
Hari berganti minggu,minggu berganti bulan, sekarang kandungan Bintang sudah masuk ke bulan delapan, Perut bintang yang sudah besar membuat ia gampang capek dan pegal apa bahkan tidur saja sudah mulai tidak nyaman karena perut nya yang buncit, Malam ini devan dan bintang akan hadir di acara pernikahan David dan juga dela, mereka sekarang sudah saling mencintai, Dela sudah percaya kepada David karena David selalu menunjukan keseriusan nya kepada dela "Sayang bagai mana dengan gaun ku.? " tanya bintang yang merasa tidak percaya diri akan tubuh nya yang sudah bulat
Devan mendekat ke arah bintang " Kamu terlalu seksi honey " protes devan sambil mengecup bahu bintang yang terekspos
"Benar kah? " balas bintang
Bagai mana devan tidak protes jika bintang memaki gaun yang seperti ini "Tapi aku nyaman dengan gaun dres ini " bintang kekeh tidak ingin mengganti baju nya, membuat devan mendesah kesal namun bintang sudah menunjukan wajah yang sangat memelas
"Tapi baju nya ke atasin lagi aku tidak ingin gunung aku ada yang melihat nya " balas devan pasrah
"Oke... begini " tanya bintang yang sudah menarik baju nya ke atas sampai gunung milik devan tertutup sempurna
"Itu lebih baik " balas devan
__ADS_1
Devan yang sudah menggunakan jas yang senada dengan sang istri, kevin juga sama menggunakan baju yang senada dengan devan
Setelah perjalanan tiga puluh menit akhirnya mereka sampai juga di rumah dela, Devan melingkarkan tangan nya di pinggang bintang dengan posesif , dan tangan yang satu nya untuk menuntun kevin, kedatangan devan dan keluarga kecil nya menjadi perhatian para tamu, banyak yang berbisik tentang mereka yang sangat serasi
Devan, bintang dan kevin mendekat ke arah dela dan David " Selamat ya akhirnya kalian bersatu juga, tadinya aku ragu karena setiap ketemu kalian pasti tidak pernah akur " ledek bintang kepada dela
"Is lo itu, nama nya juga jodoh siapa yang tau " balas dela
"Ha ha ha... iya ya.. kaya nya si sisi juga bakalan sepeti lo deh, awal nya aja berantem ke depan nya kan siapa yang tau "
"Iyah "
Devan dan bintang pun duduk di meja, kevin yang sedang fokus dengan makan nya membuat anak itu anteng, sedang kan bintang sadari tadi ia tidak ada hentinya menyicipi satu persatu makan yang di sediain
"Bintang " panggil sisi
"Eh lo baru datang.? " tanya bintang yang melihat sisi baru saja tiba
__ADS_1
"Iyah tadi macet " jawab sisi sambil nyengir
"Lo ke dela dulu gih, udah gitu balik lagi sini temani aku menyicipi makan yang ada di sini " pinta bintang
"Ok deh, tunggu ya aku ke dela dulu " sisi pun pergi ke arah dela, namun ketika ia mendekat ke arah dela ternyata di sana ada Juli yang sedang mengucapkan selamat juga kepada David dan dela
Sisi membuang muka nya ke arah lain " Dela... selamat ya... semoga kalian selalu bahagia " ucap tulus sisi
"Amin terimakasih ya, kamu juga cepat nyusul dong " ucap dela
"Do'ain saja, agar evan cepat melamar aku " balas sisi
"Amin aku akan selalu mendo'akan yang terbaik untuk mu "
"Makasih ya " balas sisi
Ternyata sedari tadi Juli memperhatikan sisi dan mendengarkan pembicaraan sisi dan dela, ada rasa tidak rela mendengar ucapan sisi yang meminta dela untuk mendo'akan sisi dan evan
__ADS_1