
"Tapi aku lelah sayang "
"Biar aku yang bekerja, kamu pasrah saja honey " bintang pun mengangguk saja, menolak pun percuma, apa lagi melihat Pisang devan yang sudah berdiri tegak tanpa sehelai benang pun
Devan yang sudah mendapatkan lampu hijau ia pun langsung beraksi, Bintang yang awal nya hanya ingin pasrah tapi karena tidak tahan dengan permainan sang suami, ia pun ikut bergoyang di bawah sanah " Aaaahhh..... sssttt... sayanggggg.... "
"Yes, baby "
Devan membalikan tubuh bintang, bintang sudah bergaya sepatu kodok
"Ssstttt yes.... "
"Kamu memang paling pintar honey " puji devan
Devan terus bergoyang dengan penuh semangat.... kedua nya pun sampai puncak "Aaahhh.... "
__ADS_1
"Terimakasih honey " ucap devan mengecup kening sang istri
Bintang memeluk sang suami dengan erat " Sayang.. tadi aku sangat terharu dengan anak sulung kita "
Devan langsung mengkerut kan kedua alis nya " lalu.? "
" Ketika, aku bilang jangan terlalu lelah untuk belajar, apa kamu ingin tau apa jawaban anak sulung kita.? "
"Hem.. "
"Dia ingin membanggakan kita dan kedua adik nya, ia juga ingin menjadi kakak yang baik untuk kedua adik nya dan ingin memberikan contoh yang baik untuk kedua adik nya, aku sangat terharu dengan jawaban anak sulung kita Hiks.. " Bintang menangis di pelukan sang suami
Devan mengelus kepala sang istri " Anak kita sudah dewasa honey, Kita pasti akan bangga kepadanya, jadi berhenti lah menangis, kalo kevin tau ia pasti akan sedih
Bintang pun berhenti menangis, karena ia tidak ingin anak sulung nya itu ikut sedih " Heum.. "
"Ya sudah ayo tidur, atau mau main lagi" goda devan sambil mencolek dagu sang istri
__ADS_1
"Is kamu ini, aku lelah, aku mau tidur saja " balas bintang, ia langsung memejamkan kedua mantannya, sedangkan devan ia tersenyum melihat tingkah sang istri