Bos And Me

Bos And Me
Hari bahagia


__ADS_3

Hari ini Jeni memandang wajah nya di depan cermin. Wajah yang sudah di rias cantik bahkan jeni merasa dirinya sangat berbeda, Namun jeni sangat merindukan sang kakak, andai saja jika sang kakak masih ada mungkin akan semkin sempurna kebahagian jeni.


Jeni yang sudah tidak memiliki siapapun merasa sedih ketika dirinya di antar ke altar oleh kak Keysa


Pria tampan itu sudah memaki jas yang akan sepadan dengan jeni, rambut yang di sisir dengan ramping bahkan mungkin nyamuk pun enggan untuk mendarat di sana karena rambut yang terlihat Licin dan segar. Laki_laki itu terlihat gagah dan tampan yang sudah siap menanti kedatangan Jeni


Kevin tersenyum dan mengulurkan tangannya agar Jeni membalas uluran tangan Kevin. Kevin dan jeni mereka saling berucap janji suci bahkan jeni sempat meneteskan air mata nya karena rasa haru dan tidak percaya bahwa hari ini ia akan melepas masa gadis nya


Kevin yang melihat jeni menangis langsung mengudap dengan jari nya sambil tersenyum manis kepada Jeni. Setelah acara janji suci Kevin dan jeni saling memasangkan cincin satu sama lain.


Acar begitu megah dan tamu undangan juga tidak kaleng_kaleng, ayah dan bunda menyebarkan dua ribu undangan kepada kerabat dan juga rekan bisnis


Acara cukup meriah apa lagi yang menikah adalah anak sulung dari keluarga Devan anderson orang terkaya seasia bahkan luar Asia.


Bukan hanya para undangan yang datang bahkan sahabat Devan yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu pun ikut hadir. David endrik dan juga Juli xu


Ketiga laki_laki yang sudah tidak muda lagi itu pun mereka saling melepas rasa rindu mereka


Para tamu pun mengucapkan selamat kepada Kevin dan jeni, banyak yang merasa iri karena di usai Kevin yang sudah mulai kepala tiga namun bisa mendapatkan daun muda. Kaki jeni sudah mulai kesemutan bahkan mungkin mulai lecet " Duduk saja jika sudah lelah " ucap Kevin yang merasa kalian kepada Jeni


" Tidak apa-apa kak. Lagian ini kan sekali seumur hidup " jawab jeni sambil tersenyum

__ADS_1


Kevin tersenyum dan mendekati bi_r jeni namun itu semua harus terhenti ketika ada pengganggu " Jeni sayang " seru meli memeluk sahabat jeni dengan erat " Selamat ya sahabatku " ucap melin tulus


" Terimakasih ya " jawab Jeni


" hai opa Korea, selamat ya atas pernikahan nya, titip sahabatku jangan sakiti dia dan jangan siksa dia di malam pertama kalian " lirih melin " Dan jangan buat dia tidak bisa berjalan di esok hari nya "


Plak..


Jeni memukul lengan melin yang mulai ngomong ngawur " kamu pikir ini hidup di dalam novel yang akan menghabiskan malam pertama sampai tidak bisa jalan " tegur Jeni heran kepada teman nya ini


" Ya kan siapa tau saja opa Korea ini sangat ganas di malam pertama " ucap meli sambil melirik ke Kevin " Seperti nya suamimu sangat ganas di malam pertama, jadi hati_hati " bisik melin lalu ia pergi meninggalkan pasangan itu


Kevin mendongakkan kepalnya " aku bukan hanya ganas tapi aku juga sangat rakus jika menyangkut malam pertama "


Jeni langsung menunduk dan menelan air ludahnya sendiri, Rasa nya sangat takut jika Kevin akan memakannya malam ini juga.


Hari sudah semakin malam, tamu undangan pun sudah berpamitan untuk pulang. kini Kevin dan juga jeni sudah berada di Dalam kamar hotel, mereka duduk di sopa karena merasa lelah " kamu mandi lah lebih dulu, setelah itu aku" ucap Kevin yang menyuruh jeni untuk mandi lebih dulu


Jeni hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia pergi ke kamar mandi, sesampai nya di kamar mandi, jeni menatap dirinya di pantulannya cermin " Ya Tuhan Jeni malam ini habislah kamu di makan oleh nya " ucap jeni di depan cermin. saat ini jeni sungguh gugup dan takut.


Sedangkan di kamar, Kevin duduk di sopa menyenderkan tubuhnya dengan kancing kemeja yang sudah ia buka sehingga dada bidang miliknya terekspos jelas. Kevin menutup mata nya karena ia merasa lelah

__ADS_1


Jeni keluar dari kamar mandi, ia melihat pemandangan yang tidak biasa, Jeni menggigit bi_r bawah nya melihat Kevin yang sangat tampan walaupun sedang tertidur, tidak ingin berlama-lama jeni langsung mencari pakaian nya sebelum Kevin bangun dari tidur nya" kemana baju_baju ku " Gumam Jeni yang tidak melihat baju yang semalam ia siapkan " Dan apa ini, baju apaan ini,?"


..." Kakak ipar ku pakai lah baju ini di malam pertama, buatlah kakak ku klepek-klepek dengan tubuh indah Mu itu "...


Kini jeni tau siapa yang sudah menggantikan pakaian nya dengan pakaian yang kurang bahan, apa lagi masih ada cap di pakaian itu " Kak Keysa!!" kesal jeni


Kevin terbangun karena kaget mendengar jeritan Jeni, sontak Kevin langsung berjalan ke arah suara. Kevin melihat tubuh jeni yang masih terlilit handuk " Ada apa.?" tanya Kevin menelan silver nya karena terlihat jelas gunung kembar milik jeni yang ukuran nya waw


" hiks.. baju_baju tidak ada " Keluh jeni " kak Keysa telah menggantikan nya dengan pakaian saringan tahu "


Kevin memijat pelipisnya, ia sudah menduga akan ada drama seperti ini " Kamu bisa pakai kemeja ku " Ucap Kevin " lagian ini kan malam pertama kita jadi kita tidak perlu memaki pakaian bukan " goda kevin


Jeni menggigit bibir bawahnya tangan nya sudah meremas baju yang kurang bahan itu " Kakak.. "


Kevin tertawa melihat ekspresi jeni yang berubah seketika " Sudah jangan kamu pikirkan, aku hanya becanda lagian kita sudah membuat kesepakatan jika kita belum saling mencintai maka aku pun tidak akan melakukan nya " ucap Kevin " aku seorang laki-laki jadi akan aku pegang ucapan ku sendiri " lanjut Kevin yang langsung masuk ke dalam kamar mandi


Sedangkan Jeni ia bisa bernapas lega karena Kevin tidak meminta hak nya malam ini, namun entah lah jika malam berikutnya " Mudah_ mudahan kak Kevin tidak meminta secepatnya " gumam Jeni. jeni langsung memakai kemeja milik Kevin, mungkin atas nya bisa aman namun bawah nya belum tentu apa lagi paha Paha putih nya sangat terekspos jelas. jeni langsung lari ke atas tempat tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


Ceklek


Kevin keluar dari kamar mandi ia melihat jeni sudah tertidur dengan balutan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya,hanya kepala nya yang tidak di tutup " Apa dia tidak gerah dengan memakai selimut Seperti ini " Gumam Kevin.

__ADS_1


__ADS_2