
Joshua membuka pintu kafe,loncengnya berdenting.
"selamat datang"sambut pelayan.
Joshua berjalan ke meja paling paling pojok dan dekat jendela.dia duduk disana,di tempat faforitnya di kafe ini.
Ya,kafe yang joshua masuki tidak telalu jauh dari kantornya,hanya menyebrang lalu sampai.tempat makan siangnya kalau dia bosan dengan makanan kantor yang begitiu-begitu saja.tempat yang paling enak untuk merefleksikan otak yang hampir meledak.
Dia menatap bangku panjang di depanya.
biasanya ellen sudah duduk sepuluh atau lima belas menit sebelum istirahat,gadis itu selalu menunggunya di meja ini dan memberikannya dua kota susu tanpa rasa,
satu untuknya dan satu lagi untuk joshua.
itu menyehatkan dan membuat badan semakin berstamina.padahal dia tau kalau joshua tidak terlalu suka susu,tapi dia selalu memaksanya.sampai joshua mengiyakan.
Joshua tersenyum tipis,kenangan manis.
Seorang pelayan wanita tiba-tiba saja berdiri di sampingnya
"mau pesan apa tuan?".tanyanya dengan pulpen yang sudah siap mencacat pesan diatas kertas.
"jus jeruk dan"joshua berfikir sejenak"nasi goreng".
Kata arjuna makanan di kafe ini tidak enak.joshua tudak tau apa itu benar atau tidak,pasalnya joshua kesini hanya untuk memesan kopinya saja.
Joshua menatap keluar jendela,beberapa kendaraan berlalu lalang di luar sana,cuaca panas membuat debu-debu jalanan bertaburan.
"kriiingg"
Loncengnya berbunyi.pasangan muda dengan seorang anak perempuan terlihat masuk kedalam kafe.
Mata joshua menyipit.wajah pria yang tadi masuk terasa tidak begitu asing baginya.tapi siapa?.berkat pengelihatanya yang buruk joshua tidak bisa mengenali orang bahkan dari jarak tiga meter.
Perempuan dan anak kecil tadi duduk di kursi tepat di depan meja joshua.sedangkan pria yang tidak asing tadi pergi ke belakang,
mungkin ke kamar mandi.
Joshua mengedikkan bahu,entahlah siapa tadi,mungkin pria tadi pernah menjadi klienya.makanya wajahnya tidak asing.
Setelah sepuluh menit berlalu,akhirnya makanan joshua datang.
"ini nasi goreng dan jus jeruknya tuan".kata si pelayan meletakkan nasi goreng dan jus jeruk dari nampanya kedepan joshua.
"ada yang bisa saya bantu lagi?".
"tidak".
"baiklah,selamat menikmati".
Pelayan itu pergi meninggalkan joshua.
joshua langsung saja menyantap nasi goreng yang masih mengeluarkan asap karena masih hangat kedalam mulutnya.dia mengecap beberapa kali nasi goreng di mulutnya,
merasakan rasanya.rasanya tidak begitu buruk,agak sedikit enak.mungkin enak karena dia sedang lapar.joshua kembali menyantap nasi gorengnya beberapa sendok.
"sayang sudah pesan makananya?".tanya pria yang tadi pergi ke toilet.
"sudah,aku juga sudah pesan kan untuk mu".jawab si istrinya,mungkin.
"cecil juga cudah pecen".
"uhh cecil sudah bisa pesen ya sekarang".pria itu menepuk-nepuk atas kepala anaknya.
Pria itu duduk di kursinya.joshua tidak bisa melihat wajah pria itu karena dia memunggunginya.tapi dari suaranya terasa tidak asing di telinga.dia pernah mendengarnya beberapa.tapi dimana?.
"jhony?"mata joshua terbelalak lebar.
"joshua?".pria yang di panggil jhony itu menunjuk joshua.
Reflek keduanya bangun dari kursinya.jhoni langsung menjabat tangan joshua,lalu melakukan serangkaian jabat tangan.
"lama tidak bertemu"jhony memeluk tubuh joshua,dia menepuk-nepuk punggung joshua cukup keras.
"lama juga tidak bertemu jhony".joshua menepuk punggung jhony jauh lebih keras.
Jhony terkekeh,dia melepaskan pelukanya dari joshua"hahaha,bagaimana kabarmu?".
"ya seperti yang kau lihat".
