
Sesampai nya di rumah, devan menggendong kevin karena tertidur di perjalanan dengan di ikuti oleh bintang, bintang langsung masuk kedalam kamar nya, ia langsung membaringkan tubuh nya karena merasa lelah
Devan masuk kedalam kamar ia melihat sang istri sedang berbaring di atas tempat tidur, devan pun berjalan ke arah sang istri ia mengecup kening sang istri lalu ia pergi ke ruang kerja nya
.
.
.
.
.
TUJUH BULAN KEMUDIAN
Siang ini bintang tugas siang, ia pun harus rela meninggalkan kevin di rumah bersama encus meli, " Si kamu sedang makan apa .? " tanya bintang yang melihat sisi sedang makan rujak serut
"Ni.. rujak serut, tadi aku beli di depan, Kamu mau coba? " tanya sisi
"Mau dong " bintang pun mencoba rujak serut milik sisi sampai habis
Sisi yang melihat nya hanya melongo "Ya ampun bumil rujak aku hiks... "
__ADS_1
Saat ini bintang sedang hamil lima bulan ya, makanya setiap ada makan yang menggiurkan pasti ia ingin menyicip nya, Devan? jangan di tanyakan lagi bagai mana senang nya dia ketika ia tau sang istri sedang hamil
Sedangkan Juli dan sisi masih sama saja mereka masih tidak saling akur, Setiap ketemu pasti saja mereka tidak saling sapa
"He he he... enak si,aku ganti ya kamu beli lagi ke depan " ucap bintang tersenyum merasa tidak bersalah
Sisi hanya bisa pasrah ketika rujak nya di habis kan oleh bintang " Demi ponakan aku, aku rela memberikan mu rujak yang baru aku makan "
"Terimakasih tante " balas bintang sambil mengelus perut yang sudah buncit
"Sama_sama " bala sisi dengan nada anak kecil
"Akun mencari kemana-mana ternyata kalian di sini " ucap dela sambil masuk kedalam ruangan sisi
"Tidak ada apa_apa hanya bosan saja di UGD ha ha ha "
"Menyebalkan " balas sisi
Mata bintang melihat ke arah jantung keresek yang di pegang oleh Dela " Eum.. kamu bawa apa del? " tanya bintang sambil senyum
"Ini.? " tanya dela, dan di balas anggukan oleh bintang
"Awas del, nanti makan mu di embat oleh bumil, punya gue saja di makan abis oleh nya " balas sisi
__ADS_1
Bintang memanyunkan bibir nya " kamu gak iklas ya si " tanya bintang dengan mata yang mulai berkaca_kaca
"Aduh bumil, aku iklas ko aslinya " sisi merasa tidak enak karena bintang sudah mau nangis
"Tenang saja, aku beli nya tiga porsi ko " balas dela " Sudah jangan nangis kasian anak kamu " ucap dela sambil membuka kantung kresek nya
Bintang pun mengusap pipi nya yang sudah basah, lalu mengambil makanan yang dela keluarkan dalam jantung keresek " bumil pelan_pelan makan nya " ucap dela karena bintang lahap bangat makan nya
"Bumil, kapan kamu cuti.? " tanya dela
"Nanti satu bulanan lagi aku ngambil cuti " balas bintang sambil memakan makan nya
"Oh.. " sisi hanga ber oh ria saja
Awal nya devan tidak mengijinkan bintang untuk masuk kerja apa lagi sedang hamil namun ia kalah dengan rayuan maut bintang, makanya bintang masih kerja itu pun hanya di kasih waktu sampai kehamilan bukan ke enam
"Ini enak banget kamu beli dimana. ? " tanya bintang
"Entah lah, itu aku di kirim oleh David " jawab dela
"Cie... cie.. yang sudah dekat dengan kak David " ledek sisi
"Biasa saja, dia nya saja yang terus_terusan deketin aku, padahal aku udah nolak dia berkali-kali " balas dela sambil geleng kepala
__ADS_1