
setelah selesai mandi, Fira lalu menuruni tangga menuju dapur..
apartemen Fira 2 lantai, kamarnya berada di lantai atas
saat Fira sampai di dapur dia membuka kulkas, namun apalah dayanya, Fira tidak punya bahan makanan, di dalam kulkas hanya ada 1 biji telur saja, dia ingin memasak telur itu, namun dia tidak punya beras untuk di masak.
Fira berencana untuk memesan makanan lewat aplikasi, namun fira mengurungkan niatnya, Fira langsung mengambil hpnya dan menelpon sahabatnya, sejak semalam dia belum cerita kepada sahabatnya itu..
tuut tuut suara hp Fira menelpon indah, tak berselang waktu lama indah telepon Fira langsung di jawab oleh indah
"halo assalamualaikum, ada apa fir?" tanya indah di sebrang telepon
"wa'alaikumussalam, ndah temanin aku makan di luar yuk, aku juga ingin cerita sama kamu" ujar Fira mengajak indah
"hmmm kamu mau cerita apa?" tanya indah penasaran
indah memang selalu penasaran setiap Fira bilang ingin bercerita,
"udah nanti aku ceritain saat kita sudah tiba di restoran" jawab Fira
"oke nanti kamu kirim nama restorannya" ucap indah lalu mematikan telepon
Fira langsung mengganti pakaiannya, lalu Fira mengambil hpnya dan mengirimkan nama restoran tempat mereka bertemu dengan Indah, lalu Fira langsung memesan taksi online dan menuju ke restoran tempat mereka makan
indah yang menerima pesan dari Fira, langsung bersiap-siap pergi ke restoran itu
Devan sedang duduk di kursi besarnya, sambil melihat file-file di depannya. ditemani dengan Kelvin yang duduk di sofa ruangan itu
"Vin, kita makan siang dimana?" tanya Devan masih menatap file-file yang di pegangnya
"gimana kalau di restoran ini saja, aku dengar makanannya enak-enak" jawab Kelvin sambil memperlihatkan foto restoran di tablet Android miliknya
"boleh, yaudah kamu pesan tempat duduk dulu" ucap Devan memberi perintah kepada Kelvin
"siap bos" balas Kelvin sembari hormat kepada sang bosnya
"oh iya, kamu sudah mengirim penawaran magang kepada Syafira?" tanya Devan teringat dengan perintahnya kepada Kelvin
"iya sudah bos, tapi sampai sekarang dia masih belum membuka email yang saya kirim" jawab Kelvin
Fira sedari pagi sedari pagi belum membuka laptop miliknya, jadi Fira belum melihat pesan email yang dikirim oleh Kelvin
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu tunggu saja, sekarang ayo pergi makan" ucapnya mengajak Kelvin karna dia sudah lapar
Devan dan Kelvin pun pergi menuju ke restoran tempat mereka akan makan
---
Fira telah sampai di restoran, dia sekarang sedang menunggu indah sahabatnya, sambil menunggu dia pun memanggil waiters lalu memesan makanan duluan,
tak lama setelah Fira memesan makanan, indah pun tiba di sana, Fira lalu melambai-lambaikan tangannya di atas,
indah yang melihat itu langsung pergi ke meja tempat duduk Fira.