"oh ceo joel produk".tebak jhony.
"ya".
Jhony adalah teman baik joshua saat sma,
teman se gengnya.anak nakal yang dulu menyesatkan joshua untuk merokok dan membolos agar terlihat keren dimata murid-
murid perempuan di sekolahnya,dan itu berhasil.dia juga orang yang mengenalkan joshua dengan ellen.dengan petuah-
petuahnya dan sedikit bantuannya joshua akhirnya mendapatkan hati si ketua geng dingin dan hati sekeras batu itu.
"kau sendiri bagaimana?"tanya joshua balik.
"aku masih seperti ini terus,tapi kau tau?".
__ADS_1
"apa?"
"kemarilah".joshua mendekatkan dirinya ke jhony"aku akhirnya menikah dengan elis".bisiknya.
Joshua tidak terlalu kaget mendengar hal itu.
karena dia tau betul kalau temanya adalah maniak cinta.waktu sma saja dia memacari hampir dua puluh wanita dalam satu bulan,simpananya dimana-dimana.dia bahkan bisa pacaran dengan tiga wanita sekaligus dalam satu waktu.benar-benar buaya.
"duduklah,aku ingin mengobrol banyak dengan mu".joshua mempersilahkan jhony duduk.
Jhony duduk di depan joshua.
"apa perlu ku pesankan jus?"tawar joshua.
Jhony terkekeh kecil"tidak usah repot-repot tuan ceo,aku sudah memesanya.sayang".
jhony membalikan badanya"tolong minuman ku".
Joshua mengerutkan dahinya."apa itu elis?"batinya.
Seingatnya tubuh elis tidak setinggi dan sebagus itu.dan juga dia memiliki tahi lalat kecil di bawah bibirnya,tapi perempuan itu tidak memiliki tahi lalat sedikit pun.apa elis operasi plastik.
"kenapa?".
"ah"joshua terkesiap.
"itu elis?,apa kau menyuruhnya untuk operasi plastik?".cecar joshua joshua dengan penuh rasa penasaran.
Jhony menggeleng,itu artinya.lalu kalau bukan elis.
"tunggu dulu,kau bilang menikahi elis,tapi kau bilang perempuan itu bukan elis,kau selingkuh?".
Jhony tertawa renyah,dia menyendok nasi goreng joshua tanpa permisi,lalu memakanya.
"joshua,joshua sudah berapa tahun kita kenal,kau masih tidak tahu juga sifat ku,cih.sahabat macam apa kau ini".
"oh kau selingkuh".terka joshua.
Jhony menyeruput jus alpukat sebelum menjelaskan.
"aku dan elis sudah cerai lima bulan yang lalu".
Joshua ternganga.
"tenang saja,aku yang menceraikanya".
"kenapa,kenapa kau menceraikanya?,bukanya kau cinta mati padanya?".
"dia selingkuh dengan boss di kantorku,dan meminta bercerai padaku dengan alasan aku sering memukulinya dan tidak bisa menafkahinya,padahal tidak.memang ya,wanita kalau sudah selingkuh lebih buruk dari setan".jelas jhony tertawa getir.
"kau sendiri,katanya kau menikah dengan ellen?".tanya jhony penasaran.
Joshua hampir tersedak jus jeruknya.airnya nyangkut di tenggorokan.
"uhuk".
"kau tidak papa?".
Joshua mengangkat tanganya kedepan.
wajahnya langsung menjadi suram.
"kenapa,apa sesuatu terjadi dengan pernikahan mu?"
Joshua memainkan es batu di dalam jusnya dengan sedotan,dia diam cukup lama"dia pergi"dia menjeda kalimatnya"dihari pernikahanya".
Mata jhony terbelalak lebar"kau serius?"
Joshua tersenyum pahit"mana mungkin aku bercanda tentang ini".
"kenapa?,kenapa dia pergi,bukanya kalian saling mencintai?,dan bukanya ellen ingin sekali menikahimu?".
"aku juga awalnya berfikir begitu,tapi nyatanya".Dia menarik nafas berat.
"lalu bagaimana dengan pernikahanya?".
"di batalkan".
Jhony kembali membulatkan matanya.
