BROKEN MARRIED

BROKEN MARRIED
DINGIN TAPI HANGAT


__ADS_3

"kenapa tidak balas telfonku,atau setidaknya balas satu pesanku saja,apa kau senang membuatku khawatir seperti ini hah!".tukas joshua marah-marah,namun jesica bisa melihat kekhawatiran di wajahnya.


jesica menundukkan kepalanya penuh, dengan ragu dia merogoh tasnya dan mengeluarkan ponsel yang sudah mati dan layarnya retak,kalau saja jesica segera mengambil hpnya,mungkin kursi roda itu tidak akan menghancurkan ponsel,joshua pasti marah besar dengan semua ini.


"aku tidak sengaja menjatuhkan ponselku,


maaf".cicitnya teredam suara hujan.


Hembusan nafas pelan terdengar keluar dari mulut joshua,dia mengambil ponsel di tangan jesica,padahal itu ponsel yang baru dia beli,


ponsel keluaran terbaru yang harganya cukup mahal.dia melempar ponsel itu diatas dashbord.


"kau ceroboh sekali sih".


"maafkan aku".


Kalau sudah begini apa yang harus joshua lakukan,dia tidak akan bisa memarahi jesica,entahlah jesica pasti sudah memberinya guna-guna agar joshua bisa selemah ini padanya.


"sudah lupakan saja,kita beli yang baru nanti".


Kepala jesica terangkat,apa?,beli yang baru?.


memang ya orang kaya bebas,beli ponsel saja seperti beli permen.


"tidak perlu tuan,aku juga tidak terlalu membutuhkan pon.....".


"iya kau memang tidak membutuhkanya,tapi bagaimana denganku,kau ingin aku selalu menghawatirkan keadaanmu setiap saat karena kau tidak mengabariku!!"tukas joshua marah-marah.


Membuat jesica sedikit terlonjak dari kursinya,aneh sekali,tiba-tiba marah-marah begitu hanya karena jesica menolak permintaanya.


Jesica menatap joshua dengan tatapan yang tidak bisa di jabarkan,joshua melirik jesica lebih tajam.


"apa liat-liat?!!"


"apa tuan menghawatirkan ku?".


Beberapa detik joshua diam sebelum dia meledak dalam tawa."hahaha".


Alis jesica berkerut'apanya yang lucu,pria ini sepertinya sudah gila karena jadi ceo diusia muda,menyedihkan'.batin jesica merasa iba pada joshua.


"kau bilang apa,menghawatirkanmu,hahaha mana mungkin aku menghawatirkanmu memikirkanmu sedikit saja tidak pernah".


jawab joshua bohong.


Hey joshua sampai kapan kau akan bohong,


bukanya tadi kau tidak bisa fokus hanya karena memikirkan keadaan jesica,dan sekarang kenapa kau malah memutar balikan fakta.


"lalu kenapa tuan bisa kesini dan bela-belain hujan-hujanan?"tanya jesica menginterogasi.


"y,ya,ya aku kebetulan saja lewat sini dan melihatmu di halte,jadi aku menghampirimu".

__ADS_1


elak joshua.


jesica tau kalau joshua bohong,jawabanya tidak masuk akal dan ucapanya tergagap-


gagap.tapi jesica tidak akan terlalu memikirkanya,rasanya senang saja melihat joshua menghampirinya untuk menjemputnya pulang.walau tubuhnya harus basah kuyup karena terkena cipratan genangan air.


Ah jesica lupa,dia menatap baju putih joshua yang sudah basah kuyup,pipinya langsung merah saat menyadari kalau baju putih itu jadi transparan dan memperlihatkan dada dan perut bidang joshua yang sangat menganggumkan.bisa gila kalau jesica terus menatapnya.


Joshua menatap tubuhnya yang basah kuyup"sial".


Desisnya.kenapa mobil itu harus melewati genangan air itu dan kenapa joshua dan jesica ada disana waktu itu.kini kemeja mahal joshua sudah tidak berguna lagi,warna putihnya sudah memudar jadi kecoklatan.


Joshua membuka satu persatu kancing kemejanya,dia membuang kemejanya kebelakang sembarang.membiarkan tubuhnya yang indah terkespos.jesica menengguk ludahnya kasar,dia langsung memalingkan wajahnya dari hadapan joshua.detak jantungnya berdetak kencang tidak karuan.


'kenapa dia harus membuka bajunya sih,dia tidak kasian pada jantungku apa'.dengus jesica dalam hati memegangi jantungnya takut melompat keluar.


"kau kenapa?".


"t..tidak aku tidak apa-apa".jesica menutupi wajahnya dengan tangan agar dia tidak melihat wajah joshua.


