Bos And Me

Bos And Me
BANGUN


__ADS_3

"Och iya terimakasih ya " ucap bintang, ketok bintang mau berjalan ke arah dela dan sisi tiba-tiba tangan nya ada yang narik, bintang sangat kaget


"Hi.. honey " lirih devan


Bintang meneteskan air mata nya " Sayang kamu sudah bangun.? " tanya bintang tidak percaya


Devan tersenyum kecil "Iyah maafkan aku "


"ti_tidak.. kamu tidak perlu meminta maaf " balas bintang mencium tangan devan


Sisi memanggil dokter sedangkan dela menghubungi David


"Aku minta maaf karena sudah membohongi mu" ucap devan meneteskan air mata


"Tidak perlu meminta maaf, aku sudah tau semua nya " kata bintang


Devan menatap sang istri " Apa kamu tau kalo aku.. "


bintang menganggukan kepala nya "Aku sudah tau, kalo suami aku ini adalah seorang mapia "


Devan sangat kaget ternyata selama ini istrinya sudah mengetahui nya "Apa kamu tidak takut dan marah? " tanya devan

__ADS_1


"Buat apa aku marah, kamu tidak jujur pasti ada alasan nya, soal takut, aku tidak takut, karena aku yakin kalo suami aku tidak akan melakukan kejahatan kalo tidak di usik oleh orang lain " balas Bintang membuat devan menitipkan air mata nya


"Terimakasih honey, karena kamu mengerti aku" devan mencium tangan bintang


Dokter pun datang dengan di ikuti sisi, setelah selesai di periksa devan langsung di suapi oleh bintang agar cepat sembuh " Kamu harus makan banyak sayang, agar cepat sembuh " ucap bintang


"Iyah honey "


David dan Juli datang menjenguk devan, mereka ikut bahagia karena devan sudah sadar " Cepat lah sembuh perusahaan sudah menunggu mu" kata David


"Doakan saja supaya saya cepat keluar dari rumah sakit " balas devan sambil memeluk sang istri


Dela hanya melihat nya bisa saja, " Ngapain lo kesini.? " tanya dela


"Kan aku ingin menemui mu " balas David sambil tersenyum


Dela mengacuhkan keberadaan David, lalu ia pergi ke kantin karena ia belum makan siang, apa lagi hari ini dela sip sore " Ngapain lo ngikutin gue, jauh_jauh sana " usir dela kesal


"Ko lo jutek banget sih sama gue? " tanya David " Wanita lain pada berbondong-bondong ingin dekat sama gue, nah lo malah selalu menghindar "


Dela tersenyum kecut " karena gue bukan cewek gampangan yang akan rela merangkak di tubuh demi cinta lo " balas dela sinis

__ADS_1


David mencekal tangan dela " maka dari itu gue ngejar lo karen lo beda dari cewek lain "


"Lo ke gue itu hanya penasaran bukan karena cinta " lalu dela meninggalkan David


***** kenapa susah sekali mendapatkan wanita itu * batin David


*dia pikir gue cewek apaan " gerutu dela lalu masuk ke kantin, dela tidak pernah menggubris sikap David kepada nya


Balik lagi ke ruangan devan dan bintang, Devan tidak henti_henti nya memeluk bintang " Sayang geser dikit gerah " ucap bintang


"Gak mau " balas devan


Bintang tidak habis pikir dengan suami nya ini, kenapa semenjak bangun dari koma nya malah semakin manja kepada nya, Apa otak nya tergeser * pikir Bintang


"Honey, kapan aku bisa keluar dari rumah sakit? " tanya devan


"Kenapa? sudah tidak betah.? " jawab bintang


"Aku rindu rumah, aku juga rindu menjenguk anak kita " ucap jujur devan


" Disni juga bisa kalo mau menjenguk dede bayi " balas bintang,Devan merasa dapat angin segar

__ADS_1


__ADS_2