BROKEN MARRIED

BROKEN MARRIED
TOXIC(13)


__ADS_3

BAGI PEMBACA YANG BAIK HARAP LEWATI BAGIAN INI,KARENA TERDAPAT BANYAK ADEGAN KEKERASAN YANG MUNGKIN BISA MEMBUAT ANDA TIDAK NYAMAN.


TERIMAKASIH🙇‍♀


.


.


Sudah dua minggu berlalu,pernikahan antara joshua dan jesica tidak berubah sedikitpun.pria itu bertambah kasar,dan setiap malam dia selalu membawa nina datang ke rumah,meminta jesica untuk melayani nina dengan baik seperti layaknya tuan rumah,lalu joshua akan bercumbu dengan wanita itu di depan mata kepala jesica.bagi jesica itu snagat menyakitkan,tapi dia tidak tau harus melakukan apa,dia tidak bisa menyuruh joshua untuk menghentikan semua ini,yang ada jesica akan mendapatkan pukulan di wajahnya.jadi dia hanya membisu sambil menahan rasa sakit yang terus mengujam dadanya.


"sebentar ya,aku akan kembali".ucap joshua berdiri dari kursi.


"jangan lama-lama ya,aku takut disini sendiri".


"iya sayang".


Nina mengalihkan padanganya kebelakang,


melirik jesica yang ada di dapur,mungkin selama josjua pergi dia bisa bermain-main dengan istri bodoh joshua.


"hey jesica?!"teriak nina pada jesica dari tempatnya"bawakan aku air putih,aku haus!".


Jesica tidak menjawab,dia mengambil gelas,lalu mengisi air di gelas itu sampai penuh,kalau ada racun tikus,sudah dia tambahkan kedalamnya.


Jesica berjalan ke ruang tamu,dia menaruh minuman pesanan nina diatas meja.nina mengambil minumanya,menenggaknya sampai habis setengah.


"katanya kau istri pemilik rumah ini,tapi kok malah terlihat seperti pembantu ya".ledek nina.


Jesica tidak menggubris ucapan nina,


jangankan menggubris menatapnya saja sudah malas.


"jesica kau memang istrinya,tapi biar ku beritahu,walaupun kau istrinya kalau hati suamimu itu untukku,kau bisa apa".ujar nina bangga.


"memang apa untungnya jadi simpanan,toh kalau dia bosan padamu,dia bisa kapan saja mencampakan dan meninggalkanmu,tapi dia tidak akan bisa meninggalkan istrinya begitu saja".tutur jesica.


"tapi dia tidak akan pernah mencintaimu".


ucapan nina telak menusuk hati jesica.


"aku akan membuatnya jatuh cinta,perlahan,


bukanya cinta itu tumbuh karena terbiasa?".ujar jesica.


"jadi rayu saja suamiku sampai dia tidak bisa melepaskanmu".tambahnya,lalu setelah mengatakan itu jesica berjalan lagi kembali ke dapur.


Kedua tangan nina menggepal erat,matanya menatap punggung jesica tajam.tidak ada wanita yang berani melawanya sebelumnya,


dan wanita itu sangat berani mengatakan itu padanya.


Nina tersenyum simpul"coba kita lihat seberapa lama kau bisa bertahan,aku akan membuat hidupmu sengsara,lihat saja".


Tidak lama kemudian joshua datang,dia duduk disamping nina.


"nunggu lama ya?".tanya shua"tadi ada urusan sebentar".

__ADS_1


"shua".


"ya?"


"hmm,sepertinya istrimu tidak menyukaiku,


aku akan pergi saja".nina mengambil tas di depanya,berdiri lalu berjalan keluar dari rumah joshua.


Tentu saja joshua akan mengejarnya.


"nina tunggu".kata Joshua mencoba menahan tangan nina agar tidak pergi dari rumahnya.


Wanita itu menatap nanar joshua.


Alis joshua berkerut"kenapa tiba-tiba begini?".


"maaf shua,tapi benar kata istrimu,aku seharusnya tidak menganggu rumah tangga kalian.jadi terimakasih shua atas semuanya,aku tidak akan menganggu kehidupan keluargamu lagi".ucap nina lirih.


Dia menghempaskan tangan joshua,lalu sedikit berlari meninggalkan rumah joshua sambil terisak.


"nina".


Joshua baru saja inging mengejarnya,tapi nina sudah masuk kedalam taksi yang kebetula lewat di depan rumahnya.


