
Sedangkan di perusahaan devan sedang marah karena benar saja jika di perusahaan nya ada yang sedang main_main dengan nya, Devan sudah melaporkan siapa saja yang sudah menggelapkan uang perusahaan bahkan pelaku nya juga sudah di tangkap " Cari lah orang yang bisa di andal kan dan jujur untuk mengganti posisi mereka " ucap devan tegas
Juli pun segera melaksanan apa yang di perintahkan oleh devan " Kenapa kita sampai ke colongan, andai saja waktu itu istriku tidak memberi saran kepada ku mungkin sampai saat ini mereka akan masih berleha_leha di luar sana " ucap devan
"Maafkan saya, saya benar-benar kecolongan " ucap David
"Lain kali lebih teliti lagi " balas devan
Setelah penangkapan koki yang juga terlibat dalam penggelapan uang, Kini kantin menjadi ramai di kunjungi oleh pegawai karena makan nya sudah di perbaiki tidak seperti kemarin-kemarin lagi
Sedangkan di rumah, bintang sedang membaca majalah dengan di temani segelas jus mangga, Tiba-tiba perut nya merasa sakit " Bi... " teriak bintang " Bibi... "
"Aw... sakit "
Bibi berlari ketika melihat bintang yang sedang kesakitan " Non.." bibi melihat ada cairan yang keluar dari paha bintang " Non sepertinya Non mau melahirkan " ucap bibi ia langsung memangil supir untuk membawa bintang ke rumah sakit, bibi juga langsung menelpon devan untuk datang ke rumah sakit
Setelah perjalanan dua puluh menit bintang pun sampai di rumah sakit, bintang langsung di tangani oleh dokter karena ketuban nya sudah pecah, Devan pun berlari mencari ruangan bersalin, Devan masuk keruangan bersalin untuk menemani sang istri " Semangat honey "
Tidak lama kemudian bayi cantik pun telah lahir " Selamat ya tuan nyonya putri nya sangat cantik " ucap dokter itu
__ADS_1
"Terimakasih dokter " balas devan
Devan keluar di sambut oleh para sahabat nya mereka mengucapkan selamat kepada devan " Terimakasih ya semua nya " ucap devan tulus
"Ayah... " panggil kevin sambil berlari
"Hap.. jangan lari sayang " ucap devan menangkap kevin
" Dede nya mana ayah? " tanya kevin
"Dede nya sedang di bersihkan dulu sayang " balas devan
Setelah bintang di pindahkan keruang rawat, para sahabat pun masuk menemui bintang " Selamat ya bin" ucap dela
"Bunda "
"Anak bunda sudah pulang sekolah nak.? " tanya bimtang
"Iyah tadi aku menyuruh supir untuk menjemput kevin sebelum jam pulang sekolah " balas devan
__ADS_1
Kevin duduk di samping bintang " Bunda dedenya mana? "
Semua orang menatap kepada suster yang membawa bayi cantik "Tuan nyonya ini bayi nya di susui dulu ya "
"Oh baik sus " ucap bintang, Devan menyuruh para lelaki untuk keluar ruangan karena bintang mau menyusui
"Lihat dede nya cantik bunda " ucap kevin
"Kan kakak nya juga tampan "
Devan menggendong kevin, karena bintang harus menyusui sang putri " Ayah apa aku juga sama kaya dede bayi minum susu nya sepelti itu.? " tanya kevin
Bintang merasa teriris mendengar ucapan kevin " Kalo kakak tidak sayang " jawab devan
"Kenapa? " tanya kevin
Devan bingung harus menjawab apa "Apa kakak juga ingin minum susu seperti adek bayi.? " tanya bintang
Kevin menganggukan kepala nya " Sini kakak boleh meminum nya, ade bayi juga mau berbagi sama kakak " kata bintang, kevin melihat ke arah sang ayah, dan devan pun menganggukan kepala nya tanda mengerti
__ADS_1
Kevin pun merasakan air susu dari seorang ibu " Enak bunda " ucap kevin ia sangat rakus meminum nya mungkin karen kevin tidak pernah merasakan nya sebelum nya
"Jika kakak mau, kakak boleh meminta kepada bunda ya " kevin pun menganggukan kepala nya, kevin menikmati sumber asi dari sang bunda, untuk adik nya sudah tidur dan di taruh di bok