
"puaskan aku".bisik joshua.
Mata jesica membulat sempurna.apa yang baru saja joshua maksud,"puaskan aku?".jesica tidak bisa mencerna ucapan joshua.
Joshua menyentuh pipi jesica.
"apa yang tuan joshua lakukan?".
"kau sangat cantik hari ini,kenapa ya aku tidak menyadarinya juga".
Tanganya beralih meraba leher jesica,Joshua mengendus leher jesica.membuat jesica refleks mendongakan kepalanya keatas,
memberikan joshua akses.
"kau sangat wangi hari ini".
"ahhh...tuan".
Sebuah lengguhan terdengar dari bibir mungil jesica saat benda basah tak bertulang menjilat lehernya secara seduktif.
"mari kita lakukan pelan-pelan".
jesica membulatkan matanya lebar saat tau apa yang sedang dia dan joshua perbuat,
kedua tanganya refleks mendorong tubuh joshua sangat kuat.hingga membuat pria itu terjerembab di lantai.
"beraninya kau melakukan ini!".bentak joshua.
"ma...maafkan aku tuan".
Joshua geram,dia bangkit berdiri.
"****** sialan!!".
Pria itu menarik jesica kasar,mendorong tubuh gadis itu ke atas kasur.
Jesica jatuh dalam posisi terlentang.joshua menyeringai menyeramkan.sekarang jesica seperti seekor kelinci yang ingin di lahap serigala.
"kau fikir aku akan menunggumu sampai siap?".
Joshua mengendurkan dasi di lehernya.dia melepas satu persatu kancing kemeja putihnya.
Jesica menggeleng-geleng"jangan tuan,ku mohon jangan".mohon jesica.
"kau ini istirku,aku berhak melakukan ini tanpa seizin mu!".tukas joshua.
Jesica mencoba untuk bangun.tapi tangan besar joshua menahanya.kedua tangan jesica di satukan di atas kepala,lalu dia mengikat kedua tangan jesica dengan dasinya cukup kencang.
Wajah jesica mulai pucat pasi,keringat dingin mengalir deras di keningnya,ketakutan menyelubungi dirinya.jesica belum siap melakukan ini,dia tidak bisa melakukanya.
"lepaskan aku tuan,lepaskan".jesica memberontak.
Joshua duduk diatas perut jesica.dia melepaskan kemeja dari tubuhnya kesembarang arah,jesica memalingkan wajahnya.tapi joshua memaksa jesica untuk melihat kearahnya.gadis itu langsung menutup matanya rapat-rapat.
"buka matamu".
Jesica menggeleng.
"buka atau ku perkosa kau dengan kasar!!".
Jesica langsung membuka matanya.sebuah pemandangan indah terpapang jelas di depanya.badan sixpack dan dada bidang milik joshua membuatnya gila.
Joshua mengangkat satu kaki jesica agar melingkar di pinggangnya,dia menyibak rok jesica sampai di atas pinggang.
"tidak tuan,jangan!!"mohon jesica.
Pria itu sama sekali tidak menggubris jesica,tangan nakalnya meraba paha jesica.
Jesica mulai menangis,air matanya turun membasahi pipi"t....tuan,kumohon,hen...tikan tuan".
Bukanya malah iba joshua malah menyeringai,mendengar permohonan jesica membuatnya ingin melakukan hal yang lebih.
Joshua mencengkeram kedua pipi jesica.
"tenanglah,ini tidak akan menyakitkan".
"hikkss...hikksss...ja..."
"cup".
__ADS_1
Mata jesica terbelelak lebar,bibir kisable milik joshua menghantam bibirnya kasar.
"kau akan menikmatinya"kata joshua di sela-sela ciuman mereka.
Joshua mengalungkan tangan jesica kelehernya.
Joshua menciumnya dengan sangat lembut,
ciuman yang tidak terlalu menuntut,jujur saja sebenarnya jesica menikmati ciuman ini,dia mulai memejamkan matanya,tanpa dia sadar dia juga ikut menikmatinya.
Lalu setelah itu hanya terdengar suara desahan menghiasi ruangan yang kini terasa sangat panas.
***
"tok,tok,tok".
Jesica mengerjap-erjapkan matanya,suara ketukan pintu berhasil membuatnya terbangun.
Jesica mengucek-ucek matanya'siapa sih yang datang pagi-pagi begini'.
Jesica membalikan tubuhnya,dia hampir berteriak meihat wajah joshua tiba-tiba saja ada di depanya.
jantung jesica berdetak begitu kecang,dia lupa kalau semalam dia baru saja melakukan hubungan suami istri dengan joshua.dan sekarang jesica dan joshua telanjang tanpa sehelai benang pun,hanya selimut putih yang menutupi tubuh mereka.
Sekarang jesica atidak bisa bangun karena tangan besar joshua yang memeluk erat tubuhnya,kalau dia membangunkan joshua untuk menyingkirkan tanganya pria itu pasti akan marah.dia juga tidak bisa membangunkanya karena joshua baru tidur dua jam yang lalu.
"tok,tok,tok".
"jesica apa kau ada didalam?".tanya seorang pria dari luar.itu suara rey.
"iya tunggu sebentar".
Jesica mengangkat tangan joshua sehati-hati mungkin dari tubuhnya.dia bernafas lega karena tidak membangunkan joshua.dia buru-buru turun dari ranjang tanpa busana,
mengambil pakaian diatas lemari.
"jesica apa kau baik-baik saja di dalam?".
"iya,aku baik-baik saja".
