
Di luar ruangan devan sudah ada David dan Juli yang sedang gelisah karena takut ada keributan di ruangan devan, yang awal nya mereka akan mengajak makan siang namun di cegat oleh sekertaris devan, dan bilang kalo di ruangan devan sedang ada mantan istri dan istri tuan nya, mereka juga ragu untuk masuk.
"Menurut mu apa yang akan terjadi di dalam. ? " tanya david kepada Juli
"Entah lah, mungkin cakar_cakaran atau jambak rambut seperti di TV tv " balas Juli
"atau mungkin nyonya akan menampar habis mantan istri tuan " Sekertaris devan ikut bicara
Namun tidak lama kemudian melin keluar dengan keadaan rapih tidak ada ke lusuhan di wajah nya " Melin" ucap David
Melin tidak menghiraukan panggilan David ia langsung masuk kedalam lip meninggalkan mereka" Apa tidak terjadi apa_apa di antara mereka.? " tanya david, lalu ia masuk keruangan devan
Bintang dan devan melihat siapa yang masuk " Sini kak, duduk lah kita makan bersama" ajak bintang ramah
__ADS_1
David melirik juli, karena mereka tidak melihat ada kekacauan di ruangan devan " apa kalian baik_baik saja? " tanya Juli tiba-tiba
"Memang nya ada apa.? " tanya bintang
"Barusan kan... " tanya David yang sudah duduk di sopa
"Oh, melin " ucap bintang
"Istriku bukan hanya pintar masak tapi dia juga pintar menyingkirkan ulat bulu dengan sikap tenang nya " Bangga devan
"Kalian itu ada_ada saja " bintang menaruh makan di atas piring sang suami dengan porsi banyak, Devan seolah mengerti ia pun menyuapi bintang "Sudah kalian makan lah keburu dingin "
"Kamu memang wanita hebat bintang " puji David
__ADS_1
"Istri siapa dulu dong " bangga devan
Melin yang kesal karena ucapan bintang ia memukul stir mobil nya " Aaaahhhh... wanita sialan awas sana kau akan aku rebut kembali devan dari mu, kevin ya, aku harus mencari tau tentang kevin " Melin langsung pergi dan mencari tau tentang kevin, hanya itu cara satu_satu nya untuk melin bisa mendapatkan devan lagi
Bintang sebenarnya ia takut, ia takut kalo melin akan mendekati kevin, " Bagai mana jika melin mengambil kevin dari ku " batin bintang
Devan yang sedang bekerja melihat ke arah sang istri, devan berjalan ke arah sopa " Apa yang sedang kamu pikirkan honey? " tanya devan sambil duduk di samping bintang
"Aku tidak memikirkan apa_apa, hanya saja aku memikirkan bagai mana jika melin mengambil kevin dari kita, aku takut jika ia akan mengambil kevin, walaupun aku tau dia adalah ibu nya tapi aku ragu jika melin menyayangi kevin dengan tulus, apa lagi tadi dia tidak mengingat kevin " bintang menceritakan kegundahan nya kepada devan
"Itu tidak akan pernah, Hak asuh sudah aku dapatkan, aku sudah mengurus hak asuh kevin sejak lama karena aku yakin melin akan kembali" Ucapan devan membuat sedikit bintang tenang
"Benar kah? "
__ADS_1
"Iyah honey, aku juga tidak ingin wanita itu masuk lagi ke kehidupan kita " Balas devan sambil memeluk bintang
Devan memang sudah mengurus semua nya, ia kuga tidak bodoh makanya sedari awal ia sudah mengurus hak asuh kevin, Hak asuh sangat gampang devan dapatkan apa lagi dengan kepergian melin begitu saja itu mempermudah devan mendapatkan hak asuh, devan sudah membuang semua masa lalu nya, ia tidak ingin terjebak dengan masa lalu nya.