
Cindy melirik kekasih di sampingnya,rey tengah fokus memperhatikan jalanan di depanya.cindy selalu merasa terbaikan,
seolah-oleh tidak pernah dianggap oleh rey.seharusnya beberapa minggu sebelum menikah hubungan mereka semakin erat,
mereka harusnya menghabiskan banyak waktu bersama,membicarakan pernikahan dan hal-hal yang sering dilakukan calon pasangan suami istri.bukan saling mengabaikan seperti ini.
Apa rey tengah memikirkan jesica,apa mereka masih punya hubungan,tapi arum bilang jesica sudah memutuskan rey,namun tetap saja kekhawatiran terus mendera di hati cindy.dia takut pernikahanya menjadi seperti pernikahan kakaknya,dia takut saat pernikahan rey kabur dan lebih memilih hidup bersama jesica,dia tidak membayangkan hal buruk itu terjadi.
Cindy menyentuh tangan rey pelan"sayang".
Refleks rey menampis tangan cindy dari atas tanganya,karena terkejut.
mata cindy mengerjap bingung.
"kau menganggetkanku".kilah rey.
Mungkin itu alasanya saja agar cindy tidak menyentuhnya.
Pria itu kembali menatap jalanan.
"sayang".panggil cindy lagi.
"ya?".
Cindy melingkarkan tanganya ke lengan rey.
"kau sedang ada masalah dikantor ya,daritadi aku lihat kau banyak melamun,kalau ada masalah cerita saja padaku,aku kan kekasih mu kita bisa berbagi masalah kita bersama kan".
Dia mengelus lembut bahu bidang rey.
terdengar helaan nafas berat dari rey.dia memijit hidungnya.tidak mungkin kalau dia ceritakan ini pada cindy,lagipula apa yang bisa cindy bantu,ini masalah kantornya,dia tidak akan mengerti walau di jelaskan beberapa kali.
Rey menggeleng"tidak ada".
"kau yakin?".cindy memastikan.
Rey mengangguk mantap.mobilnya lalu berbelok masuk kedalam parkiran sebuah minimarket kecil di pinggir jalan.rey membuka sabuk pengamanya.
"tunggu disini,ada barang yang harus aku beli"
katanya pada cindy.dia lalu membuka pintu mobilnya dan keluar dari mobil.
Cindy menatap punggung rey sampai dia hilang di telan pintu minimarket.
Dia mendesah pelan,menyandarkan tubuhnya di ke sanadaran kursi,memejamkan matanya erat.dia tidak tau apa yang terjadi padanya,
sejak tau kalau istri kakaknya adalah kekasih rey hidunya jadi merasa was-was. bayang-
bayang buruk selalu menghantuinya.
"kalo nona mau tau hubungan mereka lebih lanjut coba cek hp tuan rey,mungkin mereka masih berhubungan".ucapan arum tiba-tiba melintas di kepalanya.
Dia membuka matanya,mendarkan pandanganya mencari dimana rey meletakkan hpnya.bola matanya berhenti di atas dasboard,benda yang dia cari ada disana.
cindy langsung mengambil hp rey.
Cindy langsung membuka kotak pesannya.hp rey tidak pernah di kunci,dia bilang ribet,
lagipula tidak ada yang dia rahasiakan jadi tidak perlu mengunci-ngunci hp segala.
Benar firasatnya,ada sebuah pesan masuk yang dikirim oleh jesica.pesan mereka hanya berisi rey yang mengucapkan selamat malam,tidur yang nyenyak hanya itu saja,sampai sebuah pesan menarik perhatianya.
REY
kau dimana?
__ADS_1
JESICA
Aku sudah sampai,kau bisa lebih cepat
REY
Iya
Tanggal pesanya terkirim setelah mereka putus di sungai,jadi setelah putus rey diam-diam masih menemui jesica diluar tanpa sepengetahuan cindy.
Tangan cindy beralih membuka album foto.jujur saja selama dia pacaran dengan rey dia tidak pernah membuka hp rey sama sekali.karena waktu itu dia berfikir kalau rey tidak akan pernah peenah bermain api di belakangnya,sebelum jesica datang dan merusak kepercayaanya.
Didalam album hanya terdapat foto dirinya dengan rey,ternyata rey menyimpan foto mereka dengan baik.tapi dia tidak berhenti sampai disitu,tanganya terus beegulir ke bawah,pasti ada fota terselip disana,benar saja.ada sebuah folder yang dia sembunyikan.
Dada cindy tiba-tiba sesak,dia memegangi dadanya erat.kekhawatiranya akhirnya terjawab,tapi kenapa rasanya harus se sakit ini.
Di dalam sana terdapat tiga foto rey dan jesica,foto yang mereka ambil entah kapan.dan juga dua foto jesica sendirian yang dia potret dari kejauhan.tidak cindy sangka setetes ari mata membasahi pipinya.
Rey keluar dari minmarket,cindy langsung buru-buru menaruh kembali hp rey diatas dasboard,dia memgusap air matanya,
memaksakan sebuah senyum disaat matanya sudah tidak kuat lagi membendung air mata.
Rey membuka pintu mobil.dia menaruh belanjaanya di belakang.alis rey berkerut melihat cindy tersenyum aneh padanya.tapi dia tidak terlalu memperdulikanya dan melajukan mobilnya kembali kejalanan.
Keheningan menyeruak,cindy yang biasanya mengoceh tentang banyak hal diam.mungkin dia lelah.
