BROKEN MARRIED

BROKEN MARRIED
AWAL KEHANCURAN(02)


__ADS_3

joshua membawanya menaiki tangga.setelah sampai joshua membuka pintunya.


"setelah tuan putri".katanya sambil terkekeh.


kamar ini juga sangat besar,ada ranjang king size di tengah-tengahnya.ada sofa berukuran sedang di dekat jendela.jendela besar dengan gorden cokelat trasparan,dan televisi besar di depan ranjang.kalau saja ini memang pernikahanya,dia pasti akan sangat senang berada disini.


Joshua menyuruh jesica duduk di kasur.gadis itu duduk di tepian.


"elenn"joshua duduk dihadapan jesica.


dia mengelus lembut kedua tangan jesica,lalu mengecup punggung tangan jesica.


"akhirnya setelah tujuh tahun,kau menjadi istri ku.aku akan selalu selalu menjaga mu,aku janji".


dia mengecup punggung tangan jesica kembali,kali ini lebih lama,kedua mata hitam beningnya menatap jesica lembut.


Jesica hanya diam.terus berantisipasi agar joshua tidak melihat wajahnya.sekarang dia merasa iba pada pria itu.


Joshua berdiri"baiklah"dia meraih ujung tudung jesica.hendak menyibaknya"aku tidak sabar....".


'oh astaga apa yang harus ku lakukan,


bukanya nyonya irma bilang kalau aku harus menyembunyikan wajahku selama mungkin.


sampai elenn di temukan,kalau begini...'batinya panik.


"tunggu"jesica memegangi tangan joshua sebelum tudungnya benar-benar tersibak.


Joshua mengerutkan dahinya.gawat!.ini malah membuat joshua lebih mencurigainya.


"kenapa?"tanyanya.


alis jesica berkerut.'tunggu,apa dia tidak curiga dengan suara ku?.bagaimana bisa?'.


tanya jesica dalam hati.


Jesica menggeleng pelan"mandi dulu sana,baumu masam".


"benarkah?"joshua mengedus ketiaknya.dia terkekeh kecil"hahaha,sepertinya kau benar,


bau ku kecut,aku akan mandi".dia mengambil handuk di kastok dekat dengan ranjang,lalu masuk kedalam kamar mandi.


Jesica menghela nafas lega,dia berhasil.


pria itu tidak mencurigainya,dia hanya tinggal menunggu nyonya irma menelpo untuk mengabari kalau ellen sudah di temukan.


"oh iya ellen"jesica tersentak.kepala joshua tiba-tiba saja mucul dari balik kamar mandi.


"bukanya kau juga bau masam?,kenapa tidak mandi dengan ku saja?,itung-itung hemat air".


seketika pipi jesica memerah,membayangkan mandi berdua saja sudah membuatnya bergidik ketakutan.


"t...tidak"jawab jesica gugup"kau duluan saja".


"kenapa,apa hari ini aku tidak terlihat tampan dimatamu?".


jesica tidak menggubris.


"oh baiklah".wajah joshua nampak kecewa


"aku akan mandi sendiri saja.bahkan setelah punya istri aku tetap mandi sendiri"dumalnya.


"oh ya ellen,hari ini suara mu terdengar jauh lebih lembut"joshua menjeda kalimatnya.


jesica menahan nafasnya,apa sekarang dia sudah mengetahui siapa jesica yang sebenarnya.


"aku menyukainya".jawab joshua akhirnya.

__ADS_1


lalu pria itu menutup pintu kamar mandinya setelah bicara begitu.membiarkan pipi jesica semerah tomat.


beberapa menit jesica diam,dia tidak tau harus melakukan apa.dia tidak tau apa yang akan dia ucapkan pada joshua setelah ini agar dia tidak bisa melihat wajah jesica sampai dia benar-benar mendapatkan kabar kalau ellen kalau ellen sudah ketemu.


"drrttt....drrttttt"


Telfonya berdering,jesica mengambil telfonya dari dalam tas kecil.sebuah panggilan dari nyonya irma.


Jesica berjalan ke arah jendela,takut kalau joshua bisa mendengar percakapan mereka.


"ya,halo nyonya"


"apa dia sudah mengetahuinya?,bagaimana reaksinya,apa dia menuntutmu?".


"belum,dia sedang mandi.nyonya,bagaimana dengan ellen apa dia sudah ketemu?".


Nyonya irma menghembuskan nafas berat.itu artinya pertanda buruk"dia sudah pergi ke paris subuh tadi.kita kehilangan jejaknya,kau sepertinya harus terus bersamanya sampai ellen ketemu"


"tapi bagaimana kalau....."


"kau berani membantahku?".potong nyonya irma dari seberang sana"kau sekarang sudah jadi istri sahnya,jadi dia tidak akan menyakiti mu seenaknya,dia bisa di tutut,aku akan mengabarimu lagi".


panggilanya terputus.


 Beberapa detik jesica diam,menatap kota dari luar,gedung-gedung tinggi terlihat jelas disini,rumah-rumah kecil dengan lampu kerlap-kerlip berderet dengan rapih,sangat indah.


 


kendaraan-kendaraan di bawah bersimpang siur seperti tidak ada habisnya.jesica mengigit kuku-kuku jarinya,beberapa kali terlihat bedecih.


bagaimana sekarang?.apa dia harus tetap tinggal dengan joshua.itu kalau joshua menerimanya,bagaimana kalau tidak,apa dia akan mengusirnya?.


mungkin pria itu akan menuntutnya dan memenjarakanya karena telah melakukan penipuan.dan bagaimana dengan nyonya irma dia pasti mencabut semua pembayar rumah sakit ibu dan memecatnya.


