
Devan mengendarai mobil nya dengan satu tangan dan tangan yang satu nya terus memegang tangan bintang, devan mengecup tangan bintang, sedang kan bintang ia sudah merona
Sesampai nya di tempat devan membukakan pintu mobil lalu menggandeng sang istri " Sayang... "
Devan tersenyum, devan terus merangkul bintang sampai di meja mereka " Indah sekali "
"Apapun untuk mu honey " ucap devan
Bintang duduk di kursi ia masih sangat takjub dengan pemandangan yang sangat indah ini " apa kamu suka honey.? " tanya devan
"Sangat, sangat suka " ucap bintang dengan mata yang berbinar
Mereka duduk dan menikmati alunan musik yang romantis " Maafkan aku karena tidak bisa romantis " ucap devan sambil memegang tangan bintang
"Ini sangat indah, terimakasih sayang karena sudah mengajak ku ke sini "
"Nikmati lah malam ini, karena kita tidak akan pulang ke rumah " ucap devan
"Bagai mana dengan anak-anak.? " tanya bintang yang agak khawatir meninggalkan anak_anak
__ADS_1
" Aku sudah menghubungi para pelayan agar menjaga anak kita malam ini " Kata devan sambil meminum anggur putih nya " kita sudah lama tidak menghabiskan waktu berdua honey "
Bintang tersenyum malu, memang benar mereka sudah lama tidak pergi berdua karena bintang tidak ingin meninggalkan anak nya
Setelah selesai makan malam devan membawa bintang ke sebuah hotel milik nya yang sudah ia siap kan untuk malam ini
Bintang di rangkul mesra oleh devan, banyak tamu hotel yang memperlihatkan mereka apa lagi petugas hotel yang melihat tuan nya merangkul mesra sang istri membuat mereka iri
Devan membawa bintang ke lantai paling atas, kamar hotel yang hanya ada dua kamar di atas sana " Ayo masuk honey " ajak devan
Bintang benar-benar di baut takjub oleh suami nya ini " ini sangat indah,kamu sangat romantis sayang" puji bintang, melihat kamar yang sudah di dekor begitu indah dengan banyak nya taburan bunga mawar merah dan balon_balon
Devan melancarkan aksinya, membuat bintang terbuai dengan gerakan devan
"Oh... sayang.... " Racau bintang
"Yes honey " devan masih melakukan pemanasan di gunung kembar bintang, dengan tangan yang sudah berpacu di hutan rimba milik bintang " Sudah banjir honey " devan tersenyum dan menghisap hutan rimba itu dengan semangat tapi lagi_lagi hutan rimba banjir
"Aku suka honey, kamu banjir berkali-kali " devan pun segera bermain di hutan rimba
"Oh... yah... "
__ADS_1
Plak...
"Yang cepat sayang, aku akan banjir "
devan pun mempercepat mencangkul karena sang istri akan melakukan ke banjiran lagi " Oh yes honey, ini sangat.... "
plak
plak...
"Oh sayang... "
Devan mencangkul semakin dalam, bintang pun semakin berteriak karena hutan rimba nya telah di kuasai oleh cangkul milik devan " Aku akan sampai puncak honey"
"Bareng sayang "
Mereka pun mencangkul semakin cepat karena mereka akan mencapai puncak, keringat pun sudah bercucuran " Aaahhhh..... " teriak bintang ketika sampai di puncak
" Aaahhh.... " Cangkul devan semakin dalam dan mereka pun mencapai puncak bersama
"Terimakasih honey, Hutan rima mu semakin nikmat " puji devan, ia pun membaringkan tubuhnya di samping bintang " Honey aku ingin malam ini terus mencangkul "
"Lakukan lah sayang " ucap bintang, dia juga tidak munafik kalo bintang juga suka dengan cara mencangkul devan yang sangat lihai membuat hutan rimba nya terus banjir
__ADS_1