Bos And Me

Bos And Me
Ulat keket


__ADS_3

Setelah semua nya berangkat kerja tinggal lah di rumah, Bunda, Rania dan juga Jia yang sedang mengaduk putri " bunda merasa bosan diam di rumah " Keluh bunda


" Bagai mana jika kita jalan_jalan aja Bun" Ajak Rania


" Boleh,tapi keman.?"


Rania sedikit berpikir " Bagai mana jika kita ke butik nya kak keysa sekalian ngajak makan siang di luar "


" Boleh "


" Jia kamu ikut juga ya, soalnya biar aku bisa bebas buat memilih gaun yang cantik di butik kakak ipar "


" Iyah kamu ikut saja " Ucap bunda


" Baik nyonya, nona " jawab Jia pasrah padahal ia sangat malas sekali jika harus keluar


Sesuai dengan rencana bunda, Rania dan juga Jia yang menggendong Putri, mereka sudah sampai di butik Keysa " selamat datang nyonya " Sapa Pelayan butik


" siang, apa putri saya ada.?"


" non Keysa sedang keluar nyonya sedang mencari bahan untuk gaun yang di pesan oleh ibu menteri "


" Oh baik lah, kalo begitu saja tunggu di ruangan nya saja " Bunda, Rania dan juga Jia langsung ke ruangan Milik Keysa, ruangan yang Cukup besar dan nyaman " Pantas saja putri ku betah di sini, orang tempat nya aja nyaman " gumam Bunda


" Bun, Rania ingin lihat_lihat dulu gaun ya " pamit Rania


bunda mengangguk " Sekalian bawa jia, suruh jia memilih gaun, Itung-itung itu bonus dari bunda "


" tapi nyonya "


" Sudah ayo " Ajak Rania membawa Jia ke tempat gaun yang cantik_cantik


Walaupun Rania dan bunda sering Membawa pulang gaun cantik, tapi itu tidak gratis mereka tetap bayar, paling Rania akan meminta diskon kepada kakak iparnya itu


Keysa batu saja datang dari luar ia melihat ada Rania dan juga Jia " kalian di sini.?"


" hai kak, kami sama bunda juga, bunda ada di ruangan kakak " ucap Rania


" Oh, baik lah " ucap Keysa " oh iya jia, kamu jangan memakai gaun yang seperti Rania, itu tidak cocok untuk kulit putih mu, mending kamu cari baju nya di sebelah sana, di sana model nya bagus_bagus jika di pakai boleh mu " saran Keysa, lalu meninggalkan Rania dan juga Jia


" terimakasih kak " Jawab Jia


" Hah! kak.?" Tanya Rania kaget

__ADS_1


" Maaf non, kak keysa yang meminta nya " ucap Jia tidak enak


" Oh begitu, ya sudah ayo kita cari pakaian yang pantas untuk mu " Ajak Rania


Rania bukan wanita yang seperti Lusiana yang suka merendahkan orang, sifat Rania sama seperti Bunda dan juga Keysa yang tidak pernah membeda-bedakan orang


" Bunda "


" hei sayang " Jawab bunda, Keysa mencium tangan punggung bunda lalu membaringkan tubuhnya dengan kepala di atas paha sang bunda


" Tumben bunda ke sini "


" Hanya sedang jenuh saja di rumah, makanya bunda datang ke sini " Bunda mengelus rambut halus sang anak


" bunda udah pesan minum.?"