Jesica mencomoti pakaian dalamnya dan joshua yang berceceran di lantai,dia memasukanya ke kolong ranjang.
Jesica membuka pintu kamar.rey menghentak-hentakan kakinya ke lantai sambil melihat arloji di tanganya.
rey memandang jesica aneh.
"kau terlihat berantakan sekali".
"hahahaha,apa ini terlihat buruk?".
Dalam hati jesica menjerit,siapapun tolong musnahkan aku dari sini.
rey menggeleng"lebih cantik".pujinya.
"ya?"
"tidak,tidak lupakan saja".ujar rey gugup.
"oh ya ngomong-ngomong....."
"kenapa kau tidak masak sayang".ucapan rey terhenti karena suara joshua yang mengigau.
rey memiringkan kepalanya,hendak melihat joshua.tapi jesica langsung menutup setengah pintunya,membuat rey tidak bisa melihat isi kamarnya.dia tidak mau rey tau kalau dia baru saja melakukan hubungan initim dengan joshua,dia hanya malu saja.
"tadi kau mau ngomong apa?".
"oh aku hanya ingin memastikan kondisi joshua"ujar rey bohong.
dia sebenarnya ingin mengajak jesica sarapan,tapi sepertinya pagi ini jesica cukup sibuk.
"dia baik-baik saja".
"yasudah aku pergi dulu".rey berbalik"oh ya jesica,sepertinya kau harus membeli lotion anti nyamuk".
Jesica mengerutkan dahinya bingung.
"banyak bintik merah di lehermu".rey tersenyum,lalu melenggang pergi.
Jesica menutup pintunya,dia langsung bergegas ke kaca lemari.dia memegangi lehernya,han benar ada noda bercak-bercak merah di lehernya,padahal tadi malam tidak ada nyamuk sama sekali,dan semalam lehernya baik-baik saja,kenapa tiba-tiba jadi seperti ini.
***
__ADS_1
Joshua mengerjap-erjapkan matanya,
pandanganya telihat masih samar-samar.pria itu mengedarkan pandanganya.dia tidak tau apa yang terjadi,badanya sediki menggigil.
Dia masih ada di kamar.joshua melirik kesamping,tidak ada siapa-siapa di sampingnya.pria itu melirik kebawah,selimut tebal memggulung tubuhnya.
joshua membuka selimut yang menutupi tubuhnya.
Dia terlonjak kaget"astaga"melihat dirinya tanpa sehelai benang pun,dia fikir melakukan hal itu dengan jesica hanya mimpi,tapi ternyata itu memang benar-benar kenyataan,
jadi semalam dia benar-benar melakukan itu dengan gadis kampung itu.beberapa detik joshua terdiam,mencoba mencerna situasi yang telah terjadi.
"aarrghhhh!!".teriak joshua tidak percaya.
***
Joshua keluar dari kamar,dia mengedarkan pandanganya kesegala arah,mencari-mencari jesica.
Jesica sedang duduk di bibir pantai dengan jinny.
"aku harus minta penjelasan padanya"joshua menuruni anak tangga,dia berjalan kearah jesica.
"jesica!!"teriak joshua sangat keras.
Hampir bersamaan jesica dan jinny melengos kebelakang.
Joshua berdiri di depan jesica.
"bangun".
Jesica mengangguk,dia ikut bangun.
"ya tuan,ada apa?".
"semalam kau menggodaku kan,apa maksudmu hah?".
Joshua mencengkeram lengan tangan jesica sangat kencang,jesica mengeringis kesakitan.
"tidak tuan,aku tidak menggodamu".
"bohong,kau fikir aku tidak semalam kau mencoba memperkosa ku kan?".tuduh joshua.
"semalam tuan mabuk,tuan mencoba menyentuh saya,saya sudah bilang pada tuan saya tidak mau,tapi tuan sendiri yang maksa".cicit jesica.
"cih,kau fikir aku akan percaya dengan dongengmu itu,jelas-jelas kau yang menyentuh ku.karena aku mabuk kau mencuri kesempatan untuk menggoda ku,iyakan?".
"tidak tuan,aku bersumpah.....".
"joshua!!!"sebuah teriakan memotong ucapan jesica.
Joshua dan jesica mecari siapa yang baru saja berteriak.ternyata suara itu berasal dari nina.jhony berjalan tepat di belakang nina.
nina berlari berlari kearah joshua.dia langsung memeluk tubuh joshua.
"shua kau sudah bangun,kau tau aku sangat menghawatirkan mu tadi malam".
"benarkah?".
nina mengangguk"aku tidak bisa tidur tau karena terus memikirkan mu".
padahal tadi malam dia hampir menjatuhkan tubuh joshua dan bilang pada jesica'cepat urusi pria menyusahkan ini,aku mau tidur,aku ngantuk'.dia langsung melenggang pergi tanpa mencemaskan kondisi joshua sama sekali.
"nanti malam aku tidur dengan mu ya"katanya dengan nada dibuat-buat menggemaskan.
"oh tentu saja,kenapa kau meminta izin segala".Joshua mencubit pipi nina gemas.
Sepertinya jesica sudah tidak di butuhkan lagi disini,dia berbalik,hendak melangkah.
"hey".
Dia kembali melengos.
"lupakan semua yang terjadi semalam,kau mengerti?".ujar joshua.
Jesica mengangguk mengerti,dia berbalik lalu pergi.
"memangnya apa yang kau lakukan denganya?".tanya nina penasar.
"hmmm?".
"apa yang kau lakukan denganya semalam?".ulang nina.
__ADS_1
jedica menggelengkan kepalanya"tidak ada".