Rey melirik cindy sekilas.wajah kekasihnya sedikit lesuh.dia menempelkan tanganya ke kening cindy.suhu badanya normal.
"kau sakit?".tanya rey.
Cindy menggeleng cepat.
"lalu?".
Benar,cindy sedang tidak baik-baik saja.rey mengambil dua botol kaleng,satu kaleng kopi dan satunya lagi kaleng minuman berperisa mangga,cindy sangat menyukai mangga jadi membelinya satu.
Rey menyodorkan minuman kaleng itu pada cindy."diminum".
"aku tidak haus".
Rey menaruh kaleng minumanya di depan dasboard cindy.nanti juga akan mengambil minumnya kalau haus.dia membuka minumanya sendiri,menenggak kopi kaleng dinginya sampai setengah habis.
Cindy melirik rey sekilas.kalau cindy tanya tentang jesica apa rey akan marah padanya.tapi kalau dia tidak tanya tentang ini,mau sampai kapan dia menutup mata tentang hubungan kekasihnya dengan istri kakaknya sendiri.
"rey apa aku boleh tanya sesuatu padamu?".
Tanya cindy tiba-tiba,nadanya menjadi sangat serius.
"apa".
"tapi kau jawab dengan jujur pertanyaanku".
Rey melirik cindy,kenapa astmofirnya jadi mencekam begini.
"rey,sebenarnya ada hubungan apa kau dengan jesica?".
"jesica?".
cindy mengangguk.
"dia istri kakakmu memangnya kenapa?".
jawab rey berbohong.
"tidak,waktu itu pembantu di rumah kak shua mengirimkanku sebuah foto,di foto itu aku melihat jesica sedang pelukan dengan pria tinggi mirip dengan mu".
__ADS_1
"uhukkk"rey hampir tersedak minumanya.
"kau tau aku tidak suka di bohongi,jadi jelaskan yang sebenarnya apa hubungan mu dengan jesica!".tukas cindy menaikkan intonasinya.
"aku tidak ada hubungan apa-apa dengan jesica".jawab rey sangat sangat santai.
Cindy tertawa getir."kalau begitu hentikan mobilnya".
rey tidak memperdulikan ucapan cindy dia menarik gas mobilnya.
"ku bilang hentikan mobilnya rey!".
Rey meminggirkan mobilnya,dia menghentikkan mobilnya di pinggir jalan.
Cindy membuka sabuk pengamanya sangat kasar.dia membuka lintu mobilnya,keluar dari mobil dan menutup pintu mobilnya sangat keras.
Rey berdecih,apalagi yang terjadi pada gadis itu.dia melepaskan sabuk pengamanya dan langsung lari keluar kearah cindy.
Rey menarik tangan cindy,memojokkanya ke mobil.
"kau ini kenapa?!"nada intonasi rey naik satu oktaf.
"kau bilang aku kenapa?.seharusnya aku yang bilang kepadamu,kau ini kenapa?!".
Rey sama sekali tidak mengerti ucapan cindy.
"jesica itu kekasih mu kan,aku tau semuanya rey,aku tau kau berbohong waktu itu sibuk di kantor padahal kau baru bertemu jesica di pantai,aku tau kau sering pergi dengan jesica diam-diam tanpa sepengetahuanku,aku tau semuanya rey,aku tau,dan aku juga tau kalau kau masih mencintai jesica".
Tangisan cindy tidak dapat di bendung lagi,semua air matanya jatuh membasahi pipinya.
"aku minta maaf"
Cindy menepis tangan rey yang mencoba menyentuhnya.
"kau fikir maaf saja cukup,kau tidak membuat kesalahan kecil rey,kau jelas-jelas berselingkuh di belakangku,kau berselingkuh ********!".
Cindy memukul-mukul dada rey sangat kencang.
kekesalanya membuncah.
Rey langsung merengkuh tubuh cindy,memeluknya sangat erat.mencoba menengkan gadis di depanya yang terus memberontak dan meminta di lepaskan.rey mencium pucuk kepala cindy.
"a...ku membencimu".pukulan terakhir lalu cindy membiarkan dirinya di dalam pelukan rey.
Beberapa detik mereka dalam posisi seperti itu.cindy mulai berhenti menangis.
"apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku?".tanya rey.
"kau harus apa?"cindy melepaskan pelukan rey"kau harus memilih,memilih antara aku"dia menjeda ucapanya"atau jesica".
Seketika bibir rey kelu.bagaimana dia bisa memilih diantara keduanya,sedangkan dia sangat sayang dengan mereka berdua.dia tidak bisa memilih jesica dan meninggalkan cindy yang sangat tulus mencintainya,dan dia juga tidak bisa meninggalkan jesica karena dia cinta pertamanya.mereka berdua sangat berarti di hidup rey.
Keterdiaman rey menjawab semuanya.cindy mengangguk-angguk paham"karna kau diam aku menganggap kau memilih jesica".
Tangan rey menahan lengan tangan cindy.
cindy menghempaskan tangan rey.
"jangan pernah coba-coba mendekatiku,
sebelum kau menentukan pilihanmu,dan yang kau harus tau jesica adalah istri joshua".
Lalu cindy berlari kearah seberang,kebetulan sebuah angkot lewat,dia langsung naik masuk kedalam angkot.
Dia fikir rey akan mengejarnya dan membujuknya kalau dia memilih cindy,tapi lagi-lagi pria itu membuat hatinya teriris,pria itu bahkan membiarkan kekasihnya pergi begitu saja dalam kondisi menangis.
__ADS_1