Bukan Istri Penganti

Bukan Istri Penganti
keluarga Edison berkumpul lagi dengan putri kecilnya


__ADS_3

di rumah sakit Luna sudah melakukan tes DNA. sekarang dia lagi menunggu hasilnya. Luna tidak ingin banyak berharap. dia tidak ingin kecewa jadi semua dia serakan kan kepada yang kuasa.


"ya Allah aku serahkan apapun hasilnya kepadamu. aku tidak ingin banyak berharap lagi. aku takut semua itu tidak sesuai dengan yang aku harapkan "batin Luna berdoa.


damar menggenggam erat tangan Luna memberi kekuatan. jangan berpikir buruk yakin semua akan baik saja dengan hasil tes DNA.


damar tidak kecewa dengan kenyataan bahwa dirinya adalah kakak Luna. usia mereka terpaut hanya 6 tahun saja. kini usia Luna 25 tahun dan Amar berusia 30 tahun.


untuk kakak Citra yang kedua terbaru tanya 4 tahun dengan Luna. saat ini masih berada di luar negri menghandle perusahaan yang ada di sana.


"kak bagaimana kalau hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan? " tanya Luna dengan wajah yang cemas ketakutan.


"kamu harus percaya Luna.karena aku yakin kamu adalah adikku yang hilang belasan tahun lalu.Putri keluarga Edison" kata Amar meyakinkan Luna.


"kenapa kakak bisa saya yakin itu " tanya Luna penasaran.


"kamu tahu kenapa? semua itu karena awal pertemuan kita kakak sudah merasa dekat sama kamu. padahal itu kali pertama kita berjumpa.bukankah itu sangat aneh? masa baru sekali berjumpa sudah merasa kenal.apa itu bukannya namanya ikatan batin " jelas amar disetujui luna masuk akal.


"Luna juga merasa sama dengan yang kakak rasakan " balas Luna lalu kedua nya tertawa bersama. karena kemiripan perasaan yang ada saat pertama kali berjumpa.


melihat tawa bahagia kedua anaknya pak Alfa dan ibu Della tersenyum bahagia. akhirnya mereka bisa ketemu dan melihat tawa putri bungsu mereka


ibu Della bersyukur dipertemukan dengan putrinya kembali. sempat terpikir sebenarnya bahwa penjahat tersebut sudah membuang jauh identitas kalung tersebut. hingga mereka akan susah menemukan bayinya lagi. namun jalan takdir sang kuasa tidak ada yang tahu. ini tanpa sengaja dipertemukan dengan anaknya dengan mudah.


memanjat dan berdoa mengucap rasa syukur dan nikmat atas semua itu dan jalan terbaik yang diberikannya kepada ibu Della tidak henti-hentinya membatin.begitu juga dengan pak Alfa sangat bahagia sudah sejak lama dia menginginkan anak perempuan.namun saat diculik dia sempat berpikir untuk adopsi anak perempuan untuk menggantikan Putri kecilnya yang hilang. namun semua itu dilarang keras oleh orang tua dan mertuanya.

__ADS_1


"yah...aku bersyukur akhirnya amat bisa membuat Putri kecil kita tertawa lepas seperti ini " ucapnya menatap tawa lepas Luna.


"iya sayang. aku juga sama seperti kamu. tapi kenapa amar bisa datang bersama putri kecil kita? " balasnya berpikir sedikit keganjalan dengan kebersamaan amar dan Luna tadi.


"apa keduanya sudah saling kenal? kenapa amar tidak pernah menceritakan ini kepada mereka " pikir pak Alfa.


"itu semua tidak penting yah. yang terpenting itu sekarang kita sudah bertemu dengan Putri kecil kita.


Terserah ayah mau berpikir apa atau mau cari tahu silakan. aku tidak peduli sama sekali " katanya tidak peduli kenapa Amar dan Luna bisa datang bersama.


suster keluar dari ruangan dan meminta pihak keluarga untuk segera masuk. hasil tes DNA nya sudah keluar sekarang sudah bisa dilihat.


