Bos And Me

Bos And Me
Kencan


__ADS_3

Di dalam mobil Kevin sedang mengobati pipi jeni yang sobek ulah Model seksi itu " Aauu " lirih jeni yang merasa perih


Kevin kembali mengoleskan salep di bibir jeni " Kenapa kamu tadi tidak menampar balik dia "


Jeni menatap Kevin " Aku tidak Suka kekerasan " Jawab nya


" Tapi dia yang mulai seharusnya kamu tampar balik dia kalo tidak kamu kasih Bogeman kepada hidungnya agar patah "


Jeni terkekeh " Kakak pikir aku ini petinju harus memberikan Bogeman segala. lagian tidak semua kekerasan itu harus di balas dengan kekerasan juga kak "


Kevin mencium kening Jeni " Kenapa hatimu baik sekali "


" Aku belajar dari kak Jia. kak Jia selalu mengajarkan aku untuk tidak selalu membalas kekerasan dan aku harus kepang dada untuk memaafkan nya kerena dengan begitu hidup kita akan damai " lanjut Jeni


" Kakak mu memang baik " Ucap kevin. Jeni tersenyum " Maafkan kakak yang sudah memisahkan kamu dengan kakakmu " lirih Kevin


" Aku sudah memaafkan kakak " jawab Jeni


Kevin menatap Jeni lalu menahan tengkuk jeni dan *****_* bi_r tipis jeni. Kevin menggigit bi_r bawah jeni agar Jeni membuka mulut nya, jeni membuka mulutnya lalu menutup mata dan menerima ciu_n yang di berikan oleh Kevin " Eumm " Lenguhan jeni menyadarkan Kevin dan menghentikan aksinya, kevin mencium kening Jeni dan membersihkan bibir jeni.


Jeni membuka mata nya lalu melihat Kevin yang sedang tersenyum kepadanya " kak Aku laper " ucap jeni, karena jeni tadi tidak sempat makam malam


" Maafkan kakak yang tidak perhatian kepadamu. Sekarang kamu mau makan apa.?"


" Cari tukang sate saja. biasanya jam segini suka ada yang jualan di pinggir jalan " Ucap jeni


Kevin mengerutkan keningnya. biasanya wanita akan meminta ke restoran mahal namun ini malah minta sate, pinggir jalan lagi " yakin .?" Jeni mengangguk


Kevin menjalankan mobil nya ke arah satu kaki lima. Kevin memarkirkan mobilnya di pinggir tukang sate " Tidak Perlu keluar, kita makan di dalam mobil saja " Ucap Kevin


" Kenapa.?" Tanya heran Jeni


" Lihatlah. pakaian mu sangat seksi begitu, bisa_bisa si penjual sate bukan sate nya yang di kipas tapi otaknya karena melihat penampilan mu "


" Oh " Jeni ber oh ria


Tak lama kemudian Kevin membawa dua porsi sate lengkap dengan lontong nya " Makan nya pelan_pelan. aku tidak akan meminta nya "


" Hehe.. habis aku sudah laper " jawab Jeni dengan mulut yang penuh


Kevin menggelengkan kepalanya. Kevin pun memakan sate nya dengan pelan, awalnya ia ragu untuk memakan sate namun melihat jeni yang lahap akhirnya Kevin pun mencoba satu gigitan namun lama-kelamaan Kevin malah menghabiskan satu porsi sate

__ADS_1


" Wah Kakak hebat sudah menghabiskan sate nya " Ucap jeni yang sudah beres makan


" Kakak juga laper " elak Kevin padahal sate nya saja yang enak " kakak bayar dulu "


~ Di rumah


Ayah dan bunda sedang menunggu kepulangan Anak sulung nya dan juga jeni, namun kedua orang itu malah tak kunjung pulang " kemana perginya mereka ya yah.?" Tanya bunda kepada ayah yang sudah mulai ngantuk


" Entahlah Bun, nanti juga pulang sendiri " Jawab ayah " sudah ayo kita ke kamar saja, ayah sudah mengantuk. besok pagi saja bunda menemui mereka berdua " ajak ayah yang sudah membaringkan tubuhnya di atas sopa panjang


