Bukan Istri Penganti

Bukan Istri Penganti
mantap menggugat cerai Dion


__ADS_3

intan membanting semua benda yang berada di ruangannya.


"brengsek kamu Dion tidak akan aku biarkan kamu hidup bahagia di atas penderitaanku setelah mempermainkanku dan menghancurkan karir yang sudah aku bangun susah payah dan aku rintis "maki intan melempar keras lampu tidur sehingga pecah berkeping-keping.


lelah menghancurkan semua benda akhirnya ikan memiliki dia memikirkan sesuatu untuk membalas dendam kepada dion. dada terlintas di benak intan muncul itu cemerlangnya.


intan mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang di seberang sana. setelah mengatakan semua keinginannya dia langsung mematikan semua telepon dengan senyum tak pernah hilang.


"mari kita saksikan bersama Dion apa yang akan aku lakukan kepada dirimu "senyum rejeki intan dengar rencana yang sudah dipikir kan matang-matang.


entar rencana apa yang sedang dipikirkan intan sekarang. dia sudah sangat yakin semua akan berjalan dengan perkiraannya.


intan kembali terdiam setelah mendapat pesan singkat dari seseorang.


"semuanya beres bu. internasional satu sudah selesai tinggal menunggu rencana yang kedua saja"


"lakukan sekarang juga rencana kita yang kedua "


setelah membalas pesan singkat intan tertawa lepas seperti orang gila.


"lihatlah Dion kejutanku ini. semoga kamu senang seperti aku yang bahagia memberi kamu kejutan ini " senyum intan membuang ponselnya sembarangan arah dan bangun keluar dari kamarnya.


intan keluar dengan senyum tak hilang dari wajahnya seakan berita yang berat mereka di media hanyalah gosip belakang tidak ada kebenarannya.


...****************...


di kamarnya Luna duduk termenung setelah selesai membersihkan diri. mengingat kejadian tadi bahwa dirinya adik amal membuatnya senyum bahagia. doanya kita telah terkabul.

__ADS_1


memiliki keluarga utuh adalah impiannya sejak kecil. meski terlambat dia tetap bersyukur. kadang semua yang diimpikan tidak pernah terkabul secepatnya karena semua butuh proses. kadang bisa ditunda bahkan tidak sama sekali semua kehendak di atas. kita sebagai umatnya hanya bisa mengikuti saja.


Luna mengambil ponselnya yang mendadak berdering


Luna kaget melihat pesan tersebut dari nomor tak dikenal. pesan tersebut berisi gambar Dion tak menggunakan pakaian selai benang pun. di sana juga ada foto bercak darah berserakan di sprei kasur.


Luna menggalang kepalanya tak percaya namun kenyataan memang seperti ini sangat menjijikan dion luaran sana. sempat berpikir jika dia hanya pria kasar. namun semuanya itu salah besar. dia juga pria yang suka bermain wanita.


keyakinan Luna menjadi kuat untuk menggugat cerai Dion dia tidak ingin saat adzan pria yang tak pernah menghargai perempuan. hatinya terasa hancur. beraninya dia melakukan ini di saat masih status menjadi suaminya.


sadar bahkan sangat sadar kalau dia tidak menganggap penting atau adanya pernikahan ini. bagaimana juga Dion tidak boleh melakukan hubungan badan dengan wanita menabung sebelum adanya kejelasan perceraian resmi dari pengadilan.


"dasar pria menjijikkan aku sangat membencimu. ini yang kau bilang pada papi dan mami ke luar negeri ada kerjaan ternyata hanya kebohongan saja. kok malah besar senang dengan wanita jalangmu itu" ucap Luna.


Luna segera mengetik pesan kepada Amar untuk membantu mempercepat gugatan cerainya. dia tidak ingin berlama-lama berada di sini. semakin lama di sini akan sesak nafas.


setelah selesai menggiring membalas pesan termasuk keluar menuju ruang makan untuk bergabung bersama tapi temannya yang sudah menunggu kedatangan nya.


