Bukan Istri Penganti

Bukan Istri Penganti
penyesalan Dion mencintai intan


__ADS_3

"Dasar perempuan murahan berani sekali kau mempermainkanku.lihat apa yang akan kuberikan kepadamu.kau salah melakukan ini semua kepada Dion Adi Jaya " gumam Dion merasa jijik melihat aksi mereka berdua.


permainan ranjang keduanya begitu sangat semangat. bahkan berulang kali Satria dan intan berpindah posisi untuk mengambil alih permainan.


Satria yang saat ini berada di bawah intan merasa permainan yang dipimpin intan lebih semangat dari pada dipimpin nya sendiri.


Satria menikmati permainan ranjang yang diberikan oleh intan sangatlah sempurna dan memuaskan.


lagi dan lagi Dion melihat dan mendengar suara menjijikkan keluar dari kedua mulut orang yang dihadapannya. dia langsung pergi meninggalkan mereka.


Dion kembali datang dengan membawa sebuah ember besar yang berisi air. Dion udah siap untuk menyiramkan air kepada pasangan yang menjijikkan itu.


dia mengangkat ember tinggi-tinggi. dia langsung menyiram sempurna di badan kedua orang tersebut. mereka langsung tersadar dari efek mabuknya. intan dan Satria memandang kaget Dion yang berada di hadapannya.


"sayang.... kau ada di sini? kapan kamu datang? "kaget intan tersadar pertama yang dilihat adalah Dion.tanpa dia menyadari tubuhnya saat ini tanpa sehelai benang pun di tubuhnya.


begitu juga dengan Satria memijat kepalanya yang terasa pusing. keduanya belum sadar dengan yang mereka lakukan barusan.


"jangan menyebutku dengan kata sayang dengan mulut kotor mu itu wanita murahan "teriak Dion lantang.


"kenapa Dion. apa yang membuat kamu marah karena aku kabur dari hari pernikahan kita? aku minta maaf soal itu semua. aku lakukan karena aku ingin mengejar cita-citaku dan impian ku "jelas intan kepada Dion.


mendegar penjelasan dari Intan. jika dirinya kabur diri pernikahan tanpa ada sangkut paut nya dengan Luna ataupun orang lain. Dion merasa bersalah sudah menghukum orang yang tidak tahu apa-apa.

__ADS_1


"betapa bodoh nya diriku telah menghukum seseorang tidak bersalah "batin Dion menyesal dengan semua yang telah dilakukan kepada Luna. betapa menyesalnya Dion dengan semua ini. kenapa tidak sejak lama dia mencari tahu semua nya sebelum terlambat seperti ini.


dia merutuki kebodohan nya. kenapa tidak percaya dengan perkataan Luna saat itu. kenapa dia lebih yakin dengan ego yang besar terhadap cintanya kepada intan.


"kau memang wanita gila. apa kau tidak sadar dengan apa yang kau lakukan saat ini. kau bahkan persis seperti wanita murahan yang sedang menjual tubuhmu kepada lelaki hidung belang "mati dia menata tajam kepada tubuh intan yang terlihat polos.


dion sama sekali tidak tertarik meski tubuh intan terpampang jelas di hadapannya. begitu juga dengan satria.


"jaga perkataan kamu Dion. aku bukan wanita murahan. apalagi wanita yang seperti apa yang kamu ucapkan tadi. aku masih punya harga diri "banta intan tidak terima dengan semua makian Dion kepada dirinya.


"oh benarkah? kau bukan wanita murahan? kau masih memiliki harga diri? tapi apa ini pantas disebut masih memiliki harga diri? "lantang Dion menunjukkan video rekaman pergulatan ranjang mereka berdua.


Satria dan intan sangat kaget. mereka memandang satu sama lain. bagaimana semua ini terjadi? seingat mereka tadi sedang minum minuman. dan lainnya mereka tidak bisa mengingat jelas detail kejadian.


intan mencoba berpikir apa yang mereka melakukan hubungan suami istri. kenapa dia tidak sadar semua itu. mencoba mengeser ke samping milik kita terasa nyeri. semua itu efek dari terobosan pedangnya satria masuk ke dalam perisai intan.


