
Joshua duduk di kursi,di depanya sudah berjejer lima komputer yang mereka rumahnya.satu cctv di depan,dapur,ruang tengah,ruang kerjanya dan kamarnya.kenapa dia sampai lupa ya kalau dia punya benda ini di rumahnya.
Joshua mengotak atik cctv yang berada di kamarnya,memundurkan rekamanya di hari kemarin.Joshua menggit-gigit kuku jarinya,entah kenapa dia ingin sekali mendapatkan hasil kalau jesica bukan pelakunya.
Tidak ada siapa-siapa yang masuk ke kamar joshua,joshua mempercepat videonya sampai tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.padahal semalam dia pergi untuk urusan kantor,lalu siapa yang masuk kamarnya begitu saja tanpa meminta izin.
"aku mohon jangan jesica".
Sarah mengendap-endap masuk kedalam kamar joshua.lalu tidak lama kemudian seorang wanita juga ikut masuk kedalam,itu arum.kenapa gerak-gerik mereka sangat mencurigakan.
Sarah membuka lemari baju joshua,arum membuka membuka laci di samping ranjang joshua.kenapa mereka melakukan itu,seperti ada sesuatu yang sedang mereka cari.
Sarah mengambil celana dalam milik joshua.
tanpa joshua duga dia mengendus-endus celana dalamnya dan menciumnya,tubuh joshua bergidik ngeri,apa selama dia tidak ada di rumah sarah selalu melakukan hal ini,itu menjijikan.
Mereka terus mencari-cari sesuatu sampai arum menemukan jam tangan joshua.setelah menemukan itu mereka sedikit berdebat sebelum membereskan kamar joshua lagi dan langsung buru-buru keluar.
"oh jadi pelakunya kalian".joshua mengetuk-etuk dagunya"kira-kira apa ya hukuman tepat yang pantas kalian dapatkan?".
arum,sarah"ujar joshua berjalan kearah dapur menemui arum dan sarah yang tengah sibuk makan.
melihat kedatangan joshua arum dan sarah langsung berdiri walau sebenarnya mereka mengeluh dalam hati'kenapa datengnya pas lagi makan sih'.mungkin itu batin yang mereka katakan.
"selamat sore tuan shua".
"sore".jawab shua dingin.
Joshua memasukkan keduat tanganya ke saku celana"dari semalam aku belum minta maaf pada kalian".
Alis arum berkerut"maaf untuk apa tuan?".
"maaf telah menuduh kalian mencuri jam ku".
Arum tertawa kecil.tumben-tumbenan seorang yang angkuh,dingin dan selalu merasa benar macam joshua bentuknya meminta maaf.ini momen yang sangat langka,haru di abadikan.momen yang hanya datang dua puluh tahun sekali.
"tidak apa-apa tuan,kita sudah memaafkan tuan duluan ko,iya kan sarah".arum menyenggol bahu sarah.
"iya tuan".
__ADS_1
"harusnya kata maaf saja tidak cukup kan?".ujar joshua.
Apa joshua akan memberikan uang tips yang besar sebagai permintaan maafnya atau mungkin dia akan mengajak arum dan sarah jalan-jalan ke pantai dan makan enak.
mungkin saja,karena joshua bisa melakukan apa saja.
"jadi aku sudah menyiapkan hadiah spesial untuk kalian sebagai permintaan maaf,kalian harus menerimanya aku tidak suka penolakan".
"tuan tidak perlu repot-repot......".
"ssttt".potong joshua"sudah ku bilangkan,aku tidak suka penolakan,arimbi".panggil joshua menatap ke belakang.
Arum dan sarah saling melempar pandang,
menerka-nerka apa yang akan mereka dapatkan dari joshua.senyum bahagia mereka terpatri begitu jelas.
Tidak lama kemudian arimbi berjalan kearah mereka dengan kedua tangan menggeret koper besar berwarna hitam dan merah,serta dengan dua buah amplop yang dia kempitkan di ketiak.
Wajah arum dan sarah terlihat kebingungan,
sedikit panik karena melihat koper mereka di bawa arimbi.
"apa ini tuan,kenapa koper kami di bawah kesini?".tanya arum.
Joshua tidak menggubris ucapan kedua pembantu mudanya,dia mengambil dua amplop di tangan arimbi,lalu menyodorkannya ke arum dan sarah.
"itu uang hadiah untuk kalian,sekalian gaji kalian bulan depan"jelas joshua.
"apa maksud tuan?".tanya arum dan sarah hampir bersamaan.
"kalian ku pecat".
Arum hampir kehilangan pijakannya kalau tidak ada meja di belakangnya,dia bahkan tidak bisa menelan ludahnya sendiri saking kagetnya.
Arum menggeleng-geleng pelan,dia tertawa getir"tuan bercanda,apa salah kami sampai tuan memecat kami?".
"kami sudah bekerja baik pada tuan,kami bahkan bisa membuktikan kalau jesica itu pencuri".
Joshua mengeluarkan sesuatu dari sakunya,
__ADS_1
sebuah flasdisk berisi video arum dan sarah yang diam-diam masuk ke kamarnya.
"aku sudah melihat semuanya disini,bukanya kalian yang diam-diam masuk ke kamar ku dan mencuri jam tangaku?".
Tubuh arum dan sarah membeku seketika,
bibirnya kelu tidak tau mau bilang apalagi.
apalagi yang harus mereka bela semuanya sudah ada buktinya.
Joshua kembali memasukkan flasdisk kedalam sakunya"dan bukannya kalian sering menyiksa jesica".
"t....tuan dari mana,kita tidak pernah menyiksa jesica".arum membela diri.
"sudah jelaskan,sekarang cepat pergi dariku".
"tuan dengarkan kita.jesica itu bukan wanita baik-baik tuan,asal tuan tau saja ya dia pernah menggoda tuan rey,dan apa tuan tau kalau tuan rey dan jesica itu sebenarnya diam-diam pacaran di belakang tuan asal tuan tau saja!".jelas arum.
PLAAK!!
Pipi arum panas,dia memegangi pipinya.
tangan joshua baru saja menamparnya begitu keras.
Joshua menyengkeram pipi arum sangat kuat membuat wanita itu meringis kesakitan.
"awwhh tuan sakit".
"jangan pernah bicara begitu tentang istriku,atau hidupmu akan menderita seumur hidup".
Tubuh arum meremang"b...baik tuan".
Joshua menghempaskan wajah arum dengan kasar.
"sekarang kalian boleh keluar dari rumahku".
"tapi tuan".
"keluar!!!".teriak joshua.
__ADS_1
Arum dan sarah buru-buru keluar dari dapurnya sambil menggeret koper mereka.
***