
Setelah dua jam akhirnya devan dan juga bintang keluar dari kamar nya yang sudah menggunakan pakaian santai karena hari ini hari sabtu, bintang sangat terkejut ketika melihat anaknya yang sedang sesegukkan habis menangis " Loh ko kakak menangis.? " tanya bintang kepada sang anak
"Huuaaaaa.... " kevin memeluk bintang
" Ayah jahat bunda hiks... " ucap anak itu sambil sesegukkan
Bintang menatap orang yang ada di sana, bintang masih tidak mengerti dengan ucapan sang anak " Dia menangis sedari tadi ketika kau " tunjuk david kepada devan " menyiksa istrimu " lanjut David
"Hah... " devan tidak mengerti " emang siapa yang habis menyiksa istriku sendiri.? " tanya devan tidak Terima
"Kalian yang mend*** ke enakan , tapi anak kalian nyangka nya kamu sedang menyiksa istrimu " Balas Juli
Wajah bintang sudah memerah kaya tomat saking malu nya " Bunda ayah jahat hiks... ntal bunda tidur sama kakak saja jika ayah jahatin bunda " ucap anak itu
Membuat Juli dan David mengulum senyum " Eh mana bisa seperti kakak " protes devan
"Ayah udah jahatin bunda, kakak malah sama ayah " ucap anak itu sambil menatap sang ayah dengan tatapan tajam nya
"Buah emang tidak akan jatuh jauh dari pohon nya, lihat tatapan kevin persis seperti devan sedang marah " ucap David
__ADS_1
"Keturunan Devan di lawan " balas Juli
Devan melirik ke arah dua sahabat laknat nya, bukan nya membantu malah meledek dirinya " Jika tidak ada yang penting tidak usah datang ke rumah ku " ucap tegas devan
David dan juga juli langsung menelan ludahnya " Kami kesini ada yang ingin kami bahas " ucap David cepat
Lalu devan mengajak kedua teman nya ke ruang kerja, karena tidak mungkin ngomongin kerjaan di depan anak dan istrinya, devan pun pamit terlebih dulu kepada bintang sebelum ke ruang kerja.
Bintang masih menenangkan kevin yang masih sesegukan menangis " Bunda tidak apa_apa ko sayang " ucap halus bintang
Kevin menatap sang bunda ia mencari kejujuran dari mata sang bunda, namun kevin sepertinya melihat kejujuran sang bunda " Iyah bunda " balas kevin, bintang tersenyum kepada sang anak
Duk..
"Iyan bunda" kevin yang merasakan nya langsung antusias
Duk..
"Ade nendang lagi bunda " ucap kevin yang sedang mengelus perut Bintang, kevin bicara pada adik nya dengan bahasa anak_anak membuat bintang tersenyum
__ADS_1
" Kamu harus selalu sayang sama ade ya " ucap bintang sambil mengelus rambut kevin
. "Iyah bunda " balas kevin
Setelah ngobrol di ruang kerja, Devan, David dan juga juli keluar dari ruangan kerja devan mereka duduk di ruang TV dan mengajak main kevin, kevin yang mood nya sudah mulai membaik ia pun ikut bermain
Sedangkan devan ia mendekati sang istri " Honey "
"Iyah.. " jawab bintang melihat ke arah sang suami
"Aku harus pergi luar kota untuk mengurus kerjaan besok " kata devan, awal nya ia tidak tega meninggalkan sang istri tapi mau bagai mana lagi ini adalah tuntutan kerjaan
"Pergilah sayang, hati_hati di jalan nya dan pulang lah dengan sehat tanpa kekurangan apapun " kata bintang tulus
Sebenarnya bintang sudah tau kalo suami nya itu bukan hanya seorang CEO melainkan seorang ketua mapia juga, tapi bintang tidak ingin menanyakan kan kepada sang suami, Karena bintang tau pasti ada alasan kenapa devan tidak cerita kepada dirinya
Makanya setiap devan akan pergi ke luar kota ia hanya bisa mendoakan sang suami, agar selalu di lindungi dan pulang dengan selamat tanpa ada yang kurang satu pun
Tinggalkan jejak kalian ya, dengan cara komentar dan like, karena dukungan kalian sangat berharga untuk Ema , terimakasih 🙏😍
__ADS_1