
"Arghh...sial.semua karena wanita itu. Coba dia tidak mencegah ku.pasti semua tidak akan seperti ini " frustasi Dion merasa gusar.
namun Dion masih belum kehabisan akal.sehingga dia mendapat kan solusi jalan keluar dan yang terbaik untuk masalah nya ini.
Dion segera mengambil ponsel genggam nya dan segera mencari nomor telepon yang akan segera dia hubungi.saat panggilan nya sudah terhubung terdengar jelas Suara seorang lelaki di seberang sana.Dion mulai berbicara dan membuka suaranya kepada lelaki itu.
"cepat kamu carikan alamat Intan yang ada di kota Paris ini.10 menit dari sekarang laporan nya harus sudah dikirim" perintah Dion tanpa mau dibantah lagi.
"Baik Pak akan segera saya lakukan perintah anda" jawab seorang lelaki di seberang sana yang diperintahkan oleh Dion
tidak sampai 10 menit Dion sudah mendapatkan informasi di mana alamat tempat tinggal Intan berada. tidak membuang-buang waktu dia segera berangkat ke alamat yang diberikan orang suruh hanya itu.
" Jika kamu terbukti ada main di belakang ku Jangan harap kau akan mendapat maaf diri ku.Kamu akan ku buat hancur.dengan semua yang sudah kau capai dan kau peroleh saat ini.tidak ada seorangpun yang bisa mempermain kan seorang Dion Adi Jaya " ucap Dion lantang meremas kuat setir mobilnya.
...****************...
Luna dan Alfi saat ini berada di kantin kantor.Mereka menikmati Makan siang dengan sedikit mengobrol.
obrolan mereka dengan sesekali tertawa. menjadikan mereka bahan tontonan untuk karyawan lain. yang ada di dalam sana untuk menyantap makan siang.
"Vi apa yang terjadi. Kenapa mereka menatap kita seperti itu? " bingung Luna menggaruk kepala yang tidak gatal.
"aku juga tidak tahu Luna.mungkin kita ini sangat cantik.Jadi mereka terus melihat kita " ucap Alfi yang sangat PD.
tanpa sadar yang membuat mereka dilihat banyak orang adalah karena suara tawa Alfi yang keras tidak terkontrol.
__ADS_1
"kamu ini sembarangan saja deh. Mana ada kayak gitu. mungkin ini salah satu dari kamu ketawa tadi vi " tebak Luna mencoba mengingat kembali dengan mencari Siapa dalang nya.
" bisa jadi sih.tapi tidak usah dipikir lagi Biarkan saja.nggak penting juga kali " ucap Alfi tidak mengambil pusing pandangan karyawan lain kepada nya.
Amar sejak tadi sudah berkeliling mencari keberadaan Luna Akhirnya ketemu juga.dia langsung menghampiri Luna.hal tersebut sudah jelas membuat mata karyawan lain melihat Luna dengan intens
"Luna kamu dari tadi ke mana " tanya amar.
"Eh ada Pak Amar.ngapain bapak ke sini.Apa Bapak ada perlu sama saya?" tanya luna bingung.
Kenapa mendadak Pak Amar menghampiri dia.tidak biasa nya seperti ini.dia mau makan kekantin ini tidak lah mungkin.Pak Amar tidak suka makanan kantin.dia selalu makan di luar kantor.
"ya saya ada perlu sama kamu.Apa kamu bisa ikut saya sekarang juga " tanya Amar penuh harap Luna akan menjawab nya.
"mau ke mana Pak.apa harus sekarang ya.tidak bisa kah menunggu beberapa menit lagi.nanggung Pak Saya lagi makan.sebentar lagi juga akan selesai " ucap Luna tidak malu dengan semua perkataan nya.
Amar gemas dengan perkataan polos luna tidak malu.
berbeda halnya dengan Alfi mendengar itu Ingin rasanya Dia mencubit dan menutup langsung mulut sahabatnya yang tidak tahu situasi dan tempat saat dia berbicara.
