Bos And Me

Bos And Me
KEDATANGAN MELIN


__ADS_3

" Akan sangat mudah melupakan orang yang tidak penting dalam hidup kita, apa lagi orang itu yang membuat kenangan pahit " Bukan devan yang menjawab melainkan....


"Honey " sapa devan ia langsung menghampiri sang istri


Melin langsung menatap wanita yang baru saja datang itu, ia menatap tidak suka, Ya wanita yang sedang memohon itu adalah mantan istri devan, ia mendatangi devan karena karir nya yang sudah hancur akibat ulah nya sendiri yang sudah berani bermain api dengan seorang laki-laki beristri, melin tidak ingin hidupnya menjadi gembel makanya ia mendatangi devan, karena ia tau hanya devan yang bisa menyelamatkan hidup nya


FLASHBACK ON


Ketika bintang sedang asik membuka majalah ia melihat ada resep makan yang membuat ia tergiur, akhir nya ia meminta bibi untuk membeli bahan_bahan nya, bintang berencana akan membawa makan itu ke kantor devan karena ia ingin devan menyicipi nya sebelum ia yang makan


Bintang pun sampai di perusahaan devan, ia bisa masuk dengan mudah nya ke ruangan devan karena karyawan sudah mengenal nya, Setelah sampai di lantai dua puluh bintang berjalan ke meja sekertaris devan " Mbak, apa suami saya ada di dalam.? " tanya bintang ramah


Wanita itu merasa bingung harus jawab apa " A.. ada tapi.. " ucap sekertaris devan terhenti ketika ia mendengar suara tangisan seorang perempuan


Tidak menunggu lama bintang pun membuka pintu ruangan devan, sebelum masuk ia juga mendengarkan pembicaraan devan dengan wanita itu


Deg..

__ADS_1


Jantung bintang seolah berhenti seketika, tapi ia juga tidak ingin hanya diam saja, bintang pun masuk keruangan devan


" Akan sangat mudah melupakan orang yang tidak penting dalam hidup kita, apa lagi orang itu yang membuat kenangan pahit " ucap bintang dengan berani, karena ia juga sudah tau bagai mana sipat mantan istri devan


FLASHBACK OFF


Bintang balik memandang melin tak kalah dengan tatapan tajam nya " Sayang maaf aku tidak memberi tau mu kalo aku akan datang " ucap bintang lembut


"Tidak apa_apa honey " Jawab devan tak kalah lembut


"Siapa dia devan.? " tanya melin, yang pura-pura tidak tau, padahal ia sebenarnya sudah tau karena pernah lihat di sebuah berita dan majalah yang ia baca


Melin membuang muka ke arah lain, seolah ia tidak ingin membalas uluran tangan bintang, bintang menaikan alis sebelah nya " Ada apa anda datang menemui suami saya ? " tanya bintang yang sudah duduk di sopa dengan di temani devan, devan hanya diam saja


"Saya hanya kan berbicara dengan devan bukan dengan mu " balas melin sinis


"Tapi orang yang akan kamu ajak bicara saja tidak ingin ngomong sama kamu, jadi biar aku yang mewakilinya, apa kamu datang kemari ingin menanyakan tentang kevin.? " tanya bintang

__ADS_1


"Siapa kevin.? " tanya melin yang tidak tau siapa itu kevin, karena ketika ia meninggalkan anak nya masih dengan ke adaan bayi merah


Devan menatap tajam ke arah melin, " Pantas saja kau tidak tau karena kau adalah ibu yang tidak pantas di sebut ibu " balas devan sinis


Melin seolah bungkam dengan ucapan devan, ia benar-benar tidak ingat kalo ia pernah melahirkan


"Sayang.. " bintang mencoba menenangkan devan yang sudah mulai naik pitam


"Jika bukan karena kevin, ngapain anda datang kemari.? Mau merayu suami saya.? " tanya bintang


"Bukan urusan mu " balas melin


"Semua yang berurusan dengan suami dan anak saya, sudah menjadi urusan saya karena mereka juga tidak akan bilang YA jika saya tidak memperoleh kan nya " ucap bintang tegas, lalu menatap sang suami


"Jika tidak ada urusan lagi silahkan tinggalkan ruangan suami saya karena ini sudah jadwalnya makan siang " kata bintang


Melin benar-benar menatap sinis kepada bintang " Aku akan datang lagi" ucap melin sambil meninggalkan ruangan itu

__ADS_1


"Wanita gila " ucap devan


Halo pembaca setia Ema, dukung terus ya karya Ema dengan cara like dan komentar, Karena dukungan kalian sangat berarti untuk Ema, terimakasih 🙏😍


__ADS_2