Joshua mengdeikkan bahunya tidak peduli,


tubuhnya mendekat kearah jesica,seketika jantung jesica berhenti berdetak,dia sama sekali tidak bisa menelan ludanya.


"tuan shua apa yang tuan lakukan?".cicit jesica sangat kecil sampai joshua tidak bisa mendengar suaranya"tuan shua".


Joshua menepuk bahu jesica.


mengeluarkan semua jurus silat untuk melindungi diri.


Joshua menaikkan alsinya bingung.


"kau sudah gila ya".dia meraih handuk yang melingkar di leher jesica.dan mulai mengelap badanya yang basah dengan handuk itu.


Jesica meringis,memegangi pergelangan kakinya yang terasa nyeri.tidak dia sangka hanya karena jatuh dan memaksakan diri untuk memakai sepatu hak bisa membuat kakinya terasa begitu sakit.


Joshua melirik jesica yang terus meringis,tatapanya teralihkan pada kaki jesica.pupil matanya membesar melihat pergelangan kaki jesica yang sudah membiru dan sedikit bengkak.


"kakimu kenapa?".


"ah?,oh tidak apa-apa tuan".jawab jesica.


Tidak mungkin dia bilang kakinya sakit karena dia memakai sepatu hak,yang ada joshua anak menertawainya sampai puas.padahal dia memakia sepatu hak juga untuk joshua,


agar dia terlihat seperti wanita idaman joshua.


"tidak apa-apa apanya,kakimu sampai biru begitu tuh".


Joshua mengangkat kaki jesica naik keatas pahanya,membuat mata jesica terbelalak karena kaget.


"apa yang ingin tuan lakukan?"jesica mencoba menurunkan kakinya.Joshua tidak menggubrisnya,dia mulai memjiat pelan pergelangan kaki jesica.oh ini rasanya di pijat oleh ceo,tidak buruk.

__ADS_1


"tuan tidak perlu melakukan itu".


"kau bisa diam!".tukas joshua membuat jesica menutup mulutnya rapat-rapat.


"maaf".


Pria itu memijat kaki jesica dengan sangat lembut,tapi jujur pijitan sangat enak,seperti pijitan tukang pijit beneran,joshua memang multitalent.


"kau ke kumah sakit pakai sendal ini?"tanyanya setelah sadar sendal yang di pakai jesica.


sebenarnya tidak masalah pergi ke rumah sakit atau kemana saja dengan sendal itu,tapi tidak cocok saja dengan tampilan jesica yang sekarnag menjadi sedikit elegan.


Jesica menggeleng,bagaimana dia menjelaskanya.


"lalu?"


"tadi aku pakai sepatu hak,tapi tadi ada yang menarik kakiku dan membuat kakiku terkilir".


"aku bertanya tentang sendalnya,aku tidak peduli mau kakimu terkilir atau patah kek aku tidak peduli".


"ah itu,sendalnya dari tuan rey".katanya seperti mencicit.


Rahang joshua langsung mengeras.sendal yang yang tadinya dia anggap lucu sekarang terlihat menjijikan.


Joshua melepas paksa sendal itu dari kaki jesica.tanpa meminta izin yang punyanya terlebih dahulu.


dia membuka kaca jendelanya setengah.


"tuan mau diapakan sendal itu".


Joshua melirik jesica tajam,tanpa rasa bersalah membuang sendal itu keluar."membuangnya,apalagi".


"kenapa tuan membuangnya,itu sendal mahal tuan".


"mahal?".joshua tertawa remeh"asal kau tau saja,aku bisa membelikan sendal seperti itu untukmu bahkan dengan pabrik-pabriknya kau tau!!".sombongnya.


Jesica tidak habis fikir kenapa dia bisa betah dan bertahan dengan orang sombong seperti joshua.


"menyebalkan".dengusnya tiba-tiba.


Joshua menghempaskan kaki jesica dengan kasar dari atas pahanya.dia melipat kedua tanganya di depan dada lalu memalingkan wajhnya dari jesica.


Apa joshua cemburu?,tapi cemburu untuk apa?.


kenapa dia tiba-tiba bersikap seperti itu,apa jesica membuat kesalahan,ahkkkhh,jesica menyerah untuk memahami suaminya.


Kesunyian menyeruak di dalam mobil,mereka berdua saling diam,rasanya sangat canggung,


dan tidak ada yang mau memcahkan keheningan ini.


"tok,tok,tok".

__ADS_1


Joshua dan jesica berjengit hampir bersamaan,mereka melihat kesumber suara.


__ADS_2