"auwh.... sakit sekali " intan meringis kesakitan.


"kamu nggak apa-apa kan intan? "khawatir Satria kepada intan.


Dion melihat perhatian Satria kepada intan menjadi muak dan sangat jijik kepada mereka berdua


"pasangan yang sangat romantis. ayo lanjutkan lagi aksi kalian itu. aku ingin merekam ulang dari awal semua adegan panas sekalian "perintah dia meminta mengulang lagi adegan itu.

__ADS_1


"kamu jangan gila Dion. semua ini tidak seperti apa yang kamu lihat dan bayangkan. aku bisa menjelaskan semuanya "


"tidak seperti apa yang aku lihat bagaimana? semua sudah tertangkap basah dengan mataku sendiri sebagai saksi permainan kalian. jadi aku rasa tidak perlu aku mendengar lagi penjelasan dari dirimu. dan oh ya satu lagi jangan kamu pikir setelah kamu kabur dari pernikahan aku gagal menikah. pikiran kamu salah besar. karena setelah kamu kabur aku tetap menikah. dan istriku jauh lebih baik dari dirimu. aku perlu banyak terima kasih kepadamu "ucap Dion sengaja memancing amarah intan.


"tidak ...... tidak....... bagaimana itu bisa terjadi. kamu hanya mencintaiku Dion. kenapa bisa menikah dengan orang lain selain diriku " protes intan tidak terima dengan penjelasan yang diberikan oleh Dion


"kenapa tidak. bukannya kamu sendiri yang memutuskan kabut dari pernikahan kita? jadi untuk apa aku masih setia menunggu Anda yang tidak bertanggung jawab. bahkan sekarang sudah menjadi perempuan murahan "hina Dion kepada intan.


"please Dion aku mohon. carikan wanita itu sekarang juga. menikahlah dengan diriku. aku sangat mencintai dirimu " mohon intan penuh harap dan mengemis cinta di kaki Dion.


"kau sangat mencintaiku? tapi tidak dengan diriku lagi. karena rasa di hati ini sudah berubah menjadi benci. bahkan jijik melihat wajah dirimu. jijik pernah mencintaimu sangat besar.jijik pernah menghabiskan waktu bersama wanita murahan seperti dirimu. dan jijik semua hal yang berkaitan dengan dirimu " teriak Dion gusar dan marah. dia melempar vas bunga ke depan intan.


mendengar teriakan siang dari hati wajahnya tersimpan amarah cukup besar. intan menjadi sangat takut. selama menjalin hubungan asmara tidak ada sikap Dion yang kasar semacam ini sebelumnya.


kali ini intan tidak berani menatap mata Dion. pandangan mata tertuju pada tubuh polosnya saat ini. dia tidak membiarkan kedua orang itu untuk menyelimuti tubuhnya dengan selimut. jika mereka nekat video rekaman akan tersebar luas di luaran sana. intan tidak ingin karir yang sudah susah payah dia perjuangkan sejauh ini rusak.kandas di tengah jalan dan hancur berkeping-keping


selain mengikuti perintah Dion dia juga tidak ingin karir intan hancur berantakan.


"kenapa sekarang kalian diam saja? apa tidak mau dilanjutkan lagi? "senyum mengejek dia duduk di sofa dengan memangku kakinya.


"Dion...... jangan gila semua ini tidak seperti yang kamu lihat dan bayangkan. semua ini sebuah kecelakaan. bahkan aku dan Satria tidak sadar melakukan hal ini bukannya kamu dapat melihat sendiri kami mabuk saat melakukannya "jelas intan berharap dia dapat mengerti dengan situasinya saat ini.


"bagaimana aku tahu sebenarnya jika aku datang di pertengahan permainan ranjang kalian. sumbu ane bisa saja sebelum aku ke sini kalian sudah........"dia tidak melanjutkan perkataannya sungguh menjijikkan bagi dia untuk berucap kata kotor. berhubung saat ini di hatinya masih tersimpan rapih nama intan.

__ADS_1


__ADS_2