"kenapa aku memiliki seorang sahabat yang polos seperti Luna " batin Alfi menangis sedih ingin teriak tapi apalah daya.selain dia berbicara dalam hatinya.
"tidak usah. kamu bisa lanjutkan makanya di restoran bersama saya " kata amal tersenyum hangat kepada Luna.
"Jadi Bapak mengajak saya untuk menemani Bapak makan " tanya Luna memastikan.
__ADS_1
" bisa jadi seperti itu.tapi sebelum nya Saya ingin mengajak kamu bertemu dengan keluarga saya "jawab Amar mendata membuat Luna tersedak makanannya.
" maksudnya apa? bertemu dengan keluarganya? apa aku tidak salah dengar. Kenapa mendadak dia ingin mempertemukan Luna dengan keluarganya " batin Alfi bingung.
pikiran Luna sekarang ke mana-mana. Amar yang peka dengan diamnya Luna membuka suara.
" Kamu tidak usah banyak pikiran. keluarga saya orangnya baik.lebih detail dan Lanjut nanti akan saya jelaskan di dalam mobil " ucap Amar meyakinkan Luna.
mendengar ucapan Amar yang menyakinkan Luna mengangguk dengan setuju. kemudian wajah Amar tersenyum bahagia dan berseri-seri.
di dalam mobil Luna duduk mendengarkan alunan musik yang diputar oleh Luna agar dirinya tidak bosan di dalam mobil. Amar fokus menyetir sesekali menjelaskan tujuannya mengajak Luna sekalian meminta bantuannya. syukurnya Luna tidak menolak permintaan amar. di dalam pikiran Luna tidak salah membantu amar.setelah mendengar penjelasan nya tadi.
" Baiklah Luna akan membantu Kakak sebisa mungkin " ucap Luna mengganggu setuju dengan permintaan Amar.
" Terima kasih banyak lunak. kamu sudah mau membantu ku "
" sama-sama Kak. semua ini tidak seberapa dan tidak sebanding dengan kebaikan Kakak selama ini. jadi hanya dengan ini Luna bisa membantu. Semoga dengan membantuan luna ini sedikit membantu Kakak dari Perjodohan orang tua " ucap Luna.
Luna bingung kenapa di zaman yang maju ini masih ada saja perjodohan. apa tidak bisa membiarkan mereka mencari sendiri pasangan yang mereka sayangi dan cintai. tanpa memaksa kehendak orang tua.
" Iya semoga saja Luna. Dengan aku memperkenalkan kamu sebagai kekasihku. orang tuaku akan membatalkan perjodohan dengan Putri sahabatnya mereka " kata Damar tidak ingin bertunangan dengan wanita yang tidak dia cintai.
" Iya Kak. Luna akan berdoa semoga orang tua kakak cepat sadar dengan apa yang mereka putuskan. menikah dengan orang yang tidak kita kenal atau yang kita tidak cintai adalah hal yang sangat menyakitkan. Bagaimana jadinya dengan pernikahan jika tidak ada kenyamanan karena tidak saling mencintai dan tidak saling kenal. itu adalah faktor paling penting dalam membangun suatu hubungan menjadi lebih erat dan dekat " jelas Luna yang sudah berpengalaman.
Damar terdiam mendengar penuturan Luna. perkataan Luna membuatnya tersentuh sampai ke lubuk hatinya yang paling dalam. Bagaimana bisa Luna berkata se indah itu. seperti orang yang sudah menjalani semua itu. jadi berpikir Apakah Luna bahagia dengan pernikahannya. Kenapa dia mudah memutuskan dengan semua tawaran nya tanpa berpikir Bagaimana reaksi suaminya jika tahu. apa tidak akan jadi salah paham.
__ADS_1
Damar menjadi yakin ada hal yang tidak beres dengan pernikahan Luna. berpikir untuk menyelidiki semua itu. Sebelumnya dia akan mencari tahu dulu asal usul Luna sebelum dia bergerak lebih jauh lagi.
Maaf baru bisa update lagi karena hp saya hilang. Sekali lagi saya minta maaf