
Pagi ini sisi sudah di dandan dengan cantik oleh time MUA, walaupun menikah sederhana cuman ada para pelayan dan saksi Tidak ada sahabat juli dan tidak ada sahabat sisi, Mereka menikah sangat tertutup "Wah cantik sekali non " Puji MUA itu
"Ini berkat kalian " jawab sisi lembut, ia juga tidak yakin kenapa wajah nya bisa berubah menjadi cantik seperti ini
"Aku tidak menyangka akan menikah dengan laki-laki yang tidak pernah aku cintai, kedua sahabat aku pun tidak ada di sini bahkan keluarga aku pun tidak ada yang tau, Semoga ini pilihan yang benar untuk ku " batin sisi
"Non ayo turun semua orang sudah menunggu di bawah " ucap pelayan itu
Sisi pun berjalan ke arah pelayan itu, mereka membawa sisi ke bawah dengan hati_hati, pemandangan di bawah sana sangat lah indah dengan dekor, sisi melihat tatapan Juli yang tidak berkedip melihat dirinya " Apa dia terpesona atau mungkin karena aku jelek " gumam sisi
__ADS_1
Setelah sampai, pelayan itu memberikan sisi kepada Juli, Juli dengan senang hati menggandeng tangan sisi "Kamu sangat cantik " bisik Juli, yang membuat wajah nya merona
Walaupun sederhana tapi Juli tidak ingin menyia_nyaikan pernikahan nya, karena bagi Juli pernikahan itu sakral dan sekali seumur hidup, tidak ada yang nama nya perceraian
Tidak lupa fotografer juga mengabaikan foto_foto mereka, Setelah acara selesai sisi langsung di bawa ke kamar Juli yang sudah di dekor dengan sedemikian rupa " Sekarang kamar mu di sini, kita sudah menikah jadi tidak baik jika tidur berpisah " ucap Juli kepada sisi
Sisi pun masuk, ia melihat kamar Juli yang banyak di taburi dengan bunga mawar merah" untuk apa menghias kamar ini, toh kita bukan pengantin sungguhan, kita menikah karena ank ini " ucap sisi dengan nada sinis
__ADS_1
Juli membuang napas berat " Bagi mu ini pernikahan ini karena anak, tapi bagiku pernikahan ini demi kita dan demi calon anak kita "
Ucapan Juli membuat sisi membulatkan kedua mata nya, tidak menyangka ternyata Juli akan berucap seperti itu " Sudah jangan melamun jika ingin mengganti pakaian ganti lah aku sudah memenuhi lemari ku dengan pakaian kamu " kata juga la pun membuka jas nya karena sudah gerah
Sedangkan sisi ia masuk ke kamar mandi karena ia juga sudah gerah dengan pakaian yang ia pakai " Aduh bagai mana ini aku lupa tadi gak bawa baju, main masuk aja " sisi menggerutu karena kebodohan diri nya sendiri " Apa aku meminta nya untuk mengambilkan baju ganti ku.? ah tidak mungkin dia pasti tidak akan mau " sisi pun keluar dengan menggunakan jubah mandi ia melihat Juli yang tertidur di atas tempat tidur " Untung dia tidur " sisi segera masuk ke ruang ganti, ia melihat banyak sekali baju yang ukuran dirinya
"Apa dia sengaja membeli baju_baju ini " gumam sisi yang masih memilih pakaian nya, akhirnya sisi pun menggunakan dress rumahan selutut
Sisi keluar dari ruang ganti ia melihat Juli yang tampak nya nyenyak sekali, sisi berjalan ke arah sopa ia duduk di sana dengan pandangan melihat ke arah jendela
__ADS_1