" Tidak perlu bunda tadi sudah mengambil minuman kaleng di lemari pendingin " Tolak bunda " pantas putri bunda betah di sini, ternyata mempunyai kamar yang nyaman "


" Heheh.. maaf bunda Keysa jarang pulang, habisnya Keysa di sini banyak kerjaan kalo di bawa ke rumah takut nya gak konsen " Ucap Keysa jujur


" Iyah Tidak apa_apa sayang, bunda mengerti dengan kesibukan mu tapi tetap jaga kesehatan ya, bunda tidak ingin jika anak bunda sakit "


" Siap bunda "


Kevin yang baru selesai bertemu dengan rekan bisnis nya, di kejutkan dengan Lusiana yang sedang memarahi sekertaris ya


"Dasar wanita rendah " Bentak Lusiana


" Ada apa ini .?" tanya kevin


Lusi langsung menggelayut manja di lengan Kevin ,namun Kevin segera menepis nya " Saya bilang ada apa " bentak Kevin


" lihat tu wanita rendahan itu sudah menjatuhkan Minuman di baju Ku " Adu Lusi


* Ti.tidak tuan, tadi saya tidak sengaja " Ucap sekertaris Kevin


" keluar " Usir kevin kepada sekertaris nya " Lalu mau apa kau ke sini.?"


" aku ingin mengajak mu makan Siang "


" Kamu pasti sudah tau jawaban nya kan, jadi jangan pernah datang atau mengajak ku untuk mengikuti keinginanmu " Bentak Kevin


" Apa kamu akan seperti ini terus kepadaku.? Aku ini calon istrimu Kevin " Suara Lusi lebih tinggi dari pada kevin

__ADS_1


Kevin memegang rahang Lusi dengan kuat " Dengar jal_g sampai kapan pun aku tidak akan pernah menikahi mu, karena aku merasa tidak ada yang perlu aku pertanggung jawabkan " bentak Kevin lalu melepaskan cengkraman nya " pergi kau dari sini dan jagan muncul lagi di hadapan ku, karena aku akan membongkar kedok mu "


Lusia yang takut melihat tatapan Kevin yang menyeramkan, ia langsung pergi dari ruangan Kevin dengan wajah yang lusuh


Di dalam ruangan Kevin sangat kesal, namun seketika wajah nya mulai tersenyum ketika anak buah Kevin mendapatkan Vido dan juga Foto_foto Lusi yang sedang bermain di ranjang " kena kau jala_g, kau sudah membuat hidupku hancur dan sekarang giliran Mun" Ucap Kevin dengan wajah yang sangat seram


~ Di tempat makan


Bunda, Rania, Keysa dan juga Jia sudah berada di salah satu restoran, mereka memesan bermacan_macam Menu, Jia yang melihat itu hanya bisa gigit jari " Orang kaya mau bebas mau pesan apapun jiha jadi tanpa harus melihat harag nya dulu "


" Jia makan lah " Kata Rania


" I..iya non "


Keysa menaruh lauk pauk di piring Jia " Makan yang banyak mengurus putri itu butuh tenaga "


" Terimakasih kak "


Bunda tersenyum senang karena putri nya telah timbun menjadi anak yang baik " ayo di makan "


" Bunda "


" Uh ulat keket " sindir Rania


" Bunda sedang apa di sini.?" Tanya Lusi yang berniat untuk makan siang dengan seseorang


" Apa kamu buta kita sedang apa.? " Tanya Kesya ketus


Lusi memanyunkan bibirnya lalu berniat untuk duduk namun tidak ada kursi " eh babu minggir " usir Lusi


Brak..


Bunda, Rania dan juga jia terkejut " Apa Lo tadi bilang? babu.? apa Lo gak ngaca lo aja babu tempat kerja Lo, dan sekarang malah bilang babu ke Jia, apa di rumah Lo gak punya kaca *


" Bunda hisk " Lusi merengek meminta pembelaan dari bunda


" kamu memang salah Lusi, saya paling tidak suka dengan orang yang sudaha merendahkan orang lain " Ucap bunda bukan nya membela bunda juga malah ikut mengomentari sikap Lusi


" maaf bunda "


" sekarang Lo pergi, disini sudah tidak ada kursi kosong " Usir Keysa


" tidak perlu, biar aku saja yang pergi kak "

__ADS_1


Jia ingin bangkit dari duduk nya namun di tahan oleh Keysa " diam di tempat dan nikmati makanan mu, jangan hiraukan ulat keket ini, yang lebih dulu duduk di sini itu kamu, seharusnya dia berfikir dan pergi dari sini "


__ADS_2