"kamu mau cerita apa?" tanya indah penasaran sambil menggeser kursi tempatnya duduk
Fira yang mendengar pertanyaan indah langsung berkata
"entar aja setelah makan, kamu mau pesan apa, kalau aku udah pesan nasi goreng"
indah langsung mengambil buku menu lalu memesan makanan dan minuman yang sama dengan Fira
indah sejenak memperhatikan Fira, saat indah melihat mata Fira, indah langsung bertanya
indah memang sering mendengarkan curhatan Fira,. apalagi soal adik dan mama tirinya, Fira terkadang bercerita sambil menangis, jika mereka dalam keadaan sunyi atau hanya berdua saja
"nah ini yang aku mau ceritain sama kamu ndah" ucap Fira dengan sendu
indah melihat raut wajah Fira sendu seperti itu, langsung tidak tega dia pun berkata
"entar aja, setelah selesai makan gue ke apartemen kamu, nanti kamu cerita disana aja, sekarang kamu makan yang banyak dan jangan banyak pikiran"
setelah indah berbicara, pelayan pun datang membawa makanannya dan juga Fira
"selamat menikmati" ucap waiters itu
"terima kasih" ucap Fira dan indah bersamaan
indah dan Fira pun langsung memakan makanan mereka, karna mereka sudah sangat lapar, bahkan Fira belum makan sejak pagi tadi
setelah makan Fira mengangkat kepalanya, lalu melihat sekeliling, Fira melihat banyak orang tua yang sedang bercanda tawa bersama anak yang seumuran dengan dia
Fira hanya tersenyum menatap mereka, dia langsung mengingat lagi kenangan bersama kedua orang tuanya,
__ADS_1
Fira pun berdiri dan ingin pergi, indah yang melihat itu langsung mencegatnya dengan memegang tangannya lalu bertanya
"kamu mau kemana?"
"aku kesana sebentar, kamu di sini aja, aku cuman sebentar kok" jawab Fira lalu melepas pegangan tangan indah dan berlalu pergi
indah pun hanya melihat ke arah tempat Fira pergi...
Fira terus berjalan ke depan, lalu dia menghampiri menejer restoran itu lalu berkata
"boleh saya sumbang lagu pak"
menejer restoran itu langsung melihat Fira, lalu sedetik kemudian dia mengangguk anggukan kepalanya lalu berkata
"silahkan"
"terima kasih pak" ucap Fira lalu dia pun naik ke atas panggung
Fira pun membuka piano yang ada di atas panggung itu, Fira berencana akan menyanyikan lagu yang bertema indahnya bersama keluarga, namun. saat dia akan mulai bernyanyi, Fira melihat ada 3 orang yang di kenalnya masuk ke dalam restoran itu, Fira pun langsung tersenyum sinis, Fira langsung membuka suara dengan berkata
"assalamualaikum semuanya,, saya di sini ingin membawakan lagu buat kalian, sebenarnya tadi saya ingin menyanyikan lagu bahagia, tapi.... karna suasana hati saya sedang sedih, jadi saya akan menyanyikan lagu sedih sesuai suasana hati saya sekarang ini"
ucapan pembuka dari Fira berhasil membuat para tamu melihat ke arahnya, lalu menjawab salam Fira tadi, dan mereka para tamu itu langsung bertepuk tangan
Devan dan kelvin yang mendengar suara Fira tadi, langsung menoleh ke arah sumber suara, saat Kelvin menoleh dia melihat gadis yang sangat familiar, dia pun berkata kepada Devan
"Van bukannya itu cewe yang Lo suruh cari data-datanya?"
Kelvin terus menatap Fira, dia lalu bergumam kecil, gadis itu lebih cantik saat di lihat secara langsung seperti ini..
"iya, tapi apa yang dia lakukan di sana? apakah dia akan bernyanyi?" ucap devan balik bertanya kepada Kelvin
"sepertinya iya bos, wah ternyata Syafira ini lebih cantik di lihat secara langsung ya bos,, pantas aja si bos jatuh cinta pada pandangan pertama" ucap Kelvin blak-blakan
"awas aja kalau kamu suka sama dia, aku akan memecat kamu jadi sekretaris aku dan aku akan coreng nama kamu di kartu keluarga, ingat itu!!!" ancam Devan penuh penekanan
"santai bro, aku ngga suka nikung orang, apalagi nikung saudara sendiri, bukan aku banget, dia memang cantik, tapi kamu tenang aja aku ngga akan nikung kamu kok" jawab Kelvin yakin
"aku pegang kata-katamu" balas Devan lalu kembali menghadap ke arah Fira.
*jangan lupa untuk tinggalin jejak ya gay*
__ADS_1