"kenapa papi dan mami menatap luna seperti itu? apa ada yang aneh dengan Luna ? " tanya Luna penasaran.


perasaan sebelum turun dia sudah melihat betul semua yang digunakan aman tidak ada yang aneh terus ini apa sekarang kenapa tatapannya seakan ada yang aneh.


"sayang duduklah " tepuk mami pada kursi di sebelahnya.


Luna yang bingung tidak tahu kenapa mengikuti perintah mami. setelah duduk Luna kembali bertanya.


"ada apa ini mi? " tanya ulang Luna dari tadi tidak ada yang menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


"sayang maafkan anak mami jangan tinggalkan Dion apapun yang terjadi berjanjilah sama mami " pinta mami Sheila memohon kepada Luna.


"maksud mami apa lunga tidak ngerti "Luna masih belum peka maksud dari perkataan mami Sheila. apa mami sudah tahu selama ini dia selalu menyiksanya atau yang lain.


kesalahan Dion kepadanya terlalu banyak hingga luna bingung kesalahan yang mana yang dimaksud mami.


" berjanjilah terlebih dahulu sayang " katanya masih setia meminta Luna untuk berjanji.


"maaf Luna tidak bisa berjanji. kesalahan sekali mungkin bisa dimaafkan tapi jika sudah berulang kali Lina tidak bisa. Luna hanya manusia biasa bukan malaikat yang mudah memaafkan kesalahan orang yang tidak pernah ingin berubah menjadi lebih baik " jelas Luna.


"jika kamu akan memaafkan Dion jika dia menyadari kesalahan dan ingin berubah menjadi lebih baik? " mami shaila memastikan maksud perkataan Luna.


" iya mi jika kesalahannya sekali bukan berulang-ulang " tekan luna lagi pada perkataannya.


papi dan mami Salim pandang tidak mengerti maksud Luna berulang-ulang apa dia melakukan kesalahan yang tidak mereka ketahui. pikir papi dan mami lewat tatapan mereka.


Mami sheila tidak ingin kehilangan menantu seperti Luna yang baik hati sopan dan lembut bukan hanya pada mereka saja tapi kepada semua orang. ya kan tidak pernah dia membedakan kalangan bawah dan atas.


" sayang apa pernah terlintas di benakmu untuk tinggalkan Dion? " tanya lagi mami Sheila membuat Luna bungkam.


Luna terdiam bagaimana bisa sekarang mertuanya bertanya seperti ini. dari mana mereka tahu dirinya berniat menggugat cerai Dion. bahkan gugatannya akan masuk di pengadilan besok dengan bukti visum yang sejak lama sudah disimpan saat pertama Dian memukulnya dan juga ditambah di foto yang baru dia dapat dari nomor tak dikenal.


dengan semua bukti yang sudah dikumpulkan ini Luna yakin bisa terbebas dari pernikahan nerakanya ini.


"kenapa diam? apa benar kamu benar bercerai dengan Dion? " pulang mami sheila belum mendapat jawaban dari Luna.


"maaf nih jika suatu saat Luna bukan lagi istri Dion mami dan pabrik akan tetap lunak anggap orang tua Luna sendiri sampai kapanpun " kata Luna meski berada dia harus berkata sekarang. bagaimana juga cepat atau lambat mereka juga akan tahu.

__ADS_1


Luna sudah merencanakan sejak lama mencoba bertahan selama 2 bulan. jika semua masih sama dia akan memilih mundur dan kembali melanjutkan hidupnya tanpa bergandeng tangan bersama orang yang tidak ingin mencoba menerima kehidupan takdir.


perkataan luna akan menjadi keputusan yang tidak bisa diganggu gugat lagi.papi dan mami tidak bisa berkata lagi.meski belum mengetahui kesalahan apa yang dilakukan Dion berulang kali sehingga Luna tidak dapat memaafkan nya.


__ADS_2