Luna menjadi tegang penasaran dengan hasil tes DNA. dia tidak pernah merasa tegang berlebihan seperti ini seumur hidupnya. namun kali ini ketegangannya melebihi sesuatu yang pernah dilalui sebelum nya.


"kamu rileks Luna. nggak usah cemas dengan hasil tes DNA nya " kata Amar menenangkan Luna.


"iya kak Luna akan coba " sahut Luna.


sekarang mereka sedang mendengar penjelasan dokter yang membaca hasil tes DNA tersebut.


"dari hasil tes DNA antara nona Luna dan ibu Della hasilnya positif 98% dan itu menyatakan bahwa nona Luna anak kandung dari ibu Della" jelas dokter.


mendengar perkataan dokter pak alfa dan ibu Della tersenyum bahagia dengan mengucap syukur. matanya jatuh tanpa permisi saking bahagia nya hari ini.sekarang bukti tes DNA membuktika bahwa Luna adalah Putri kandungnya.


tuna terperangkap dengan mulut terbuka lebar mendengar kenyataan bahwa dirinya anak pak Alfa dan ibu Della yang hilang. namun matanya menata diam ke arah orang tuanya.

__ADS_1


"putriku bukannya sudah ibu katakan tadi kamu benar anak ibu dan ayah yang hilang waktu itu. kalau ini bukan kalung sembarangan yang dijual di luar sana. kalung ini hanya akan ada untuk kalangan atas yang ingin diukir dengan marga keluarga terpandang " jelas nya.


memandang Luna masih terdiam dengan penjelasan dokter tadi.Luna masih mencerna semua yang terjadi serba mendadak seperti mimpi ibu, ayah, kak amar.apa sekarang dia tidak bermimpi.apa benar sekarang dia sudah memiliki keluarga yang lengkap.dia tidak ingin semua hanya khayalan atau bunga tidur saja.jika itu memang benar.dia berharap untuk tidak sadar agar bisa lebih lama merasakan hal ini.


"putriku apa kamu tidak bahagia ketemu dengan ayah dan ibu mu. orang tua kandung kamu " pak Aris melihat lunas terdiam dan tidak bergeming. Luna tidak menunjukkan reaksi apapun.


wajah ibu Della berubah sedih melihat tidak ada reaksi bagian dari Putri nya. pikirnya Luna tidak menyukai ini karena keterlambatan pencaharian dirinya saat diculik.


"Luna kamu baik-baik saja kan "Amar menggoyang lengan Luna hingga tersadar.


Luna memandang semua dan ternyata tidak mimpi yang. yang didengar barusan adalah nyata. tak bisa berkata apapun selain menggambarkan dengan air mata sebagai bukti betapa bahagianya dirinya saat ini menemukan keluarga kandungnya.


"putriku kenapa kamu menangis. maafkan ibu yang telah menemukan dirimu " kata ibu Della. dia salah mengartikan tangisan Luna.dia bukanlah membenci melainkan bahagia.


Luna tidak membalas perkataan ibunya. dia langsung menyambar memeluk masuk ke dalam dekapan ibu kandungnya tangisannya kini semakin pecah saat ibu dalam membalas pelukan sang Putri kecilnya.


"hiks.....hiiks.....hiiks.....hiiks...ibu luna kangen " tangis pecah Luna.


siapa saja yang mendengar misalkan tangis luna akan ikut teriris hatinya. tangisannya begitu berirama seperti lagu atau mainan bio simponi yang sangat sendu.


amal tak kuasa mendengar isyak tangis luna. dia juga ikut menangis terharu.dan kini sudah dapat disebut tangis berjamaah.


sudah cukup lama berpelukan ibu della mengendorkan pelukan tersebut saat menatap Putri kecilnya. dia menghapus bekas sisa tetesan air mata yang membasahi pipi Luna.


"sudah jangan menangis lagi. anak ibu bisa jadi jelek kalau menangis seperti ini. nanti kamu tidak ada yang naksir? " ledek ibu Della.

__ADS_1


__ADS_2