BROKEN MARRIED

BROKEN MARRIED
JALAN-JALAN


__ADS_3

"cih,kau ingin melihat-lihat?,apa yang akan kau beli?,asal kau tau saja ya harga satu bra disini saja tidak akan bisa kau beli".


"siapa yang tidak akan bisa beli?".terdengar suara langkah kaki dari belakang jesica,jesica melengos ke sumber suara,joshua berdiri di sampingnya.


"ah tuan joshua,selamat malam".pelayan itu menuduk hormat pada joshua.


"begini caramu memperlakukan pelanggan?".


"dia karyawan baru disini tu......".


"aku tidak bicara padamu"ucap joshua memotong ucapan ibu manajer.


"maaf tuan".


"ku tanya begini caramu memperlakukan pelanggan!!".joshua menaikan suara satu oktaf.


Pelayan itu menggeleng"saya hanya menjalankan tugas tuan,gadis ini mau mencoba mencuri pakaian".


Dia menunjuk jesica"jadi saya mencoba untuk menggagalkan niatnya".


"oh kerja bagus".


Pegawai itu tersenyum,pasti setelah ini dia akan dinaikan jabatanya oleh joshua,tentu saja,dia akan jadi manager di butik ini.


"benarkah tuan,terimakasih banyak,saya akan bekerja lebih baik,sekali lagi terima kasih banyak atas pujianya".


Joshua mengangguk,dia berbalik,


menggandeng tangan jesica"pecat dia dari tokomu sekarang".


Bagai disambar petir di siang bolong,wajah pegawai itu terlihat sangat syok "apa,


kenapa,saya berbuat apa sampai tuan.....".


"gadis yang baru kau tuduh sebagai pencuri adalah istri tuan joshua".jelas manager tanpa di suruh lagi.


"benarkah,kalau begitu".


Pegawai itu berjalan ke depan jesica,dia tiba-tiba saja bersujud di kaki jesica membuat jesica terkejut.


"apa yang nyonya lakukan bangunlah,


nona".jesica mencoba membangunkan pegawai yang bersujud kakinya.tap pegawai itu bergeming.


"saya benar-benar minta maaf nona,saya benar-benar tidak tau kalau nona adalah istri tuan joshua,maafkan semua perlakuan buruk saya nona saya janji tidak akan melakukan ini pada siapapun lagi,saya berjanji nona,saya minta maaf sebesar-besarnya nona".mohonya sedikit terisak.


Jesica melirik joshua,menatapnya penuh makna.


"shua ku mohon padamu kasih dia kesempatan sekali lagi?".


"dia sudah menghinamu dan mempermalukanmu,harusnya kau senang aku memecatnya,bukan malah membelanya seperti ini".


"tapi aku sudah memaafkanya shua, kumohon".


Joshua mendengus"terserahlah".


"kau memang pria yang baik".


Pujian kecil itu membuat pipi joshua memerah,dia kembali berbalik dan masuk kedalam butik itu.


"bawakan aku gaun terbaik butikmu".


Manager tersenyum,nasib butiknya diambang hancur hanya karena satu pegawainya"baik tuan".


Joshua duduk di sofa yang sengaja manager butik ini siapkan untuknya,jesica baru di bawa masuk untuk ganti pakaian ke dalam ruang ganti.tadi pegawai butik membawakan beberapa pakaian paling terbaik di dalam toko ini,nanti jesica akan mencobanya sampai dia menemukan yang cocok.


Lima menit berlalu,joshua memangku dagunya dengan tangan sambil mengingit-


gigit jarinya.


seorang pegawai menyibak gorden kamar ganti,disana joshua bisa melihat jesica.


Dia memakai baju berwarna merah yang sedikit memperlihatkan lekuk tubuh jesica yang indah.dan rok yang hanya sepanjang lutut.



"apa bajunya bagus untuk ku?".


Baju yang sangat cantik dan pas di pakai jesica.tapi sepertinya gadis itu tidak nyaman dengan apa yang dia pakai.jesica terus menutupi belahan dadanya yang terumbar dan menarik roknya kebawah karena terlalu kecil.

__ADS_1


Kalau begini jesica akan jadi tontonan publik,dan joshua tidak mau miliknya dilihat orang lain,dia tidak akan pernah rela.


"kau gila,kenapa harus memberikan baju kurang bahan seperti ini pada istriku,kau ingin istriku jadi tontonan publik!".


Joshua berjalan kearah jesica,mendorong jesica ke ruang ganti"masuklah,kau akan masuk angin kalau pakai baju seperti ini terus".


Jesica menurut,dia masuk kedalam ruang ganti untuk mengganti pakaian selanjutnya.


Tapi lagi-lagi pakaian yang dia pakai membuatnya merasa tidak nyaman.gaun merah kekat itu membuatnya menunduk malu,membuat pipi joshua juga bersemu merah.



"apa kau suka bajunya nona jesica?".tanya manager butik.


"aku rasa bajunya terlalu ketat".Jesica mencoba menutupi belalahan yang memperlihatkan pahanya.


"tidak,ganti,aku tidak suka".


Jesica dan pegawai butik masuk kedalam ruang ganti lagi.


Sudah lima kali jesica gonta ganti pakaian,tapi tidak ada pakaian yang pas denganya.bukanya tidak pas,hanya saja dia tidak terlalu nyaman menggunakanya,joshua tidak bisa memaksa.


Jesica keluar dari kamar ganti untuk keenam kalinya.kali ini memakai gaun warna pink,warna kesukaan jesica,dan tidak terlalu ketat.



"kau suka yang ini?".tanya joshua.


 


Jesica mengangguk-angguk.