Rasanya sudah cukup memberitahu jhony tentang ellen dan pernikahanya yang hancur.dia tidak perlu memberitahu pada jhony tentang pernikahanya dengan pembantu sialan itu.lagipula dia juga tidak akan pernah membahasnya dengan siapapun,
bahkan dengan arjuna sekalipun.Joshua mengalihkan pandanganya ke luar jendela.
Jhony merogoh saku celananya, mengeluarkan benda pipih,ponselnya.entah apa yang dia lakukan,tanganya telihat sedang mengetikan sesuatu,jhony menaruh ponselnya di meja,dia mendorongnya kearah joshua.joshua yang tidak mengerti menatap jhony dengan lis berkerut satu.
"baca saja"ucap jhony tanpa suara.tapi anehnya joshua mengerti perintahnya.
Joshua mengambil ponsel jhony,disana jhony menuliskan.
Nanti malam ada acara tidak?,aku menanyakanya kau ceo.
Joshua benar-benar tidak mengerti apa maksud jhony,kenapa dia tidak bilang langsung padanya saja,kenapa harus di ketik pakai ponsel segala.
tidak memangnya kenapa dan kenapa tidak bicara langsung saja,suara mu habis?.
__ADS_1
Pria itu mendorong ponsel kearah jhony.
Jhony terlihat mendengus sebal,dia mengetikan kembali sesuatu.mereka seperti sedang ingin merencanakan sebuah kejahatan yang tidak boleh siapun ada yang tau.
Tunangan ku bisa mendengar percakapan ini bodoh.kau ingin aku putus denganya?.
Nanti malam aku akan pergi ke bar,kau mau ikut?.Aku tidak bisa menjamin kau akan melupakan ellen tapi mungkin kau bisa bersenang-senang sebentar,hidupmu terlalu kaku,seperti kanebo kering.
Joshua mencoba untuk berfikir,dia mengetuk-
etuk meja dengan jarinya beberapa kali.
sebenarnya hari ini dia tidak telalu sibuk,
meeting dengan klien barunya,tapi mungkin dia bisa menerima ajakan jhony,lagipula jhony benar,hidupanya terlalu kaku,lebih kaku daripada kanebo kering.
Jam berapa?
Dia mengembalikan ponselnya lagi pada jhony.
Jhony menyunggingkan senyumnya setelah membaca tulisan joshua.
"sepuluh malam".ucapnya tanpa suara.
Joshua mengangguk.dia melirik arlojinya.
tidak terasa dia sudah menghabiskan waktunya satu jam sendiri disini,dia sampai lupa untuk menghabiskan nasi gorengnya.
Joshua bangkit berdiri"aku harus pergi,pelayan".
Seorang pelayang datang menghampirinya.
"iya ada yang bisa saya bantu?".
"tolong hitung berapa".pinta joshua mengambil dompetnya dari saku celana.
"baik"Pelayan itu mulai menghitung jumlah totalnya.
"oh ya sekalian hitung dengan makanan di bangku depan"joshua menunjuk bangku tunangan jhony.
Jhony berdiri"oh tidak usah repot-reot shua,aku....
"aku tidak terima penolakan".
"oh baiklah tuan ceo".
mereka berdua terkekeh kecil.
"jadi 120 ribu".kata si pelayan setelah selesai menghitung.
Joshua mengambil uang 100 ribuan satu,dan 50 ribuan satu.
"tunggu sebentar akan saya ambil kembalianya".
"tidak usah,itu tips untuk mu".
"jhon,aku pergi dulu".
Jhony mengangguk.joshua berjalan pergi keluar dari dalam kafe.sebelum itu dia sempat tersenyum pada kekasih dan anak
jhony.
Jhony berbalik,dia memandangi punggung joshua sampai hilang di seberang sana"pria kaya yang polos".ujarnya.
Jhony kembali duduk di depan kekasihnya.
"teman mu baik juga ya".katanya sambil memotong daging di piring.
Jhony tersenyum bangga"tentu saja,
temanku".
Kekasihnya tersenyum licik,dia memajukan duduknya"aku harus bisa mendekatinya".
ucapnya berbisik.
"tentu saja sayang".
.
.
.
jhony
Satu geng dengan joshua dulu,pria brandal yang tidak pernah absen tawuran dan hobi memainkan hati wanita.
.
.
.
__ADS_1
GA SERU YA AHH MAAP,AKU AKAN BERUSAHA LEBIH BAIK LAGI,MOHON BANTUAN DUKUNGANYA🙇‍♀