"grebb".


Tubuh jesica tersentak.seseorang tiba-tiba memeluk dirinya dari belakang sangat erat,siapa lagi kalau bukan joshua.


Kepala joshua menyelusup ke leher jesica,


pria itu menaruh kepalanya di atas pundak jesica dan mengeratkan pelukanya.


 Jesica menengguk ludahnya kasar,pipinya memerah dan tanganya mulai gemetar.tidak seharusnya dia begini,dia harusnya mendorong joshua untuk tidak mendekati dirinya,tapi mungkin joshua akan lebih mencurigainya kalau seperti ini,lalu jesica harus bagaimana.


 


Joshua melirik jesica"apa kau menyukai tempat ini?"tanyanya menatap kota di depan.


jesica mengangguk ragu.


Joshua terkikik kecil"setelah menikah kau jadi banyak berubah ya.lebih pendiam".joshua melebarkan senyumnya,kedua bola matanya tenggelam"tapi aku suka wanita pendiam".


bisiknya tepat di depan telinga jesica.


Jesica diam membeku,suara bartonde joshua membuatnya tidak bisa berkutit.


 "sekarang"


 


Joshua membalikan tubuh jesica menghadap kearahnya.jesica hampir terlonjak kaget saat mengetahui apa yang dia lihat sekarang.


joshua berdiri di depanya dengan hanya menggunakan handuk yang cuma menutup bagian pinggang sampai lutut dan membiarkan dadanya yang bidang terekspose.dia senakin terlihat seksi karena rambutnya yang masih basah.


"akhirnya"dia meraih tudung jesica,sedikit membungkukan badanya mensejajarkan tubuh jesica"kau tau,tidak melihat wajahmu beberapa jam saja sudah membuat ku frustasi".dia terkekeh.


 Nafas jesica menderu,jantungnya berdetak begitu kencang.sekarang tidak ada alasan lainya untuk mengelak,lagipula sampai kapan dia bisa menyembunyikan ini dari joshua,percuma saja.joshua pasi akan mengetahuinya.

__ADS_1


 


"aku sudah tidak sabar melihat..."joshua menyibak tudung jesica.


Matanya langsung terbelalak lebar,dia melepaskan tanganya dari tudung,refleks mundar selangkah "jesica?"alisnya berkerut bingung.


"t...ttuan joshua"jesica menunduk.


"apa yang kau lakukan disini,dimana ellen?".


cecarnya,celingak-celinguk bingung mencari keberadaan ellen.perasaan daritadi ellen ada disini,kenapa tiba-tiba jadi jesica,apa ini salah satu prank dari ellen untuk mengerjainya.


Jesica tidak tau harus menjawab apa.


lidahnya tiba-tiba kelu.


Joshua menatapnya dari ujung kepala sampai ujung kaki.


 


"jesica,jawab pertanyaan ku,kenapa kau yang ada disini,dimana elenn?!".suaranya mulai meninggi"dan kenapa kau memakai gaun pengantin ellen?"


Jesica menggeleng-gelengkan kepalanya,air matanya tiba-tiba jatuh,dia tidak tau kenapa dia menangis.


"jesica!".sentak joshua.


"e..elen kabur"cicit jesica sangat pelan,takut.


"apa?"


"dia kabur ke paris sebelum pernikahan berlangsung".


matajoshua membulat penuh"tidak,tidak,tidak tidak mungkin,ellen tidak mungkin kabur di hari pernikahan yang sudah dia tunggu sejak lama!.tidak mungkin,kau pasti bebohong!"


Joshua mencengkeram kedua bahu jesica"kau berbohong kan?,kau berbohong padaku kan,dimana ellen?,JAWAB AKU!!"dia menghentak-hentakan tubuh jesica.


"ti..dak,elenn benar-benar kabur,aku disuruh mengantikan posisinya".


joshua berjalan mengambil ponselnya diatas nakas,disamping ranjangnya.


"kau fikir aku akan mempercayaimu,aku akan menelfon orang rumah,dan melaporkan mu.....".


Joshua menekan-nekan ponselnya,


menempelkan ponselnya di telinga.tapi sepertinya nomor yang dia tuju tidak mengangkat panggilanya,dia beberapa kali mengulangi panggilanya,tapi panggilanya tetap tidak diangkat.


"percuma tuan,mereka sudah tau"ucap jesica.


Joshua diam,dia menatap jesica tajam.


"apa,apa maksudmu mereka sudah tau?.kau mau bilang mereka yang menyuruhmu melakukan ini?.dan kau ingin aku mempercayai ucapanmu?".


"bukan itu maksudku"


"lalu apa?"


"mereka tidak ingin mengecewakanmu tuan,


mereka menyuruhku untuk menggantikan posisi ellen sebentar sampai dia kembali.kau akan mendapatkan elenn kembali".


Joshua diam,cukup lama menatap lantai di bawahnya,mencoba mencerna ucapan yang baru dia dengar.


"selama nona ellen tidak ada disini aku akan menjaga....."


"keluar"ujar joshua tanpa menatap jesica.


"tapi...."

__ADS_1


"kubilang KELUAR!!"teriak joshua memelung.


Tanpa pertentangan,jesica berjalan keluar dari kamar joshua.yang dia takutkan akhirnya terjadi.dia hanya menunggu kapan waktunya dia di tuntut dan di penjara,dan mati di dalam sana.


__ADS_2