Joshua merogoh saku celananya,


mengeluarkan black cardnya dan memberikan kepada manager.


Setelah memilih pakaian,sepatu dan jesica mereka naik keatas,masuk kedalam gramedia.saat masuk para pegawai disana menunduk hormat pada joshua,seperti joshua tampu penting mereka.


"selamat malam tuan joshua".


Sapa para pegawai itu hangat,tapi joshua tidak menggubrisnya sama sekali.


"mereka sangat menghormatimu,aku jadi penasaran sebenarnya kau ini siapa sih sampai sebegitunya".ucap jesica berbisik.


"aku suami".


"aku serius tuan joshua".


"kenapa,kau tidak mau aku jadi suami mu?".


Jesica mendengus"kau menyebalkan".


"iya aku memang tampan".dia mencubit pipi jesica gemas.


Mereka naik kelaintai atas,pandangan mereka langsung disugihi oleh buku-buku yang berjejer rapih di rak.jesica ke salah satu bilik yang diatasnya terdapat tulisan fiksi penggemar,joshua mengikuti langkah jesica.


"kau mau beli buku apa?".


"hmmm".jesica mengetuk-etuk dagunya bingung,mencari buku yang dia cari"ah".


Dia mengambil salah satu buku dengan cover verwarna biru laut.


"broken married?".alis joshua berkerut saat membaca judul bukunya"memangnya apa bagusnya buku seperti itu".


"ini bukunya bagus banget,aku sudah baca beberapa chapternya di aplikasi,tentang pernikahan paksa,suami kejam yang selalu menyiksa istrinya,aku benci karakter suaminya,jahat".


"kalau benci kenapa dibeli?".


"memangnya tidak boleh,sudahlah aku mau cari buku yang lain lagi".jesica melenggang begitu saja.


Joshua menengok kekanan,kekiri,dia tidak pernah ke gramedia sebelumnya,membaca buku saja dia tidak pernah.dia hanya kesini untuk melihat kerja karyawanya.


"braakk!!"


Suara buku-buku jatuh terdengar dari bilik sebelah.joshua buru-buru melihat apa yang baru saja terjadi.


Buku-buku di rak terjatuh ke lantai,seorang pria berdiri di depan jesica yang sedang memunguti buku-buku yang berserakan.


"kalo jalan pake mata dong,buta ya,kalo saya kenapa-napa gimana,mau tanggung jawab!!".bentak pria itu.

__ADS_1


"maafkan aku tuan,maafkan aku".


Joshua menarik tangan jesica untuk bangun.


"bangun".


"tapi aku....."


Joshua menatap tajam pria botak di depanya.


"oh kau pasti suaminya ya.heh kalo punya istri di bilangin dong kalo jalan pake mata,kalo tadi kepala saya kenapa buku sampe berdarah bisa bayar biaya rumah sakitnya".


Joshua membuang segepok uang ke wajah pria botak itu"apa itu cukup?".


Pria itu diam.


"apa kurang?".


Joshua membuang beberapa sisa uang cash di dompetnya"sekarang cukup?".


Joshua tidak menunggu jawaban orang itu,dia menggeret jesica untuk segera pergi dari sana.


"tuan shua".


Joshua tidak mengubris.


"tuan shua".jesica melepaskan genggaman tanganya dari joshua,membuat dua orang itu memberhentikan langkahnya.


"kau seharusnya tidak melakukan itu,aku yang salah,aku yang menjatuhkan buku-buku hingga mengenai tubuh pria itu,dan seharusnya aku yang minta maaf".


Joshua berdecih"kau ini sudah ku selamatkan tapi tidak tau terimakasih ya,harusnya kau berterimakasih padaku dan bukan mapah mengolok-olok seperti ini!".tukas joshua.


Suaranya memancing petugas gramedia datang kearah mereka.


"maaf kakak-kakak disini gramedia tidak boleh berisik takut ganggu yang lainya"


katanya sangat sopan.lalu pergi melenggang meninggalkan joshua dan jesica.


Joshua menatap jesica tajam,dia berdecih lalu melengoskan wajahnya dari hadapan jesica.


Joshua menoleh kearah jesica,gadis itu tengah menghitung jumlah semua buku yang di pegangnya,lalu senyumnya memudar.


"kenapa lagi ?".tanya joshua.


"tidak"


"jadi kau mau beli yang mana?".


Jesica mengangkat buku broken married tadi.


"bagaimana denganku,kau tidak membelikan ku buku?".


"oh buku untukmu ya,hmmm,sepertinya ini cocok".


Jesica memberikan buku bersampul putih pada joshua.


"cara menjadi suami yang baik?,kau bercanda?".


Jesica tertawa kecil,dia menepuk-nepuk bahu joshua senang,joshua tidak tau dimana letak lucunya,tapi dia juga ikut tertawa.


"sudahlah aku mau bayar buku dulu,tuan tunggu disini dulu ya".


Jesica melangkah pergi ke bagian kasir.gadis itu hanya membawa satu buku,dan meninggalkan sisanya di rak.


"ini saja kak?".tanya si kasir.


Jesica mengangguk"bukunya diskon 20 persen kak,jadi 70 ribu".


"wah bener.......".


Jesica belum menyelesaikan kalimatnya tapi si kasir tiba-tiba membungkukkan badanya,


jesica melirik ke sampingnya,joshua berdiri di sampingnya.


"apa?".ketus joshua.


joshua menaruh lima buku diatas meja kasir,dia membawa empat buku yang tadi mau jesica beli dan satu buku lagi dengan judul"cara menjadi suami yang baik".


"hitung semua ini,dan juga buku miliknya juga".katanya sambil melirik jesica.

__ADS_1


"baik tuan".


__ADS_2