Bos And Me

Bos And Me
Saling mencintai


__ADS_3

KEESOKAN HARI NYA


pagi ini tidak ada yang berumah mereka sarapan dengan tenang, bahkan ada canda tawa di meja makan, sedangkan Kevin ia menatap Jeni, Kevin semalam antar sadar dan tidak sadar namun ia ingat dengan ucapan nya kepada Jeni, sedangkan yang di tatap Malah asik dengan sarapan nya " Mulai hari ini Jeni akan di antar oleh Kevin ke sekolah, tidak ada bantahan dan tidak ada penolakan ini perintah mutlak dari raja di rumah ini " Ucap ayah Devan tegas


Jeni yang awal nya ingin protes langsung menutup mulut nya karena ia takut jika ayah sudah berbicara sepeti semua orang pasti tidak akan ada yang menolak nya " baik ayah " jawab Kevin dan jeni berbarengan


Bunda dan Rania mengulum senyum nya mereka terlihat sangat kompak dan tidak berani membatah sang raja rumah ini


Setelah selesai sarapan Jeni beroamitan kepada ayah dan bunda untuk pergi ke sekolah, tidak lupa mencium punggung tangan Ayah dan bunda termasuk Keysa dan juga Rania sedangkan Kenzo ia sudah pergi lebih dulu karena ada Ramat penting di perusahaan " jeni berangkat dulu ya "


" Iyah sayang hati_hati ya " Ucap bunda


Jeni pun masuk kedalam mobil Kevin di susul sama kevin, seperti biasa di dalam mobil tidak ada pembicaraan namun Kevin ingin mencoba memulai lebih dekat lagi dengan jeni seperti yang di lakukan adik adik nya " oh ia, sebentar lagi kamu lulus sekolah, sudah punya rencana ingin masuk ke kampus mana.?" Tanya Kevin membuat suara


Jeni masih menatap luar " Entah lah kak, aku juga bingung harus masuk kemana, lagian aku tidak punya uang untuk melanjutkan pendidikan " jawab Jeni


" kenapa kamu memikirkan biaya, Aku akan menanggung semua biaya kuliah mu " Ucap kevin " Yang penting kamu belajar lah yang benar dan lulus dengan nilai yang bagus biar ayah dan bunda bangga padamu "


Jeni menunduk jujur " entah lah kak, aku merasa malu jika harus membebani kakak dan yang lain nya " lirih jeni jujur


Kevin menghentikan mobil nya di pinggir jalan " Lihat aku "


Jeni pun melihat Kevin " kenapa wanita ini sangat cantik jika di lihat lebih dekat " batin kevin


" kenapa kak.?"


" Dengar ya, kamu itu sudah menjadi tanggung jawab aku, anggap aku ini adalah kakak mu sendiri jangan merasa malu, justru aku yang malu padamu " Ucap Kevin " Aku tidak menerima penolakan kamu cari kampus mana yang ingin kamu daftar kan sisa nya urusan aku "


Kevin melakukan mobil nya kembali, tak lama kemudian Mereka sampai depan gerbang sekolah " sekolah yang benar jangan memikirkan si miko_miko itu, Buat ayah dan bunda bangga padamu dengan nilai-nilai yang bagus, dan satu lagi, aku tidak suka kamu berteman dengan lalki_laki cari lah teman perempuan "

__ADS_1


Jeni merasa bingung dengan ucapan Kevin, sejak kapan Kevin peduli kepadanya " hmm ia kak, kalo begitu aku permisi Dulu" Jeni keluar dari mobil dan menghampiri teman_temannya


Kevin langsung melajukan mobil nya ke kantor, entah ada angin dari mana Kevin melarang Jeni untuk tidak berteman dengan pria, padahal itu buakan nya hal wajar jika mempunyai teman seorang laki_laki.


Di sekolah jeni dan teman_teman nya sudah masuk kelas " barusan kamu di anterin oleh majikan kamu lagi ?"


Jeni mengangguk " Wah kamu benar_benar akan menjadi istri sultan kalo begitu " Ucap teman jeni


" Apan sih kamu, mana mungkin seperti itu, lagian usai kita juga sangat jauh sekali, dan perbedaan kita itu seperti langit dan bumi, jangan menghayal terlalu tinggi nanti kalo jatuh bisa sakit "


" kamu ini di kasih tau ko malah gitu, tapi liaht saja nanti "


jeni langsung lokus ke guru yang sedang mengarah di depan.


~ Di kantor


Tok..tok..tok..


" masuk "


" ini tuan berkas yang harus tuan tandatangani " ucap wanita itu memberikan berkas kepada Kevin


Kevin langsung mendatangi surat itu lalu menyuruh Sekertaris nya untuk pergi " Sudah, sekarang keluar " usir Kevin


Wanita itu sedikit kesal karena kevin yang tidak melirik nya Sama sekali padahal dia sudah berdandan cantik dan membeli pakaian baru agar bisa mengambil perhatian Kevin


~ Di rumah


Bunda dan ayah sedang berada di taman, hari ini Rania ijin untuk pulang ke rumah orang tua nya karena ibu nya sedang sakit, jadi di rumah sangat sepi hanya ada bunda dan ayah " rumah sepi Bun "

__ADS_1


" Iyah yah " Jawa bunda sambil meminum teh nya


" Asiknya ngapain ya Bun .?"


Bunda melirik kearah sang suami, bunda melihat ada gelagat aneh dari ayah " Tidak untuk itu, ingat semalam saja ayah encok " tolak bunda


" Tapi ayah pengen " Rengek ayah


" Tidak!" tegas bunda. bukan karen bunda ingin menolak ajakan sang suami namun, bunda tidak ingin melihat sang suami yang kesakitan karena Encok nya kumat apa lagi jika ayah sudah bermain ia sangat ganas


Ayah pun pasrah dengan ucapan istri nya, toh ucapan sang istri memang ada benar nya, encok nya selalu kumat jika sudah bermain " Bunda akan buatkan ayah makanan ringan saja, ayah tunggu di sini ya "


Di usia ayah yang sudah menginjak 60tahun memang sangat gampang terkana encok, walaupun badan yang tegar tegap dan masih tampan tetap saja usia tidak bisa di bohongi jika dirinya sudah sering terkena encok jika bermain


Bunda membuat kan ayah cemilan yang sehat karena bunda ingin menjaga pola makan Ayah, Di usia yang sama_sama mulai tua bunda juga sering mengonsumsi makanan sehat agar selalu sehat dan tidak gampang terkana penyakit, bunda juga rutin untuk olahraga, yoga dan juga senam dengan ibu_ibu di komplek.


Setelah satu jam selesai membuat kan Cemilan bunda membawa nya ke ayah, cemilan sehat dan minuman sehat " ini enak Bun "


" Tentu kan, bunda buat nya pakai hati dan Cinta " Jawab Bunda terkekeh


" Ayah Merasa jadi ABG lagi jika sedang berduaan dengan bunda "


" kita kan memang ABG ayah "


" oh iya ya.. ayah lupa "


" ABG versi tua ya Bun " hahahahh ayah dan bunda tertawa Mendengar candaan ayah


Ini lah yang membuat mereka awet sampai sekarang, walaupun usai mereka sudah setengah abad tapi mereka masih saling mencintai.

__ADS_1


__ADS_2