" Bunda khawatir ayah. Mana tadi bunda dengar model itu telah menampar jeni, bagai mana bunda bisa tidur " keluh bunda


Ayah turun dari soap lalu mengakut bunda ke dalam kamar agar ikut tidur " Tidak perlu bunda cemaskan mereka, mereka sudah besar lagian bunda tau sendiri Kalo Kevin sekarang sudah mukai mencintai jeni jadi ayah yakin kalo kevin bisa menjaga jeni dengan baik" Ayah membaringkan bunda di atas tempat tidur dan menyelimutinya


Sedangkan yang di cemaskan malah asik nongki di dalam mobil dengan di temani musik romantis


Setiap manusia punya rasa cinta


Yang mesti dijaga kesuciannya


Namun ada kala insan tak berdaya


Saat dusta mampir bertakhta


Dan mampu menjaga kemurniannya


Saat ku tak ada ku jauh darinya


Amanah pun jadi penjaganya


Hatimu tempat berlindung ku


Dari kejahatan sahwat ku


Tuhanku merestui itu


Dijadikan engkau istriku


Engkaulah bidadari surgaku


Tiada yang memahami s'gala kekuranganku

__ADS_1


Kecuali kamu, bidadari ku


Maafkanlah aku dengan kebodohan ku


Yang tak bisa membimbing dirimu


Hatimu tempat berlindung ku


Dari kejahatan syahwatku


Tuhanku merestui itu


Dijadikan engkau istriku


Hatimu tempat berlindungku


Dari kejahatan syahwatku


Tuhanku merestui itu


Dijadikan engkau istriku


Engkaulah bidadari surgaku


" kak sudah hampir malam " ucap jeni mengingatkan Kevin


Kevin langsung melihat jam yang melingkar di tangan nya, yang sudah menunjukan jam dua belas malam " Maafkan kakak. gara_gara kakak ngobrol dengan mu, kita jadi telat pulang maaf ya " ucap kevin. Kevin pun segera menghidupkan mesin mobilnya lalu melakukan mobilnya ke rumah.


Sesampai nya di rumah Kevin dan jeni langsung langsung masuk kedalam rumah, namun sebelum mereka masuk ke dalam kamar masing-masing, Kevin menarik tangan jeni " langsung tidur ini sudah malam " ucap Kevin. jeni pun menganggukkan kepalanya namun ketika Jeni berniat meninggalkan Kevin, Kevin malah menarik tangan nya dan melu_ t bi_r jeni dan melepaskan nya " Tidur lah "


Kali ini Jeni benar_benar masuk kedalam kamar nya. entah kesambet apa Kevin berubah begitu drastis. yang awalanya ia hanya ingin melindungi namun sekarang Kevin malah ke patuk cintanya Jeni


Kevin masuk kedalam kamar nya, dengan bibir yang masih melengkung tersenyum bahagia. Jantung Kevin dag Dig dug tidak karuan bahkan detak jantung nya semakin tidak karuan ketika dengan dengan jeni " Apa ini yang nama nya cinta .? Uh kenapa rasanya ada kupu-kupu di dadaku " Gumam Kevin


Tidak jauh beda jenin juga merasakan apa yang di rasakan oleh kevin. Jeni merasa darah nya mengalir dengan cepat dan detak jantungnya semakin kencang "apa aku belum sembuh dari sakit.? kenapa rasanya sangat aneh sekali " ucap Jeni memegang dadanya " Seperti nya aku harus mandi agar bisa menetralkan jantung ku ini " Jeni langsung masuk ke dalam kamar mandi


Tak lama kemudian jenin keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di tubuh dan rambut yang basah karena habis keramas " Kenapa mandi malam_malam .?"


" Aahhh!!" Kaget Jeni yang melihat Kevin sedang duduk di tempat tidur nya " Kakak ngapain di sini.?" Jeni menutupi paha nya karena terekspos jelas


" tadinya hanya ingin meminjam charger handphone namun malah melihat pemandangan yang indah." Goda Kevin

__ADS_1


" Kakak ih! " kesal jeni lalu jeni masuk kedalam kamar mandi dengan membawa baju ganti.


__ADS_2