
sisi merasa tidak percaya jika Juli tidak pernah membawa wanita ke rumah ini, apa lagi dia seorang mapia mana mungkin mereka tidak bermain cewek, setelah mengobrol bersama bibi dan para pelayan sisi pun masuk kedalam kamar nya karena lelah ia pun tidur
Sedangkan di kediaman devan, ia sedang heboh memberi pengumuman kepada para pelayan dan juga anak nya, kalo sekarang istrinya sedang hamil lagi,Devan sangat antusias ketika tau sang istri hamil kembali " jadi kakak akan punya adik lagi ayah.? " tanya kevin
"Iyah sayang, bunda sekarang lagi hamil lagi, kakak senang kan. ? " tanya devan kepada kevin
"Tentu saja, mudah_mudahan adik bayi nya laki-laki agar kakak ada temen "
"Doakan saja ya sayang, agar adik bayi nya laki-laki " ucap devan mencium kening sang anak
Devan hari ini tidak masuk kantor karen ia ingin memanjakan sang istri, sedari tadi devan duduk di dekat sang istri sambil membawa main kesya " apa ada yang kamu inginkan honey.? "
"Tidak.. mungkin ini karena kehamilan kedua ku, jadi tidak terlalu repot seperti kehamilan pertama " jawab bintang
"Kalo ingin apa, kasih tau aku ya, aku ingin memanjakan mu " jawab devan, dan di balas dengan anggukan
__ADS_1
DI PERUSAHAAN
Sedangkan di perusahaan, David dan juga ikut bahagia karena devan akan mendapatkan anak lagi " Dia subur dan makmur ya "ucap juli
" Bagai mana tidak subur dan makmur kalo tiap ada waktu langsung di tunggangi " David pun tertawa bersama dengan julian
"Oh iya bagai mana hubungan mu dengan sisi. ? " tanya David
"Masih sama saja, kamu doakan saja supaya hari sisi luluh, dan rencana nya besok aku akan menikah dengan nya, jadi besok kamu jangan ganggu aku " ucap juli serius
Juli selalu berdoa agar hati sisi di bukaan untuk nya dan juga calon anak nya " gue ijin pulang lebih cepat ya,gue mau beli cincin pernikahan " setelah ijin Juli pun langsung pergi ke toko perhiasan untuk membeli cincin
Setelah mendapatkan cincin, Juli langsung pulang tapi ia mampir ke sebuah supermarket untuk membeli susu ibu hamil dengan bermacam rasa, ia juga membeli udang dan cumi entah kenapa rasanya ia sedang ingin makan udang bakar dan cumi bakar, sesampai nya di rumah juli langsung menyuruh koki untuk membuatkan keinginan nya
Tok.. tok.. tok..
__ADS_1
Karena tidak ada jawaban juli pun masuk kedalam kamar sisi, ia melihat sisi yang sedang meringkuk di atas tempat tidur " Ternyata kamu tidur " juli berjalan ke tempat tidur ia pun membenarkan selimut sisi agar ia tidak kedinginan karena AC nya cukup dingin
Setelah mengecilkan AC, juli keluar kamar dengan hati_hati karena takut sisi terusik
Sisi membuka mata nya " ternyata kamu sangat perhatian " gumam sisi, sebenarnya sisi sudah bangun sedari tadi ketika ia mendengar suara pintu di buka, tapi ia pura-pura untuk tidur
Setelah membersihkan diri, juli langsung kem meja makan ia sudah tidak tahan untuk memakan udang dan cumi bakar " Apa sudah matang.? " tanya juli
"Sudah tuan" jawab bibi
"Baik lah kalo gitu taro saja di meja makan ya bi, aku akan membangunkan sisi dulu" juli naik ke lantai atas untuk membangunkan sisi
Sisi yang baru saja beres mandi ia kaget dengan ke datang juli " Tutup mata mu " sisi kaget karena ia hanya menggunakan handuk saja
Juli pun langsung menutup mata nya walaupun ia sedikit_sedikit mengintip bagai mana mulus nya tubuh sisi, bahkan junior nya sudah mulai berontak
__ADS_1