
indah sangat heran melihat dan mendengar perkataan Devan barusan, apakah dia tidak salah lihat? pikir indah bertanya pada dirinya
"fir, kamu ada hubungan apa sama pak Devan? kok bisa dia bilang kaya gitu ke kamu" tanya indah bingung
"pak? kok kamu panggil dia dengan sebutan pak, emang dia siapa? kamu kenal sama dia?" tanya Fira balik kepada indah dengan bertubi-tubi
Fira tadi tak sempat melihat wajah Devan karna dia selalu menunduk, jadi dia tidak melihatnya
"ya iyalah aku kenal, dia itu bos di tempat aku magang, Devan Andara pemilik perusahaan Andara group, pengusaha nomor 1 di negara ini, emang kamu hidup di tahun berapa hingga kamu ngga tau siapa dia firaaaa" jawab indah panjang lebar
"hah? kamu magang di perusahaan Andara group? kok kamu ngga ngasi tau ke aku sih" balas Fira tidak terima karna indah magang tidak memberi tau dirinya
"dan juga, buat apa coba gue harus cari tau siapa orang yang terkaya di negara ini, ngga ada faedahnya, ngga penting juga" lanjut. Fira lalu berjalan kembali ke mejanya
sementara itu......
Devan telah kembali ke meja makannya, saat dia tiba di sana, Devan langsung melihat ke arah meja tempat Yuna makan dengan orang tuanya, saat Devan menoleh dia melihat sosok yang di kenalnya, yaitu pemilik perusahaan Abraham, lalu Devan langsung memerintahkan Kelvin dengan berkata
"Vin kamu cari tau data-data tentang keluarga abraham!!! aku mau datanya malam ini juga"
Devan menatap ke meja Yuna dan orang tuanya dengan sinis
"oke bos" jawab singkat Kelvin,
Kelvin sangat tau dengan sifat Devan, jika dia sudah memberi perintah seperti ini, maka itu adalah hal yang penting
"ayo kembali ke perusahaan" ajak Devan lalu pergi di ikuti oleh Kelvin
.....
saat Fira dan indah kembali ke meja mereka, mereka telah di tunggu oleh manajer restoran itu, membuat Fira dan indah bingung
"ada apa pak?" tanya Fira setelah sampai di meja makannya tadi
"kalau boleh tau siapa nama anda nona?" tanya manajer itu dengan sopan
"nama saya Fira, ada apa?" jawab Fira
"begini nona Fira, apakah anda mau kerja di restoran saya ini sebagai penyanyi? tadi banyak sekali tamu yang datang karna mendengar anda bernyanyi" ucap pak manajer itu menjelaskan dan mengungkapkan niatnya kepada Fira
__ADS_1
"maaf pak, saya tidak bisa, saya sekarang harus magang karna saya baru lulus kuliah, sekali lagi saya minta maaf" ucap Fira menjelaskan kepada manajer dengan sangat lembut
manajer restoran itu langsung diam dan tidak berkata-kata lagi saat mendengar penolakan Fira
"kalau tidak ada keperluan lagi, kami pamit dulu ya pak" lanjut Fira lalu pergi ke kasir dan membayar makanannya dan juga makanan indah
setelah membayar Fira dan indah pun keluar dari restoran itu,
"Fir, kita langsung ke apartemen kamu?" tanya indah sambil berjalan
"hmmm kita mampir ke supermarket dulu ya, bahan-bahan makanan aku udah abis di kulkas" jawab fira
mereka berdua pun langsung memanggil taksi menuju ke supermarket....
setelah mereka sampai di supermarket, Fira pun membayar ongkos taksi itu, lalu mereka berdua pun masuk ke dalam supermarket,
mereka berdua langsung mengambil bahan-bahan Fira butuhkan, setelah banyak mengumpulkan bahan-bahan, mereka pun langsung ke kasir
namun, saat mereka tiba di kasir Fira dan indah melihat ada laki-laki yang sedang kesulitan dan sedang berdebat dengan salah satu kasir itu, Fira dan indah pun mendekati mereka berdua
"maaf, saya tidak punya uang kes, boleh tidak saya bayar pakai kartu saja?" ucap laki-laki itu
supermarket itu memang hanya supermarket kecil saja, jadi mereka tidak memiliki mesin ATM mini
"tapi saya tidak punya uang kes, dan saya sangat membutuhkan barang ini sekarang juga," ucap laki-laki itu lagi
"bagaimana kalau saya bayar pakai jam tangan saya saja" sambungnya memberi solusi
"maaf mas, kami hanya menerima bayaran pakai uang saja, kami tidak menerima bayaran memakai barang" balas kasir itu
"berapa harga semua barang yang dibelinya?" tanya Fira tiba-tiba kepada kasir itu sambil menunjuk barang-barang yang dibeli oleh laki-laki itu
"semuanya 340.000" jawab kasir itu
Fira pun mengeluarkan uang 400.000 lalu memberikan kepada kasir itu dengan berkata
"ini mba, oh iya sekalian belanjaan saya ya mba" fira lalu memberikan semua belanjaannya kepada kasir itu untuk di hitung,
sedangkan laki-laki yang di tolong Fira tadi langsung berterima kasih kepada Fira lalu pergi keluar supermarket itu
__ADS_1
"semuanya 650.000" ucap kasir itu
Fira pun langsung membayar lalu mengajak indah keluar dari supermarket itu, sambil mengangkat belanjaannya
saat mereka berdua keluar dari supermarket, mereka langsung di sapa oleh seseorang dari belakang
"Fira? kamu Fira kan?" ucap laki-laki itu memastikan bahwa yang di lihatnya Sekarang adalah fira juniornya waktu kuliah
Fira yang dipanggil langsung membalikan badannya ke arah sumber suara, Fira sejenak memerhatikan laki-laki yang memanggilnya barusan, lalu berkata dengan gembira
"kak Alfian" Fira masih belum percaya bahwa yang di lihatnya ini adalah Alfian seniornya yang pindah kuliah ke Jerman saat semester 3, lalu dia kembali bertanya untuk memastikan
"kak Alfian kan?"
"iya aku alfian" jawab Alfian
"kakak kapan pulang dari Jerman?" tanya Fira antusias, membuat indah langsung membuka suara
"emang kamu se rindu itu sama kak Alfian?" tanya indah menggoda Fira
Fira yang ditanya begitu, wajahnya langsung memerah, Fira langsung menundukkan kepalanya karena malu
Alfian yang melihat itu langsung tersenyum, ternyata selama beberapa tahun ini Fira tidak berubah sama sekali,
"kalian mau kemana? biar kakak antar, itung-itung buat lunasin utang kakak yang tadi" ucap Fian terus menatap fira
"ngga usah kak, tadi itu aku ngga anggap sebagai utang kakak kok" balas fira tersenyum manis kepada fian
"kami mau ke apartemen Fira" ucap indah tiba-tiba membuat Fira langsung mencubit lengan Fira memakai tangannya yang tidak memegang belanjaan
"kalau gitu,, ayo biar kakak aja yang antar" ucap Fian memberi tumpangan
"emang ngga ngerepotin?" tanya Fira takut merepotkan kakak seniornya
"ngga kok, ayo" ajak Fian sambil mengambil belanjaan yang di pegang oleh Fira dan indah lalu membawanya ke mobilnya dan menyimpannya di bagasi
Fira dan indah pun mengikut di belakang Fian,
saat Fian melihat Fira datang dia langsung membukakan pintu depan agar Fira duduk di situ.....
__ADS_1