Kedua tangan joshua mengepal erat,dadanya naik turun tidak beraturan.apa saja yang dikatakan jesica sampai membuat nina pergi begitu,dia harus memberi pelajaran pada wanita ****** itu.


Joshua masuk kedalam rumahnya.


"jesica!!"teriaknya sangat kencang.


Dari arah dapur seorang wanita berlari kearahnya.


Mata pria itu melotot tajam.seketika tubuh jesica meremang,refleks dia memundurkan langkahnya ke belakang saat joshua berjalan mendekat kearahnya.


"atas hak apa kau mengusir nina dari rumah ku?!!".tukas joshua.


Jesica menggeleng cepat"aku tidak mengusirnya tuan".


"ohhh".


Tangan joshua menjambak rambut jesica kebelakang sangat keras,membuat wanita itu mendongak keatas dan meringis kesakitan.


"kau berani berbohong padaku?,cepat katakan apa yang kau katakan pada nina!".paksa joshua.


"a..ku tidak mengatakan ap...pa-apa".


"ku bilang cepat ulangi apa yang kau katakan pada nina!!!".


"braakkk"


Joshua menghempaskan tubuh jesica ke dinding sangat keras,ujung jesica pelipis membentur dinding sangat keras.setetes cairan kental berwarna merah menetes di ujung pelipisnya.


Pria itu mengangkat tubuh jesica,mencekik leher wanita itu sangat kencang,sampai kelabakan tidak bisa bernafas.tangan jesica mencoba melepaskan tangan joshua dari lehernya,tapi naasnya tenanga joshua lebih besar dari tenaganya.


"akkhhhh...akkhh...".

__ADS_1


"apa,bagaimana aku tidak mendengarnya?".


tanya joshua dengan senyum iblisnya.


"thhuu...aannn sakk....hit....".


Kalo joshua tidak melepaskan cengkeraman dari lehernya,dia bisa mati kehabisan nafas.


"sakit ya,hah,sakit?".


"katakan padaku apa yang kau katakan pada nina,dan aku akan melepaskanmu".


Jesisica menelan ludahnya berat,dia tidak tau kata-kata mana yang membuat nina sakit hati,tapi kalau tidak di jawab joshua akan memperlakukanya lebih parah lagi.


"a...ku...."


Cengkeraman tangan joshua merenggang,


jesica bisa sedikit merasakan oksigen masuk kedalam tubuhnya.


"aku bilang kalau aku istri sah tuan shua".


Ini tidak akan baik,jesica baru saja menggali lubang kuburnya sendiri.


Seulas senyum terlihat jelas di wajah joshua.tapi senyum itu terasa mengerikan dimata jesica.


"istriku ya?".


Plaakkk!!


Tamparan keras joshua telak mengenai pipi tirus jesica,saking kerasnya tubuh jesica jatuh ke lantai.


Joshua duduk berjongkok di depan jesica yang sudah mengeluarkan darah dari kedua lubang hidungnya.dia mengangkat kepala jesica yang menunduk untuk menatap wajahnya,dia mencengkeram dagu jesica sangat erat.


"utututu maaf ya,aku memukul mu terlalu kasar".dia memasang wajah mengejek.


"sejak kapan aku menganggapmu sebagai istri.asal kau tau saja,aku hanya menganggapmu hanya seorang pembantu,


tidak-tidak kau terlalu bagus untuk ukuran pembantu,kau hanya sampah mataku.


jadi berhenti bertingkah laku seolah-olah kau istriku!!"


Joshua menghentakkan dagu jesica kasar.dia bangkit berdiri,memandang jijik pada jesica.


"menjijikan".


joshua meludahi lantai di bawahnya.lalu dia berjalan meninggalkan jesica yang sudah terkulai lemas di lantai yang menyengat tubuhnya.


Jesica memeluk dirinya erat,tubuh wanita itu bergetar begitu hebat,darah di pelipis dan kedua lubang hidungnya menetes ke lantai.bersamaan dengan itu air mata yang turun tak terkendalikan.


Rasa sakit,marah,sedih bercampur menjadi satu.apa dia diciptkan hanya untuk disakiti oleh joshua saja,apa kebahagian sudah tidak mau memihak padanya kenapa hidupnya jadi seperti ini.


Brruggh!


Sesuatu di belakang jesica terjatuh,jesica melihat ke belakang.seorang pria sudah tergeletak di depan tangga pertama.

__ADS_1


"tuan joshua!!".


Teriaknya mencoba berdiri dan berlari kearah joshua.


__ADS_2